Iklan
Beranda

kamu kenal umurmu?

5 Komentar


kamu kenal dengan umurmu kawan? jika ya. lantas kamu hidup akan sampai pada umur berapa? bisakah kau menjawabnya untukku? tapi aku yakin dan seyakin yakinya kamu tidak akan bisa menjawab pertanyaanku itu, manusia seringnya melupakan umur. Ini penisbahan sebagian orang untuk sebagian yang lain, yang kelakuannya tidak mencerminkan umurnya. Ada yang semakin tua tetapi pemikiranya tidak kunjung arif. Ada yang semakin tua tetapi tidak pernah ingat dengan kematian. Ada yang semasa mudah jadi jagoan,(preman) baik preman pasar, preman pinggir jalan sampai preman berdasi eh sampai tua tetap saja merasa menjadi jagoan, namun tidak sedikit orang yang meskipun masih muda sudah menunjukkan kearifan, kemampuan memimpin dan kedewasaan berfikir.

Lantas bagaimana dengan engkau kawan?

Berbicara dengan umur pernahkah kita berfikir bahwa ia adalah nikmat yang maha kuasa? Karenanya, mungkjin inilah salah satu alas an orang merayakan hari ulang tahun, yaitu untuk mensyukuri nikmat dari sang pencipta. Dari sisi umur saja sebenarnya manusia begitu banyak berhutang kepada Allah. Pada setiap hirupan nafas dan pada setiap hitungan waktu.

Lho, kenapa bisa begitu? Adakah yang tahu..

Umur dalam satu bulan dalam pandangan manusia pada umumnya belum dianggap mampu, lihat saja, sebuah bisnis yang umurnya baru satu bulan tentu belum bias dijadikan patokan mengukur kinerja keberhasilan. Benar tidak kawan?

baca selangkapnya disini..

Iklan

abu nawas; manusia bertelur

3 Komentar


Sudah bertahun-tahun Baginda Raja Harun Al Rasyid ingin mengalahkan Abu Nawas. Namun perangkap-perangkap yang selama ini dibuat semua bisa diatasi dengan cara-cara yang cemerlang oleh Abu Nawas. Baginda Raja tidak putus asa. Masih ada puluhan jaring muslihat untuk menjerat Abu Nawas.

Baginda Raja beserta para menteri sering mengunjungi tempat pemandian air hangat yang hanya dikunjungi para pangeran, bangsawan dan orang-orang terkenal. Suatu sore yang cerah ketika Baginda Raja beserta para menterinya berendam di kolam, beliau berkata kepada para menteri,

“Aku punya akal untuk menjebak Abu Nawas.”
“Apakah itu wahai Paduka yang mulia?” tanya salah seorang menteri.
“Kalian tak usah tahu dulu. Aku hanya menghendaki kalian datang lebih dini besok sore. Jangan lupa datanglah besok sebelum Abu Nawas datang karena aku akan mengundangnya untuk mandi bersama-sama kita.” kata Baginda Raja memberi pengarahan.

baca kisah selengkapnya..

Berapa sih nilai dirimu?

7 Komentar


bismillahirahmanirrahim

berapa sih nilai dirimu kawan? adakah yang bisa menjawabnya ? jika ada angka 1 sampe seratus berapa kira-kira kamu memposisikan dirimu? pa 10, 40 atau 100 sempurna. yach tak bisa menjawabnya karena yang menilai diri kita bukan kita bukan pula orang lain hanya Allah, sekali lagi hanya Allah. manusia tak ada yang adil mana bisa menilai orang lain jika menilai dirinya saja tidak bisa, mana bisa menjadi adil jika sela-sela hidupnya terkadang berbuat dosa. ya hanya Allah yang maha kuasa yang menilai semua apa yang kita perbuat didunia ini. tapi yakinlah Allah selalu menilai kita dengan yang paling baik dan paling bijaksana. bacalah cerita dibawah dengan seksama…moga bisa ambil hikmahnya.InsyaAllah

Pada suatu ketika, di sebuah taman kecil ada seorang kakek. Di dekat kakek tersebut terdapat beberapa anak yang sedang asyik bermain pasir, membentuk lingkaran. Kakek itu lalu menghampiri mereka, dan berkata:
“Siapa diantara kalian yang mau uang Rp. 50.000!!” Semua anak itu terhenti bermain dan serempak mengacungkan tangan sambil memasang muka manis penuh senyum dan harap. Kakek lalu berkata, “Kakek akan memberikan uang ini, setelah kalian semua melihat ini dulu.”

baca kisah selengkapnya..

Abu nawas; tangkap angin

5 Komentar


Abu Nawas kaget bukan main ketika seorang utusan Baginda Raja datang ke rumahnya. Ia harus menghadap Baginda secepatnya. Entah permainan apa lagi yang akan dihadapi kali ini. Pikiran Abu Nawas berloncatan ke sana kemari. Setelah tiba di istana, Baginda Raja menyambut Abu Nawas dengan sebuah senyuman.

“Akhir-akhir ini aku sering mendapat gangguan perut. Kata tabib pribadiku, aku kena serangan angin.” kata Baginda Raja memulai pembicaraan.
“Ampun Tuanku, apa yang bisa hamba lakukan hingga hamba dipanggil.” tanya Abu Nawas.
“Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya.” kata Baginda. Abu Nawas hanya diam. Tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Ia tidak memikirkan bagaimana cara menangkap angin nanti, tetapi ia bingung bagaimana cara membuktikan bahwa yang ditangkap itu memang benar-benar angin.

baca kiah selengkanya..

untuk apa engkau hidup?

11 Komentar


seberapa indah kehidupan masa depan yang akan engkau bangun kawan? sudahkah kau rencanakan itu? to tetap tenang seperti biasanya, padahal maut setiap saat mengintaimu.

semua orang akan mati. siapapun pasti mengetahui hal itu. namun apakah kematian itu menyadarkan segala kekeliruan kita sehingga kita memperbaikinya sebulum mati? Inilah yang masih harus dipertanyakan ulang. karena rata-rata manusia, kecuali yang mengimani kematian, mengimani hari berbangkit dan mengimani hari pembalasan bertindak seolah olah mereka tidak akan mati. kebanyakan dari mereka baru sadar akan datang kematian setelah kematian menjadi hak mereka.

jadi, untuk apa engkau hidup kawanku? bisakah kau menjawabnya untuk dirimu sendiri?

baca selengkapnya..

Bagaimana mengelola hati ?

4 Komentar


bismillahirahmanirahim

Di dalam tubuh ini ada akal, jasad, dan qolbu. Akal membuat orang bisa bertindak lebih efektif dan efisien dalam melakukan apa yang ia inginkan. Sedangkan tubuh bertugas melakukan apa yang diperintahkan oleh akal. Sebagai contoh, apabila akal menginginkan tubuh mampu berkelahi, maka tubuh akan berlatih agar menjadi kuat. Sayangnya, tidak sedikit orang yang cerdas, orang yang begitu gagah perkasa, tapi tidak menjadi mulia, bahkan sebagian diantaranya membuat kehinaan karena berbuat jahat. Mengapa? Sebab ada satu yang membimbing akal dan tubuh yang belum diefektifkan, itulah qolbu. Kita ambil contoh lain, sebuah mikrofon bisa menjadi alat provokasi kejahatan, bisa juga jadi alat dakwah dan menyampaikan ilmu, sebuah mikrofon bisa juga menjadi alat bantu berbicara sehingga menjadi fasih, itulah fungsi mikrofon. Artinya, yang menentukan isi dari bahasa yang keluar darinya adalah qolbu. Dalam hal ini Rasulullah SAW menyebutkan bahwa di dalam tubuh ini ada segumpal daging yang jika ia baik maka baik pula yang lainnya, sebaliknya yang apabila ia jelek maka jeleklah semuanya. Dan yang dimaksud daging itu ialah Qolbu.

baca selengkanya…

mutiara kata semangatiku

9 Komentar


kawan punyakah kau motto dalam hidupmu, yang bisa memberi semangat dalam pekerjaanmu, yang selalu memberi dorongan untukmu menuntut ilmu, aku yakin kamu memilikinya dan semua orang punya motto dalam dirinya, berikut kata kata mutiara yang selalu menyemangatiku insyAllah.

مَنْ سَارَ عَلىَ الدَّرْبِ وَصَل

1. Barang siapa berjalan pada jalannya sampailah ia

2. مَنْ جَدَّ وَجَدَ
2. Barang siapa bersungguh-sungguh, dapatlah ia
.
3. مَنْ صَبَرَ ظَفِرَ
3. Barang siapa sabar beruntunglah ia
.
4. مَنْ قَلَّ صِدْقُهُ قَلَّ صَدِيْقُهُ
4. Barang siapa sedikit benarnya/kejujurannya, sedikit pulalah temannya.

5. جَالِسْ أَهْلَ الصِّدْقِ وَالوَفَاءِ
5. Pergaulilah orang yang jujur dan menepati janji.

baca selengkapnya..

kata mutiara; guruku

4 Komentar


Jadikan setiap langkah dalam kehidupan adalah Ibadah agar bahagia kehidupan dunia akhirat.

MUHTAROM, S.Pd.I

“Setiap manusia memiliki kelemahan dan kekurangan, lihatlah orang lain karena kelebihannya dan lihatlah dirimu karena kekuranganmu, jadilah orang yang baik tapi jangan merasa baik”.

baca selengkapnya

abu nawas; pakaian kering

Tinggalkan komentar


Sejak peristiwa penghancuran barang-barang di istana oleh Abu Nawas yang tanpa bisa dicegah oleh Baginda, sejak saat itu pula Baginda ingin menangkap Abu Nawas untuk dijebloskan ke penjara. Sudah menjadi hukum bagi siapa saja yang tidak sanggup melaksanakan titah Baginda, maka tak disangsikan lagi ia akan mendapat hukuman. Baginda tahu Abu Nawas amat takut kepada beruang.

Suatu hari Baginda memerintahkan prajuritnya menjemput Abu Nawas agar bergabung dengan rombongan Baginda Raja Harun Al Rasyid berburu beruang. Abu Nawas merasa takut dan gemetar tetapi ia, tidak berani menolak titah Baginda. Dalam perjalanan menuju ke hutan, tiba-tiba cuaca yang cerah berubah menjadi mendung. Baginda memanggil Abu Nawas. Dengan penuh rasa hormat Abu Nawas mendekati Baginda.

baca selengkapnya..

Nikmati proses kehidupan

7 Komentar


bismillahirahmanirrahim

sahabatku semua yg dirahmati Allah,. teringat semboyan yang sering dijadikan pedoman orang orang jepang dalam kegiatan proses produksi barang..apa itu adakah sahabat ada yang tahu, hanya terdapat 3 suku kata yaitu quality built in proses.. kualitas terbentuk dalam proses. ternyata bukan hasil yang bagus yang dituju tapi proses yang baik yang diinginkan kenapa demikian, sempat aku berfikir sederhana.. contohnya dalam pembuatan sebuah mobil jika semua pegawai mengikuti standar operasi yang ditetapkan dengan baik dan benar pasti mobil yang dihasilkan dalam kualitas terbaik ya to tidak kawan…proses ternyata mempengaruhi segala aspek kehidupan semisal pengen pintar ya prosesnya harus rajin belajar. pengen kaya ya harus rajin bekerja. pengen jadi orang baik ya harus belajar bagaimana caranya berbuat baik, begitulah orang orang jepang menanamkannya dalam kehidupan mereka, dan ilmu yang harus kita tanamkan dalam diri kita ?

bagaimana bersedia to tidak engkau kawan?

Sebenarnya yang harus kita nikmati dalam hidup ini adalah proses. Mengapa? Karena yang bernilai dalam hidup ini ternyata adalah proses dan bukan hasil. Kalau hasil itu ALLAH yang menetapkan, tapi bagi kita punya kewajiban untuk menikmati dua perkara yang dalam aktivitas sehari-hari harus kita jaga, yaitu selalu menjaga setiap niat dari apapun yang kita lakukan dan selalu berusaha menyempurnakan ikhtiar yang dilakukan, selebihnya terserah ALLAH SWT.

baca selengkapnya..

ma’rifatul insan

Tinggalkan komentar


mata kuliah pendidikan agama islam with bpk Ismail ibrahim S.Pdi

  1. tujuan manusia diciptakan
    • – untuk beribadah
    • – untuk berjuang
    • – untuk memakmurkan dunia
  2. berfikir tentang ciptaan Allah untuk bisa selalu dekat dengannya
  • diri kita
  • langit – langit
  • tumbuhan
  • hewan dan lain sebagainya

BACA SELENGKAPNYA..

ma’rifatul islam

Tinggalkan komentar


mata kuliah pendidikan agama islam with bpk ismail ibrahim S.Pdi

1. Robbaniyyah. Allah Swt merupakan Robbul alamin disebut juga dgn Rabbun nas dan banyak lagi sebutan lainnya. Kalau karakteristik Islam itu adl Robbaniyyah itu artinya bahwa Islam merupakan agama yg bersumber dari Allah Swt bukan dari manusia sedangkan Nabi Muhammad Saw tidak membuat agama ini tapi beliau hanya menyampaikannya. Karenanya dalam kapasitasnya sebagai Nabi beliau berbicara berdasarkan wahyu yg diturunkan kepadanya Allah berfirman dalam Surah An-Najm 3-4 yg artinya “Dan tiadalah yg diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya ucapan itu tiada lain hanyalah wahyu yg diwahyukan .”
baca selengkapnya

abu nawas; istana di gunung

8 Komentar


Baginda Raja baru saja membaca kitab tentang kehebatan Raja Sulaiman yang mampu memerintahkan, para jin memindahkan singgasana Ratu Bilqis di dekat istananya. Baginda tiba-tiba merasa tertarik. Hatinya mulai tergelitik untuk melakukan hal yang sama. Mendadak beliau ingin istananya dipindahkan ke atas gunung agar bisa lebih leluasa menikmati pemandangan di sekitar. Dan bukankah hal itu tidak mustahil bisa dilakukan karena ada Abu Nawas yang amat cerdik di negerinya.

Tanpa membuang waktu Abu Nawas segera dipanggil untuk menghadap Baginda Raja Harun Al Rasyid. Setelah Abu Nawas dihadapkan, Baginda bersabda, “Abu Nawas engkau harus memindahkan istanaku ke atas gunung agar aku lebih leluasa melihat negeriku?” tanya Baginda sambil melirik reaksi Abu Nawas.

baca kisah selengkapnya..

sebuah kenangan penuh makna

6 Komentar


sebuah cerita penuh makna… selamat membaca

Udara begitu segar di pagi hari, apalagi semalaman hujan. Saya merapatkan sweater yang diberikan kakak sebelum pergi. Hup… terlompati sudah genangan air untuk ke dua kalinya. Stasiun Bogor masih lengang, Alhamdulillah, berarti saya tidak usah berjuang hanya untuk bisa terangkut. Saya duduk dengan tenang di gerbong belakang yang sudah terisi sebagian. Hari masih muda, tetapi para pedagang asongan, peminta-minta bahkan pencari sumbangan sudah berseliweran dengan suara-suara khas mereka.

Saya mulai mengamati, mencari vitamin hati. Seorang nenek terhuyung-huyung mengedarkan mangkuk berharap dermawan memberi uang belas kasihan, sekelompok pemuda tuna netra yang hampir semua sepatunya robek-robek mematung menunggu sang nenek pindah ke gerbong lain. Ada seorang perempuan yang terus menerus menggumamkan “Lapar… Lapar..” di pojok gerbong, pakaiannya lusuh dan yang jelas dia sepertinya kurang waras. Kini giliran bocah laki-laki yang menyapu lantai kereta, hampir sekujur tubuhnya kudisan, mata yang merah, dan kepala diperban, membentak para penumpang jika tidak memberinya uang. Sebenarnya saya ingin sekali mengulurkan tangan seperti orang lain, jika saja dompet yang berisi recehan itu tidak tertinggal di kamar. Saya memang selalu mencari recehan sisa kembalian untuk hal-hal seperti ini. Hingga setiap kali tangan atau wadah tempat belas kasih itu datang saya menyambutnya dengan senyuman dan kata maaf.

baca kisah selengkapnya..

apa arti cintamu ?

5 Komentar


siapa yang tak kenal akan cinta?

siapa yang tak pernah jatuh cinta, jika da yang bilang tidak. Tentunya hati orang tersebut adalah hampa, bagai taman tak berbunga begitulah kata pujangga. cinta dan cinta, semua orang bisa bilang cinta, semua orang mengaku cinta tapi kebanyakan orang tak tahu pa arti cinta sesungguhnya. banyak yang terjerumus akan cinta yang didasari pada nafsu semata, ada pula yang mencintai dengan setulus cahaya, tapi kawan taukah kau arti cinta sesungguhnya? to hanya sekedar cinta dan cinta mengikuti budaya tanpa tahu dimana penempatan cinta itu pada hakekatnya..

Cinta adalah memberi, dengan segala daya dan keterbatasannya seorang pecinta akan memberikan apapun yang sekiranya bakal membuat yang dicintainya senang. Bukan balasan cinta yang diharapkan bagi seorang pecinta sejati, meski itu menjadi sesuatu yang melegakannya. Bagi pecinta sejati, senyum dan kebahagiaan yang dicintainya itulah yang menjadi tujuannya.

baca selanjutnya..

Older Entries

%d blogger menyukai ini: