Iklan
Beranda

Nasihat Umamah kepada putrinya, Ummu Iyas binti Auf

2 Komentar


ada suatu nasihat bagus yang diwariskan oleh seorang wanita arab, yaitu nasihat Umamah binti Harits kepada putrinya, Ummu Iyas binti Auf pada malam pernikahanya,

“putriku, engkau akan meningggalkan suasana yang telah melahirkanmu, dan engkau pun akan berpisah dengan kehidupan yang selama ni membesarkanmu. Seandaainya seorang wanita tidak membutuhkan seorang suami karena kekayaan orang tuanya dan kebutuhan mereka terhadapnya, maka engkau adalah orang yang paling tidak membutuhkan suami. Namun, kenyataanya menyatakan bahwa wanita itu diciptakan untuk laki-laki dan kaum laki-laki diciptakan untuknya,”

adapun inti dari nasihat tersebut adalah

pertama dan kedua : seorang istri harus mematuhi suaminya dengan penuh ketulusan dan memperhatikan perintah-perintahnya dengan penuh ketaatan.

ketiga dan keempat : seorang istri hendaknya memelihara kebersihan bagian-bagian tubuhnya yang selalu menjadi tujuan hidung dan mata suami, Artinya, jangan sampai matanya melihat sesuatu yang tidak menyenangkan pada dirimu, dan agar ia selalu mencium bau wangi dari tubuhmu

kelima dan keenam : Seorang istri hendaknya selalu memperhatikan waktu tidur dan waktu makan suaminya, Karena, rasa lapar akan membuatnya garabg dan kurang tidur akan membuatnya mudah marah

ketujuh dan kedelapan : Seorang istri hendaknya menjaga harta suaminya, memelihara kehormatanya dan keluarganya, mengatur keuangan rumah tangga dengan cara yang baik dan merawat anak anaknya dengan penuh perhatian.

nasihat kesembilan dan kesepuluh : jangan pernah menentang perintahnya dan juga menyebarkan aib atau rahasianya, Sebab, dengan menentang perintahnya, engkau akan membuat dadanya bergolak. Dan jika engkau menyebarkan rahasianya, berarti engkau tidak bisa menjaga kehormatanya.

hendaknya engkau tidak menampakkan keceriaan dihadapan manakala ia sedang sedih, Namun, jangan pula engkau menampakkan wajah bersedih manakala ia dalam keadaan berbunga-bunga

 

subhanaAllah 

Iklan

kelemahan

Tinggalkan komentar


setiap manusia memiliki kelemahan dan kekurangan, lihatlah orang lain karna kelebihanya dan lihatlah dirimu karena kekuranganmu, jadilah orang baik tapi jangan merasa baik.

 

 

(Abu bakar S.Pd.i) guruku

 

kata mutiara

Tinggalkan komentar


seseorang yang telah hidup bahagia mengatakan ; hari yang indah adalah hari ketika kita berhasil mengontrol dan menguasai dunia, bukan sebaliknya. dan hari yang indah adalah hari ketika kita sanggup mengarahkan nafsu dan keinginan kita namun kita tidak jatuh terpedaya olehnya…

 

subhanaAllah

Buatlah jiwamu bersinar, maka alam raya akan menyambutmu dengan ceria

Tinggalkan komentar


Buatlah jiwamu bersinar, maka alam raya akan menyambutmu dengan ceria

 Bismillahirahmanirahim

Apakah engkau mengira bahwa kesengsaraan akan itu akan berlangsung selamanya ??

Bila itu terjadi….

Maka manusia akan memandangnya sebagai kejaiban

Pandanglah kehidupan ini dengan tatapan cinta dan optimisme. Betapun, kehidupan ini adalah anugerah dari Allah untuk manusia, terimalah hadiah dari tuhan yang maha esa dg senang hati dan ceria, sambutlah pagi hari dengan kecerahan dan senyuman indah yang ditebarkanya. Sambutlah malam hari dg ketenangan dan ketentraman yang dihembuskanya.

Sambutlah siang hari dg cahaya dan sinar terangnya. Minumlah air yang jernih seraya memuji dan bersyukur kepadanya. Hiruplah udara dg gembira dan senang hati. Hisaplah harum bunga dengan bertasbih. Dan renungkanlah alam raya untuk mengambil pelajaran yg berharga darinya.

Manfaatkanlah semua anugerah Allah yang ada di bumi, di bunga-bunga, di mawar-mawar, dibalik panasnya terik matahari dan peristiwa lainya. Jadikan anugerah itu sebagai bekal untuk menjalankan ketaatan kepada Allah, mensyukuri nikmat-nikmatnya dan memuji kebesaran-kebesaranya. Berhati-hatilah, janganlah nikmat-nikmat tersebut justru membuatmu selalu diliputi oleh kesedihan, kerisauan, kecemasan,dan kegalauan, sebab pasti dg begitu engkau akan menjadi orang yg keras kepala dan congkak. Ketahuilah, bahwasanya Allah tidak menciptakan nikmat-nikmat ini kecuali sebagai sarana untuk menyembahnya..

Wallahu a’lam

%d blogger menyukai ini: