Tugas dari pak R.Pudjadi Drs.

kelompok 3 membuat Paper tentang Kondisi Infrastucture di Bali

sebelum menginjak pembuatan paper, maka perlu diketahui apa itu PAPER? bagemana penyusunanya dan sebagainya,

menurut beliau ; Paper adalah miniatur skripsi, skripsi ya kata tu mungkin tak asing lagi ditelinga kita, semakin sering orang menyusun paper maka semakin mudah pula dalam mengerjakan Skripsi;”imbuhnya”

paper adalah tulisan yang memuat pembahasan dari sebuah topik tertentu dengan dukungan data dan argumen yang valid dan kuat.

Paper terdiri dari beberapa bagian (intinya berisi hal-hal berikut, tidak menutup kemungkinan untuk menyelipkan bagian lain yang dianggap penting) :

  1. Judul dan nama penulis beserta keterangan untuk penulis (institusi dan email jika ada, atau nomer registrasi mahasiswa dan email untuk tugas kuliah)
  2. Abstract yang merupakan rangkuman dari paper kita
  3. Introduction (pendahuluan), biasanya berisi hal-hal berikut (tulis garis besarnya saja) :
    • deskripsi yang jelas tentang permasalahan (disebut juga dengan tujuan (purpose))
    • Tunjukkan mengapa permasalahan ini penting, menarik, dan menantang (motivasi)
    • Review yang singkat dan jelas mengenai penelitian sebelumnya yang menjadi dasar penelitian kita (scope)
    • Tunjukkan gap/masalah yang ada pada penelitian sebelumnya dan menjadi pertanyaan yang ingin kita selesaikan dalam penelitian kita (gap indication)
    • Tulis dengan jelas solusi yang diusulkan (proposed approach) dan bagaimana ia bisa mengatasi gap yang kita sebutkan sebelumnya (solution)
    • Tuliskan secara global penemuan yang dihasilkan (result)
    • Tuliskan struktur penulisan bagian-bagian berikutnya (outline)
  4. Related Work (penelitian-penelitian sebelumnya yang mendasari penelitian kita). Related work inilah yang nantinya akan kita tuliskan ke dalam daftar referensi.
  5. Methodology (untuk bidang komputer atau penelitian yang ada hubungannya dengan komputer dapat menggunakan istilah system architecture). Jelaskan methodology yang digunakan, biasanya dijelaskan dengan bagan atau gambar untuk mempermudah pembaca memahami isi paper kita. Jelaskan pula deskripsi masing-masing bagian dalam gambar kita tersebut.
  6. Experiment & result. Tuliskan eksperiment yang kita lakukan (data yang digunakan, jumlah data, sumber, dll) dan tuliskan hasil yang didapatkan beserta analisa dari hasil yang kita peroleh
  7. Discussion. Tuliskan hal-hal yang ingin anda sampaikan dan isue yang menarik dari penelitian yang kita lakukan. Termasuk kesimpulan dan saran untuk penelitian kita lebih lanjut. Saran biasanya identik dengan future work.
  8. Referensi, berisi semua referensi yang kita gunakan termasuk daftar paper di related work, buku atau resource yang mendukung yang kita gunakan untuk menyelesaikan penelitian kita.

Untuk proposal tugas akhir cukup gunakan point no 1, 3, 4, 5, dan 8, pada bagian metodologi perjelas input, proses  dan output. Atau sesuaikan dengan template yang diberikan di universitas.

Format Paper Akademik

  • Paper akademik harus diketik, tulisan tangan tidak diperkenankan
  • Gunakan jenis huruf, dan tata letak (layout) yang jelas, konsisten, dan mudah dibaca; kebanyakan mahasiswa menggunakan Times New Roman, Arial, Tahoma, atau Garamond 11 pt.
  • Gunakan 1,5 spasi. Gunakan spasi rangkap untuk:
  • Kutipan yang lebih dari tiga baris. Kedua margin harus lebih luas untuk kutipan lebih dari tiga baris.
  • Catatan kaki (footnotes) dan cacatan akhir (endnotes).
  • Cantumkan nomer halaman
  • Lihat dan teliti ulang paper anda agar tidak mengandung kesalahan ejaan, tata bahasa, dan tanda baca sebelum dikumpulkan. Terlalu banyak kesalahan tata bahasa dan ejaan akan memberi kesan paper anda tidak serius dan jelas dapat mengurangi nilai paper itu.
  • Pastikan bahwa anda menggunakan bagian atau paragraf yang berbeda untuk memperbaiki struktur paper anda. Pastikan juga bahwa tata-letak berkenaan dengan heading paragraf dan bagian-bagian dalam paper sudah konsisten.
  • Paper harus memiliki halaman judul (menyebutkan judul, nama pengarang dan nomer mahasiswa, mata kuliah dan nama dosen serta tanggal dikumpulkan).
  • Tulislah paper dengan tujuan untuk dibaca oleh orang lain. Ketika menulis paper anda harus mengingat bahwa tulisan anda akan diperhatikan oleh orang lain dan bahwa anda bertanggungjawab dengan pengalaman orang lain dalam membaca paper yang anda tulis. Cobalah untuk menulis pikiran anda sejelas mungkin dan hindari kesalahan gaya penulisan, tata bahasa dan ejaan. Hindari menggunakan kalimat yang lebih panjang dari tiga baris.

 

G. Struktur Paper Akademik

  • judul paper
  • daftar isi (tidak harus ada untuk paper yang pendek, tetapi mungkin harus ada untuk paper yang panjang)
  • pengantar (tidak harus ada)
  • pendahuluan
  • konstruksi argumen (bab atau bagian yang sesungguhnya)
  • kesimpulan
  • footnotes/endnotes (anda juga bisa menggunakannya dalam teks)
  • peta dan gambar (tidak harus)
  • tabel dan grafik (tidak harus)
  • apendik (tidak harus)
  • bibliografi

Kata-kata tersebut nantinya akan menjadi unsur utama sebuah paper. Kita bahas satu per satu:

1. Topik

Topik di sini maksudnya adalah topik yang akan kita bahas dalam paper. Topik yang dipilih sebaiknya tidak terlalu sempit dan juga tidak terlalu melebar. Selain itu topik yang dibahas sebaiknya didapat dari ide yang orisinil yang belum dibahas pada paper-paper lain atau bisa juga pengembangan dari topik yang pernah dibahas pada paper sebelumnya.

2. Data

Data di sini maksudnya adalah data-data pendukung yang nantinya akan kita bahas di paper kita sekilas. Data-data ini berupa tinjauan pustaka. Isi dari tinjauan pustaka  bisa kita lihat pada pembahasan tinjauan pustaka.

3. Argumen

Argumen di sini merupakan pembahasan dari penelitian yang kita lakukan. Pembahasan ini harus didukung fakta-fakta dan bukti yang kuat. Argumen bisa dipakai untuk memperbaiki suatu data yang didapat atau bisa juga berupa pengembangan.

Setelah memahami unsur-unsur utama paper, selanjutnya akan kita bahas mengenai format paper. Perlu saya ingatkan bahwa kemungkinan format paper di satu universitas bisa berbeda dengan universitas lain. Tapi secara garis besar semua isinya sama, hanya penamaan babnya saja yang berbeda.

Bab-bab dalam paper yang saya ketahui adalah sebagai berikut:

1. Abstrak

Abstrak merupakan ulasan singkat mengapa penelitian dilakukan, bagaimana penelitian dilaksanakan, hasil-hasil yang penting, dan simpulan utama dari kegiatan.

Abstrak merupakan bagian yang penting dari sebuah paper. Biasanya pembaca menilai menarik atau tidaknya sebuah paper atau berbobot tidaknya sebuah paper. Penulisan abstrak yang kurang menarik bisa membuat pembaca enggan membaca paper kita lebih lanjut.

2. Pendahuluan

Bab ini mengulas tentang alasan pemilihan topik yang berupa menguraikan masalah-masalah yang ada sehingga membuat penelitian perlu untuk dilakukan. Bisa juga ditambahkan manfaat dan kelebihan penelitian ini dibandingkan penelitian sebelumnya.

3. Tinjauan pustaka

Tinjauan pustaka memuat tinjauan dan ulasan singkat dan jelas atas pustaka yang menimbulkan gagasan dan mendasari penelitian. Pustaka yang digunakan sebaiknya berupa pustaka terbaru yang relevan dengan bidang yang diteliti.

Misalnya kita membahas tentang tentang kelebihan Service Oriented Architecture (SOA) dibandingkan arsitektur lain. Maka sebaiknya di tinjauan pustaka dibahas mengenai aristektur lain berserta kekurangannya yang nantinya akan dilengkapi dengan SOA.

Selain itu, tinjauan pustaka bisa juga membahas secara singkat tentang dasar teori yang diperlukan untuk memahami pembahasan yang akan kita lakukan selanjutnya. Tinjauan pustaka harus berupa data yang valid sehingga perlu untuk mencantumkan referensi dari mana data berasal. Selain itu, tinjauan pustaka tidak boleh lebih panjang dari pembahasan yang akan kita lakukan nanti.

4. Metodologi

Di sini berisi analisis, desain, dan implementasi dari penelitian yang kita lakukan. Di sini akan dibahas secara detail mengenai penelitian yang kita lakukan.

5. Uji coba

Di sini berisi hasil uji coba dari penelitian yang kita lakukan. Bandingkan dengan penelitian yang lama sehingga akan terlihat bahwa penelitian kita lebih unggul.

6. Simpulan

Simpulan memuat ringkasan hasil penelitian dan jawaban atas hipotesis penelitian. Bisa juga membuat simpulan dari hasil uji coba.

7. Daftar pustaka

Memuat semua pustaka yang kita gunakan dalam paper. Pustaka yang dimuat didaftar pustaka harus dikutip minimal sekali dalam paper.

 

G.1. Pendahuluan

Tunjukkan topik yang dipilih dengan mengatakan ’konteks’ yang memperkenalkan kepada pembaca pokok masalah dan lingkup isi pembicaraan, sehingga menggambarkan fokus lebih jauh dari pokok masalah atau lingkup isi yang akan membantu pembaca menyesuaikan diri dengan arah pembicaraan.

            Kemukakan secara ringkas masalah (hipotesis) yang akan didiskuskan dalam paper (lihat uraian di atas tentang rumusan masalah dan pertanyaan riset). Dengan kata lain, jelaskan tesis yang akan anda pertahankan dan uraikan secara ringkas argumen yang akan mendukung tesis, diskusikan posisi yang disajikan atau masalah-masalah yang akan didiskusikan dalam paper.

            Uraikan rencana (organisasi) tulisan. Jadi, dalam pendahuluan, anda juga memberikan outline tentang rencana yang akan anda tulis dalam paper.

 

G.2.  Konstruksi Argumen.  

Jika pokok masalah dan gagasan pokok atau tesis dalam pendahuluan sudah diungkapkan, maka mahasiswa kemudian harus mengarahkan paper akademiknya untuk mencapai tujuan dengan memberikan informasi yang mendukung gagasan pokok atau membuktikan tesis. Biasanya mahasiswa akan mengkombinasikan informasi yang bersifat mendukung dari dua atau lebih bahan bacaan sehingga pembaca dapat mengikuti argumen yang dijelaskan. Informasi yang dipilih sebagai dukungan atau bukti hendaknya memenuhi tiga kriteria:

  • Informasi hendaknya relevan dengan pokok masalah (point) yang dibuat. Anda harus mengabaikan banyak informasi dari bahan bacaan yang tidak berhubungan langsung dengan tujuan paper anda. Jika ada fakta sebagai pendukung argumen yang ingin anda sebutkan tetapi terlalu menyimpang dari masalah yang sedang anda diskusikan dalam teks utama, maka anda dapat memasukkannya dalam catatan kaki (footnotes) atau catatan akhir (endnotes).
  • Informasi yang anda pilih hendaknya meyakinkan (convincing) dimata pembaca. Cara terbaik untuk meyakinkan pembaca bahwa tesis anda benar adalah dengan menggunakan bahan bukti penelitian yang menunjukkan validitas tesis anda. Cara yang lain adalah dengan mengutip pendapat ahli dalam bidangnya.
  • Bukti-bukti atau dukungan yang anda berikan hendaknya bersifat khusus (specific). Hasil penelitian yang anda pilih sebagai bahan bukti dan terutama contoh-contoh yang anda pergunakan untuk mengilustrasikan pokok masalah harus berbicara langsung dengan pokok masalah yang anda buat.

Mahasiswa harus selalu mencoba untuk mengembangkan argumen secara sistematis. Rumusan masalah, tinjauan pustaka, hasil-hasil teori dan/atau empirik harus dapat dipahami dan berhubungan satu sama lain. Sebuah paper harus mengandung garis argumen yang jelas dan lurus dengan ’langkah pemikiran’ yang dinyatakan secara eksplisit dan dengan transisi yang logis dan jelas dari satu paragraf atau bagian/bab ke paragraf atau bagian/bab yang lain.

Jadi, secara ringkas, tergantung pada bentuk paper yang ditulis, mahasiswa dapat menjelaskan sejumlah argumen berkenaan dengan topik yang dinyatakan dalam bagian pendahuluan, dukunglah semua sumber informasi dengan kutipan (langsung atau tidak langsung), atau dengan teknik parafrase. Uraikan setiap tahap argumen sejelas mungkin sebelum akhirnya anda menguraikan masalah-masalah dengan argumen yang telah anda tetapkan. Jelaskan dan dukung pernyataan anda dengan bahan-bahan rujukan.

 

G.3.  Kesimpulan

Tujuan dari kesimpulan yang baik adalah membantu pembaca memiliki perasaan nyaman bahwa paper sempurna. Ini berarti bahwa tidak ada kemungkinan bahwa pembaca akan melupakan pendapat yang anda berikan. Kesimpulan tidak boleh menyajikan fakta atau argumen baru. Namun terkadang kesimpulan yang dibuat mahasiswa tidak menambahkan sesuatu terutama jika hanya berisi rangkuman pengulangan dari apa yang telah dikatakan. Memang, ada berbagai bentuk kesimpulan sesuai dengan banyaknya jumlah penulis, tetapi sejumlah metode dapat diberikan:

  • nyatakan kembali atau buat rangkuman tesis yang anda buat.
  • jelaskan implikasi-implikasi lebih jauh, misalnya, kemungkinan aplikasi teori, prediksi untuk masa depan, kesementaraan atau keterbatasan dari kesimpulan atau gagasan pokok anda, rujukan pada penelitian yang sedang berlangsung berkenaan dengan sesuatu topik

Pembaca yang mengetahui masalahnya (yaitu, sesama mahasiswa yang mengambil mata kuliah yang sama) harus dapat memahami topik, garis argumen, dan fokus paper yang anda tulis hanya dengan membaca pendahuluan dan kesimpulan. Sangat disarankan bahwa mahasiswa membaca kembali dan menuliskan ulang sekali lagi pendahuluan yang ditulisnya setelah menyelesaikan draf paper untuk mengecek apakah mahasiswa sudah menyelesaikan apa yang direncakan dalam penulisan paper.

Bagaimanapun, yang harus dilakukan dalam kesimpulan adalah bahwa anda dengan pasti menyimpulkannya, jangan sekali-kali menyatakan implikasi sedemikian rupa sehingga justru bertentangan dengan tesis anda atau justru membuka munculnya wilayah baru dari pokok masalahnya sebab ini akan membingungkan pembaca. Dengan kata lain, kesimpulan harus tidak membawa masalah baru, kritik baru atau komentar yang berbeda yang seharusnya dibahas dalam tubuh tulisan. Jadi kesimpulan sebaiknya memang menegaskan pencapaian utama dari paper.

 Plagiarisme, Format Kutipan Dan Sistem Referensi

Sedikit penjelasan tentang plagiarisme: plagiarisme atau plagiat adalah menggunakan karya, kata-kata atau gagasan orang lain tanpa memberikan penghargaan terhadap orang lain itu. Plagiarisme adalah masalah serius dalam dunia akademik, maka pastikan bahwa anda memberikan penghargaan yang selayaknya terhadap sumber atau bahan rujukan yang anda pergunakan.

Mahasiswa boleh menggunakan kutipan langsung (direct quotation) atau kutipan tidak langsung (indirect quotation) dan perhatikan tata caranya: jika kutipan langsung lebih dari tiga baris buatlah alenia tersendiri dan dengan spasi rangkap; jika kutipan langsung kurang dari tiga baris atau jika mahasiswa menggunakan kutipan tidak langsung (paraphrase) mahasiswa boleh menyisipkan dalam tubuh alenia. Tetapi untuk semua itu mahasiswa harus menyebut sumbernya (nama, dan tahun, dan juga halaman jika ada).

Format kutipan pada umunya bebas, jadi mahasiswa boleh menggunakan sistem kutipan yang disukainya asalkan dipergunakan secara konsisten dan benar. Sebagian mahasiswa mungkin menggunakan footnote atau endnote untuk kutipan (sistem Chichago) tetapi boleh juga menggunakan sistem Harvard. Hal yang sama juga berlaku untuk aturan referensi (bibliografi); mahasiswa boleh menggunakan sistem referensi yang disukainya sejauh rincian bibliografi (nama pengarang, judul, penerbit dan kota terbitan serta tahun) dicantumkan. Berkenaan dengan sumber internet, sebutkan judul, nama file dan sumbernya, misalnya: Peter Davosin-Galle, “Realistic Truth Relativism: Frameworks of Believe dan Conceptual Schemes“, [http://www.phil.indiana.edu/ejap] [date last update:January 20, 2003], [data last access:August 20, 2004]. Uraian lebih lengkap tentang bagaimana penggunaan sumber internet lihat diskusi tentang Dokumentasi dan Cara Mengutip dalam buku ini.

I. Kriteria Penilaian untuk Paper

Yang pokok dalam paper bukanlah apa pendapat yang dipertahankan mahasiswa, dan apa bentuk pandangan mahasiswa, tetapi bagaimana mahasiswa menjelaskan dan mempertahankan pandangannya; bagaimana mahasiswa melihat dan mempertimbangkan pandangan yang berbeda; sejauhmana mahasiswa memberikan penilaian terhadap keunggulan dan kelemahan alasan,  dan bagaimana memberikan dukungan terhadap klaim yang dibuat. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika ternyata mahasiswa tidak sampai pada pandangan yang ‘benar’; yang penting adalah bagaimana cara anda sampai pada pandangan tersebut.

Lakukan pemeriksaan ulang terhadap kalimat atau kata sebelum paper dikumpulkan. Banyak mahasiswa, karena menggunakan program wordsprocessor dari MSwords, mengumpulkan paper dengan banyak kesalahan ejaan dan susunan kata di dalamnya, terutama menggunakan kata-kata inggris dalam paper berbahasa Indonesia. Misalnya, system (mestinya sistem), atau criteria (mestinya kriteria).

Apa ’kriteria paper yang bagus’? Baik dan buruknya sebuah paper bisa diukur dari sejumlah item atau variable seperti kebaharuan gagasan (novelty of ideas), kekuatan argumen (strenght of arguments), organisasi tulisan (organization of writing), dan kerapian laporan (sloppiness). Sejumlah pertanyaan dapat diajukan untuk mengukurnya (lihat Mathias Risse):

  • Apakah mahasiswa sudah menyatakan dengan jelas apa yang dicoba dicapai dengan papernya? Apakah pembaca dapat menangkap tesis utama paper dengan jelas.
  • Apakah mahasiswa memberikan argumen yang dapat mendukung kebenaran klaim yang dibuat? Apakah argumen yang dibuat cukup jelas bagi pembaca?
  • Apakah struktur tulisan cukup jelas? Apakah mahasiswa dapat memperlihatkan mana bagian dari papernya yang merupakan paparan (ekspositori) dan bagian mana yang mengandung diskusi kritis?
  • Apakah diskusi yang dilakukan dalam paper mahasiswa mengatasi (go beyond) apa yang sudah didiskusikan di ruang kelas atau tutorial? Ini tidak berarti bahwa paper mahasiswa harus benar-benar meretas teori baru, akan tetapi mahasiswa memang harus mengembangkan argumen sendiri, cara sendiri mengelaborasi, mengkritik atau mempertahankan sejumlah argumen yang dibicarakan dalam kelas. Jangan hanya menceritakan ulang apa yang dikatakan orang lain.
  • Apakah tulisan mahasiswa mudah dibaca dan mudah dipahami?
  • Apakah mahasiswa menyajikan pandangan penulis lain secara akurat?

semoga bermanfaat.

Iklan