Iklan
Beranda

syair dan do’a Abu nawas

10 Komentar


bismillahirahmanirahim

Untuk pertama kalinya aku terhanyut ketika melagukan syair nakal abu nawas, syair yang dilantunkan dengan syahdu meminta ampunan terhadap segala dosa yang bertabur seperti butir pasir, sungguh efeknya menjalar dalam setiap urat hatiku. Aku jiwai dengan sepenuh hati setiap bait – baitnya

berikut syairnya yang menggetarkan hati siapa saja yang membacanya; insyaAllah

Lagi

Iklan

Menangis tiga kali

6 Komentar


Siapa yang pernah menangis? Jawabnya pasti kita semua pernah menangis..!!

Semua orang mempunyai keinginan untuk menganugerahi kehidupan yang baik untuk orang-orang yang dikasihinya, keinginan tersebut menjadi keinginan yang wajar, malah cenderung mendekati keharusan. Tidak ada seorangpun yang ingin mempersembahkan sesuatu untuk yang bagi keluarga dan anak keluarganya…bukan begitu kawan,

Namun kadang ada yang luput dari kesadaran manusia, apalagi jika sudah didominasi hawa nafsu tanpa mempertimbangkan kebersihan hati, yaitu menginginkan yang baik, tetapi ditempuh dengan cara yang tidak baik…apa contohnya…kawan semua pasti lebih tahu..

Lagi

kisah lelaki ikhlas

4 Komentar


bismillahirahmanirahim

Ada seorang shalih, ahli ibadah, aktif berdakwah di lingkungannya sehingga banyak membawa perubahan. Dia beramal dengan penuh keiklasan, tanpa mengharap balasan apapun selain dari Allah. Tidak mengharapkan kenikmatan dunia, popularitas, pujian, dan segala bentuk publikasi mengenai dirinya. Dia sangat mahir berceramah. Setiap orang yang mengikuti pengajiannya selalu larut dalam pembahasannya. Tidak lama berselang namanya telah begitu dikenal luas sebagai ustadz muda yang disenangi. Namun ketenaran dan keberhasilannya tidak membuat dirinya besar kepala, dia tetap tawadhu’ dan mengembalikan semua keberhasilannya semata-mata karena Allah. Dilingkungannya dia dikenal sebagai orang yang santun dan berakhlak mulia. Setiap bertemu orang dia selalu tersenyum dan menyapa. Tidak ada orang di komplek yang tidak mengenalnya.

Lagi

Abu nawas; saat izrail datang

14 Komentar


Karena terlalu lelah bekerja, Abu Nawas jatuh sakit, dan kali ini sakitnya sangat parah. Istrinya yang sangat khawatir selalu menangis.

Lagi

%d blogger menyukai ini: