segala sesuatu yang ada di bumi ini bertasbih kepda Allah, pengertian bertasbih ini diterjemahkan menjadi harakah, pergerakan sehingga, bisa diartikan semua yang ada di muka bumi ini akan bergerak menuju Allah, kembali kepada Allah. karena semua memang berasal darinya.

contohnya pohon, Pohon berasal dari benih kemudian tumbuh menjadi biji dan terus berkembang kemudian memiliki keterbatasan waktu yang membuatnya menjadi lemah dan berhenti beraktivitas. Bergerak menuju satu titik, titik kematian hingga dia berubah menjadi satu wujud yang lain. Diatas pohon yang mati akan tumbuh jenis tumbuhan yang lain.

apapun bentuknya, baik benda mati maupun benda hidup secara esensi dasar, tidak akan bisa menolak sunah seperti ini, Besi, batu, logam, baja, mobil, motor, lemari, semuanya tidak ada yang abadi.

Begitu juga dengan perjalanan anak manusia. Sekaya apapun dia, sehebat apapun, sekuat apapun, ada ujungkehidupan yang suka atau tidak, mau tidak mau, harus dia lewati. saat itulah, akan diperlihatkan kepadanya sandiwara kehidupan yang telah dia mainkan. ketika izrail menjemput, akan dipertotonkan swebuah film yang mengilasbalikkan sejarah perjalananhidup seorang manusi. nanti kata Allah ada yang tertawa, ada yang menangis berkepanjangan. ada yang bahagia, ada yang berduka, ada yang putih wajahnya, ada yang menghitam, ada yang wajahnya berseri-seri, ada yang terselubung debu. itulah ragam reaksi yang bersifat abadi yang berujung pada kesenangan abadi atau penyesalan yang diratapi berkepanjangan,

andai kutahu kapan tiba ajalku ku akan memohon tuhan tolong panjangkan umurku

andai kutahu kapan tiba masaku ku akan memohon tuhan jangan kau ambil nyawaku

aku takut akan semua dosa-dosaku, aku takut dosa yang terus membayangiku,

Kawan pasti tahu lirik lagu diatas bukan, ya pilihan alternatif ada ditangan kita, seiring dasar yang secara hakiki diberikan manusia, yaitu akal dan hati. kebahagian yang abadikah ? atau tangisan yang tiada berkeduhan yang kita pilih?

pernahkan Anda merenungkan seputar kematian, atau terlena dengan indahnya kenikmatan dunia yang sering kali menggelapkan mata hati manusia. beberapa ratapan orang yang amalnya buruk yang akan dicabut nyawanya dalam firmannya.

“ya tuhanku…tangguhkanlah ajalku, sungguh aku akan bersedekah dan menjadi orang yang berbuat baik”

“tidak Ada ! Tegas Allah, tidak akan ada penangguhan jika memang sudah waktunya !

tubuhnya merasa kaku, suasana pun menjadi hening, kemana suara-suara binatang malam yang sedari awal terdengar..

dihadapanya terbuka kembali firman Allah

“tidaklah sekali-kali para pendosa menginginkan kematian”

bukankah pecinta Allah akan mengharapkan kematian yang secepatnya? bukankah jika merasa Allah tuhanya adalah Maha pengampun ia tidak akan takut akan hari hisap..

dalam setiap hal didunia ini, kita sering terlambat menyadari beragam nikmat Allah yang patut disyukuri. ketika ragam nikmat tersebut itu menghilang barulah kita menyesal, sesal yang paling seal adalah ketika kita menyesali nikamt umur dan kesempatan berbuat baik, sedangkan diri kita sudah dihadapkan dengan kematian dan perbuatan buruk, Astagfirullah

Dosenku mata kuliah pendidikan agama bapak ismail ibrahim S.Pd.i selalu bilang life is short so do the best for our life..

ya hidup memang singkat jadi buatlah yang terbaik buat hidupmu..isilah kehidupan kita dengan sesuatu yang luar biasa, semoga kita termasuk orang yang selalu memperbaiki kualitas hidup kita guna menyongsong kematian yang bisa datang setiap waktunya..

wahai dzat yang mendengar segalanya, wahai dzat yang tahu segalanya, hamba tidak meminta dibuatkan sebuah alquran lagi untuk hamba, hamba tidak minta sebuah gunung diratakan dan sebuah lautan dikeringkan.

hamba juga tidak meminta dikembalikan kewaktu yang silam supaya hamba bisa memperbaiki kesalahan – kesalahan hamba, yang hamba minta hanya rahmat dan ridhamu untuk mengiringi hidup dan kehidupan hamba supaya selamat hidup hamba didunia dan akhirat

Ampuni hamba ya Rabb, dan panjangkan umur hamba, namun panjangkan umur hamba dalam kebaikan dan ketaatan, buatlah diri sadar dan menyadari kematian itu didepan mata, kalau bukan sekarang hamba mengubah kehidupan ini menuju kehidupan yang engkau ridhai, kapan lagi waktu hamba untuk memperbaikinya?

ya Allah, mudahkanlah yang sulit, ringankalah yang berat dan berikanlah jalan keluar apa yang buntu, engkau yang Mahasegala, engkau yang Mahabesar dan engkau yang Mahakuasa.

aku bersimpuh kepadamu.mengharapakan ridhomu…

semoga bermanfaat

Iklan