kamu kenal dengan umurmu kawan? jika ya. lantas kamu hidup akan sampai pada umur berapa? bisakah kau menjawabnya untukku? tapi aku yakin dan seyakin yakinya kamu tidak akan bisa menjawab pertanyaanku itu, manusia seringnya melupakan umur. Ini penisbahan sebagian orang untuk sebagian yang lain, yang kelakuannya tidak mencerminkan umurnya. Ada yang semakin tua tetapi pemikiranya tidak kunjung arif. Ada yang semakin tua tetapi tidak pernah ingat dengan kematian. Ada yang semasa mudah jadi jagoan,(preman) baik preman pasar, preman pinggir jalan sampai preman berdasi eh sampai tua tetap saja merasa menjadi jagoan, namun tidak sedikit orang yang meskipun masih muda sudah menunjukkan kearifan, kemampuan memimpin dan kedewasaan berfikir.

Lantas bagaimana dengan engkau kawan?

Berbicara dengan umur pernahkah kita berfikir bahwa ia adalah nikmat yang maha kuasa? Karenanya, mungkjin inilah salah satu alas an orang merayakan hari ulang tahun, yaitu untuk mensyukuri nikmat dari sang pencipta. Dari sisi umur saja sebenarnya manusia begitu banyak berhutang kepada Allah. Pada setiap hirupan nafas dan pada setiap hitungan waktu.

Lho, kenapa bisa begitu? Adakah yang tahu..

Umur dalam satu bulan dalam pandangan manusia pada umumnya belum dianggap mampu, lihat saja, sebuah bisnis yang umurnya baru satu bulan tentu belum bias dijadikan patokan mengukur kinerja keberhasilan. Benar tidak kawan?

Kepemimpinan yang baru berumur satu bulan belum bias dianggap mahir bekerja karena masih dalam tahap penyesuaian, kinerja kepemimpinanya masih belum bias diukur. Begitupun manusia yang masih berumur satu bulan tentunya juga belum bias melakukan apa-apa, masih harus berada dekat dengan pelukan dan dekapan sang bunda. Namun ternyata, bagi orang yang menyadari pentingnya menghartgai waktu dan menghargai sang pencipta. Ukuran satu bulan ternyata memiliki perhitungan yang mendalam dan tidak bias dianggap main-main. Jika terjebak dalam siklus permasalahan, akan terasa bahwa satu hari saja sudah dianggap lama sekali apalagi satu bulan bahkan setahun.

Jadi kenapa donk kok bisa satu bulan begitu sangat berarti ? ada yang bisa jawab..

Saudaraku yang dimulyakan Allah.

Satu bulan apabila dihitung menurut hari ia berjumlah 30 hari. Jika dihitung menurut satuan jam atau menit ia sama dengan 720 jam atau 43.200 menit. Jika dihitung dengan detik jumlah angkanya mencapai 2.592.000 detik sebulan atau lebih kurang 31.536.000detik pertahunya( koreksi jika salah), bayangkan jika manusia harus membayar sekian rupiah untuk jatah hidup satu detik? Pasti bangkrutlah manusia. Anggaplah saja satu detik satu rupiah, maka untuk mereka yang perlu hidup selama 60 tahun saja membutuhkan biaya Rp 1.892.160.000 satu milyar delapan ratus embilan puluh dua juta  seratus enam puluh ribu rupiah wow…angka yang sangat fantastis bukan. Itu jika 1 detik 1 rupiah tentunya hidup tidak semurah 1 rupiah perdetiknya. Lihat saja mereka yang membutuhkan nafas buatan dengan bantuan tabung oksigen. Per lima menit saja membutuhkan ratusan ribu rupiah.

Kawanku, inilah rahmat Allah yang sering luput kita syukuri. Itu baru satu, umur. Bagaimana dengan mata? Konon ada cerita seorang teman yang matanya minus sampai 10, kanan dan kiri. Ia mengeluarkan biaya tidak kurang 12 juta untuk menormalkan kembali. Itu angka sebelum Indonesia dilanda krisis keuangan, mungkin setelah krisis pelipatan bisa mencapai 2 kali lipatnya, 3 x lipatnya bahkan bisa lebih. Jika mau tahu datang kerumah sakit saja hehe..

Ada lagi seorang teman yang memasang kaki palsu yang canggih sehingga bisa digunakan untuk berlari harganya mencpai 20 juta rupiah, belum lagi jika kita ngomongin ginjal, paru-paru, jantung dan sebagainya…wah tidak terbayang! Wajar Allah menegaskan

Jika kamu menghitung nikmat Allah, pasti tidak akan dapat mencapai bilangan untuk menghitungnya ( QS. An Nahl ;16; 18)

Tersedianya jatah umur  berarti tersedia pula perangkat yang dibutuhkan manusia manusia untuk bernafas. Salah satu organ yang teramat penting untuk bernafas adalah jantung. Jantung diciptakan allah untuk tidak pernah bosan bergerak dan bekerja meskipu dalam kondisi yang sangat parah, sebab jika jantung sampai beristirahat atau jika jantung mengenal kata capek, kesal, ngambek manusia pasti sudah wassalam alias innalillahi betul tidak.

Coba kita hitung pergerakan jantung. Andaikan manusia memerlukan 60-80 denyut jantung permenit, sehari semalam jantung akan berdetak dan bekerja 86.400 sampai 115.200 kali, angka yang sangat besar. Bukankah ini sesuatu yang sangat luar biasa? Siapa yang membuatnya bergerak? Siapa yang membuatnya bekerja? Siapa yang membuatnya bersinergi dengan organ tubuh yang lain? Dialah Allah, karena dialah pencipta kita. Dia pun bertanggung jawab memberikan kita perangkat hidup, perangkat hidup itu bisa kita rasakan mulai dari dalam tubuh kita sendiri hingga hal-hal lain diluar diri kita yang ada dialam ini.

Maka sebagai orang yang mengaku menghargai waktu, tentu kita seharusnya menghargai sang penciptanya. Beragam cara bisa ditempuh yang bermuara pada mencoba menjadi hambanya yang baik, mulai dari memperbaiki sholat, mengiatkan bangun malam dan sedekah serta hal hal baik lainya.

Bagaimana kawanku mau mencobanya?

Siapa saja yang masih diberikan kesempatan umur, berarti ia masih diberi kesempatan untuk memperbaiki dirinya..dan berbahagialah engkau saat membaca tulisan ini berarti Allah masih memberikanmu umur yang panjang sehingga engkau berkesempatan untuk memperbaiki hidup dan kehidupanmu. Begitu pula dengan diriku..

Jadi siapa yang masih terus menyombongkan dirinya?

 

Ya Rabb penguasa alam kemudian

Selalu dunia yang hamba percantik, selalu dunia yang hamba kejar, karenanya hamba melupakan membangun tempat keabadian senyaman kehendakmu, namun karena kebaikan engkau yang tiada terhingga, kiranya ada keridhoan engkau untuk mengingatkan hamba agar segera membenahi prilaku kehidupan hamba sebelum hari kematian engkau tentukan bagi hamba.

Ya Rabb, hamba tak ingin singgah ditempat peristirahatan yang sempit, gelap, bau dan menjijikan, apalgi jika ditempat itu begitu menakutkan dan menyedihkan, namun hamba sadar tidak ada tempat yang baik untuk orang –orang yang kotor

Ya Rabb, penentu segala ujung, akhir semua harapan…siapa lagi hamba memohon perubahan ujung kehidupan yang baik kecuali kepada engkau semata.

Kabulkan ya Rabb..kabulkan..

semoga bermanfaat

Iklan