Kapal tampaknya mulai tenggelam. Para penumpang yang sebelumnya menertawakan peringatan abu nawas yang meminta mereka agar bersiap-siap untuk kehidupan akhirat, mulai berlutut dan berteriak-teriak minta tolong. Mereka berdoa, mereka berjanji untuk berbuat sebanyak mungkin kebajikan jika mereka selamat.

“Teman-teman!” teriak abu nawas. “Jangan boros dengan kata-kata bagus itu. Percayalah! Aku melihat daratan!”
“Hah?” semua penumpang membelalak.
“Apa? Apakah kalian tidak jadi meneruskan tobat dan berbuat baik?” tanya abu nawas.

Iklan