Iklan
Beranda

keajaiban menurut islam

Tinggalkan komentar


Fenomena-fenomena ini tentu saja sangat menarik dan sebagian masyarakat mengaitkannya dengan berbagai peristiwa bencana alam yang beruntun melanda negeri ini. Pertanda apakah fenomena-fenomena ini dan bagaimana sudut pandang Islam melihatnya? Berikut bincang-bincang eramuslim dengan Kyai Haji Ahmad Cholil Ridwan, Lc, ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Pusat (DDII) yang juga salah satu ketua Majelis Ulama Indonesia. Belakangan ini banyak masyarakat yang mengaku melihat “keajaiban” melihat lafal Allah di awan, dalam ledakan api luapan lumpur Lapindo, dan lainnya. Bagaimana anda melihat fenomena seperti ini dari sudut pandang Islam?

baca selengkapnya..

Iklan

kisahku; melihat awan sholat

10 Komentar


bismilllahirahmanirahim

Belakangan ini, terjadi fenomena “keajaiban” yang menjadi perbincangan masyarakat dari mulut ke mulut atau tersebar melalui milis. Misalnya saja, ketika terjadi bencana tsunami, beredar gambar-gambar gelombang tsunami yang membentuk lafal Allah, juga ketika terjadi ledakan pipa gas Pertamina di areal luapan lumpur Sidoarjo yang apinya membentuk tulisan lafal Allah, kemudian kasus terong ajaib yang bertuliskan kata Allah di Bekasi, Jawa Barat dan yang terakhir, seorang warga di kawasan Cinere-seperti dilansir situs terkemuka-mengaku berhasil memotret gumpalan awan di langit yang membentuk lafal Allah dan Muhammad, beberapa saat sebelum terjadi angin puting beliung di daerah itu.

Namun kejadian ini saya alami sendiri entah kawan percaya atau tidak,  saya melihatnya, demi Allah saya melihatnya..

Kemarin sore tanggal 10 november 2011 jam menunjukkan pukul  5.40 terdengarlah adzan magrib berkumandang bergegas aku ambil wudzu dan tunaikan sholat magrib, setelah sholat segera aku bereskan laptop dan menyiapkan modul-modul karena rencananya malam ini kelompok kami akan maju persentasi fisika, semuanya sudah lengkap persiapan buat kuliah dan persentasi lalu kukeluarkan motor, kuhidupkan kemudian kujalankan. Tak kurang dari 300meteran motorku kuhentikan karena kulihat indikasi bensin sudah mendekati warna merah, entah kenapa aku tak sengaja melihat keatas langit kulihat awan seperti mendung tapi aku heran dan terbelalak melihat bentuk awan yang aneh ya…. sangat aneh, seperti orang yang duduk tasyahud dalam sholat, coba perhatikan subhanaAllah, segera kuambil hp nokia 5320 ku untuk mempotretnya, sungguh kawan coba perhatikan bentuk mulutnya, bentuk hidungnya, lekukan matanya, dan badanya sungguh menunjukkan lagi sujud, jika aqu perhatikan itu duduk diantara dua sujud karena badanya agak miring hendak sujud..namun sayang fotoku terhalang bangunan Sekolah dasar yang ada didepanku, bergegas segra aku jalankan motorku dan aku berniat mengambil foto dilokasi terbaik,

baca selengkapnya..

abu nawas; masuk penjara

Tinggalkan komentar


Abu Nawas masih mengeram di penjara. Namun begitu Abu Nawas masih bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan memakai tangan orang lain. Baginda berpikir. Sejenak kemudian beliau segera memerintahkan sipir penjara untuk membebaskan Abu Nawas. Baginda Raja tidak ingin menanggung resiko yang lebih buruk. Karena akal Abu Nawas tidak bisa ditebak. Bahkan di dalam penjara pun Abu Nawas masih sanggup menyusahkan orang.

Keputusan yang dibuat Baginda Raja untuk melepaskan Abu Nawas memang sangat tepat. Karena bila sampai Abu Nawas bertambah sakit hati maka tidak mustahil kesusahan yang akan ditimbulkan akan semakin gawat. Kini hidung Abu Nawas sudah bisa menghirup udara kebebasan di luar. Istri Abu Nawas menyambut gembira kedatangan suami yang selama ini sangat dirindukan. Abu Nawas juga riang. Apalagi melihat tanaman kentangnya akan membuahkan hasil yang bisa dipetik dalam waktu dekat.

baca kisah selengkapnya..

abu nawas; cangkul penjara

2 Komentar


Karena dianggap hampir membunuh Baginda maka Abu Nawas mendapat celaka. Dengan kekuasaan yang absolut Baginda memerintahkan prajurit-prajuritnya langsung menangkap dan menyeret Abu Nawas untuk dijebloskan ke penjara. Waktu itu Abu Nawas sedang bekerja di ladang karena musim tanam kentang akan tiba. Ketika para prajurit kerajaan tiba, ia sedang mencangkul.

Dan tanpa alasan yang jelas mereka langsung menyeret Abu Nawas sesuai dengan titah Baginda. Abu Nawas tidak berkutik. Kini ia mendekam di dalam penjara. Beberapa hari lagi kentang-kentang itu harus ditanam. Sedangkan istrinya tidak cukup kuat untuk melakukan pencangkulan. Abu Nawas tahu bahwa tetangga-tetangganya tidak akan bersedia membantu istrinya sebab mereka juga sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing.

Baca selengkapnya..

IMAM kecil

Tinggalkan komentar


Subhanalloh Perhatikan hadist dibawah ini……!!!
Amr ibn Salamah berkata, “Suatu ketika Nabi saw. bersabda, ‘Jika waktu shalat tiba, hendaknya ada di antara kalian yang melakukan azan. Lalu yang paling banyak bacaan Al Qur’annya hendaknya diangkat menjadi imam.’ Mereka melihat tidak ada yang bacaan Alqurannya melebihi dir…iku. maka aku diangkat sebagai imam padahal usiaku masih enam atau tujuh tahun.” (HR Bukhari)

BACA SELENGKAPNYA..

%d blogger menyukai ini: