Bismilahirahmanirahim

Kawanku semua yang dirahmati Allah,

Jika bicara soal emansipasi agaknya harus dijelaskan kembali apa sebenarnya makna emansipasi yang dulu diperjuangkan R.A Kartini. Apa sih itu emansipasi? Mengapa diperjuangkan oleh Kartini. Emansipasi di sini berarti pembebasan dari belenggu. Sejak jaman Majapahit, sebelum Islam masuk ke Indonesia. Wanita masih dianggap sebagai makhluk yang lemah. Para raja pada jaman itu wajar bila memiliki puluhan selir. Wanita hanya dianggap sebagai benda, pemuas nafsu para lelaki dan mengerjakan hal-hal remeh di rumah. Apa yang diperjuangkan oleh Kartini di sini adalah pembebasan dari belenggu sosial. Belenggu yang mengikat hak para wanita sejak jaman dahulu. Kartini sebagai sosok yang memperjuangkan hak-hak wanita untuk memperoleh kebebasan dalam mendapatkan ilmu pendidikan, menjadikan dirinya legenda, tokoh besar bagi Indonesia..Ingat emansipasi bukan exploitasi namun jika diperhatikan makna sekarang berubah dari kata makna terdahulu, emansipasi hanya dijadikan symbol untuk exploitasi, kenapa bisa bilang begitu? Coba lihat wanita disekelilingmu….banyak mana yang menutup auratnya dengan yang membiarkan terbuka( pakaian ala kadarnya)

Kawanku, “dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah”

Islam datang memuliakan wanita, baik secara pribadi maupun secara social bermasyarakat. Islam memberikan perlindungan dan mengistimewakan kedudukan wanita dalam kehidupan ini. Sehingga Rosulullah mengatakan bahwa “ibu itu adlah madrasah” artinya wanita itu penentu kualitas bangsa, apabila komunitas wanita suatu bangsa itu hancur, lemah dan buruk akhlaqnya, maka dapat dipastikan akan hancur dan rusaklah bangsa itu? Pertanyaan saya. Bagaimana dengan para wanita yang ada dinegara Indonesia?….ada yang tahu jawabanya…

Wanita adalah makluk yang sangat istimewa, dibalik kelembutan dan keindahan wanita adalah ujian terberat dunia, rosullullah mengatkan tidak ada fitnah yang lebih berat didunia ini, kecuali wanita. Sehingga nabi memberikan berita gembira. Siapa yang memiliki tiga orang anak gadis kemudian dijaga dan didik dengan baik hingga mereka menikah, maka Allah akan membukakan pintu syurga bagi orang tuanya, mengapa harus anak wanita bukan anak lelaki???

Kawan, inilah yang harus kita pahami, bhwa karakter jahiliah itu karakter kaum laki-laki yang mengexploitasi habis-habisan kaum wanitanya, pelecehan habis-habisan mereka lakukan terhadap wanita, karena mengganggap wanita hanyalah pemuas syahwat dan kehinaan.

Ternyata krakter jahiliah itu hidup kembali dizaman yang katanya modern ini. Betapa banyak tuntutan bebas dari gerakan gender aktifis perempuan justru menjatuhkan wanita pada kehancuranya, cobalah lihat hari ini. Ketika wanita meninggalkan ajaran agama islam maka mereka menjadi bahan exploitasi syahwat laki-laki, banyak wanita yang tidak sadar bahwa sponsor, iklan dan produser film yang telah mengexploitasi aurot dan kecantikannya hanya untuk pemuasa syahwat. Banyak wanita yang bangga karier semacam itu. Padahal itu adalah penghinaan. Yang lebih miris lagi kelakuan mereka di televise di copy paste habis-habisan pada generasi-generasi muda saat ini, naudzubillah…

Gaya pergaulan tanpa bataas hari ini diperagakan wanita yang mengaku dirinya modern, pada prinsipnya justru penghancuran nilai wanita itu sendiri. Tidak ada sebuah kebebasan tanpa batas yang menguntungkan wanita. Tetapi sebaliknya wanita akan terexploitasi habisa-habisan oleh syahwat laki-laki. Ini sebuah realita apabila wanita hidup bebas tanpa batasan syariah islam, maka wanita akan terhina.

Prinsip inilah yang harus diajarkan pada anak-anak gadis kita, bahwa Allah memuliakannya dengan menjaga pergaulanya, menutup auratnya dan menjaga kehormatanya. Wanita islam yang memiliki kemuliaan bila dia mau mengikuti aturan Allah

Allah berfirman:

“hai nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin,”hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka” yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu, dan Allah maha pengampun lagi maha penyayang.

Kenyataan demikian ini menunjukkan bahwa islam sangat mengistimewakan wanita, islam memnberikan perlindungan dan penghargaan yang sangat tinggi pada kaum wanita, jadi salah bila wanita muslimah mengikuti cara barat dalam menjalani hidup, mereka hidup bebas, membuka aurat dan berganti pasangan ( free sex, pacaran dsb). Namun kenyataan saat ini generasi muda, sungguh jauh sekali dari ajaran islam yang telah dituntunkan para nabi, para orang tua adalah acuan utama dalam mendidik anak, jika orang tuanya gak memakai jilbab, bisa dipatikan kemungkinan besar anak perempuanya jika besar pasti tidak memakai jilbab pula, terlebih akan tayangan televise para aktris dengan gaya pakaianya yang dibilang trendi, modern, cool, keren justru banyak mencontohkan yang tidak baik, ya memang terlihat cantik namun justru kecantikan yang diumbar-umbar di public justru kelak akan menjadi boomerang bagi dirinya sendiri. Kasus pemerkosaan yang belakangan ini marak diberitakn media, saya tidak menyalahkan wanita karena gaya pakaianya itu, namun kawan, lihatlah firman Allah yang begitu jelas menyuruhmu untuk menutup seluruh bagian tubuhmu tidakkah kau hiraukan itu, jika engkau telaah jelas benar adanya.  Namun jika engkau mengabaikanya, ya kehinaan demi kehinaan akan kamu dapati. Dan Allah itu maha benar siksanya.

Kawanku yang baik hatinya, dalam maslah tertentu islam meletakkan wanita melebihi laki-laki, ketika rosulullah ditanya, siapa yang harus saya hormati ibu atau ayah? Rosulullah menjawab, ibumu , ibumu. Ibumu baru beliau mengatakan bapakmu, dalam kesemptan yang lain nabi bersabda, bahwa doa seorang ibu lebih makbul, bahkan Rosulullah memrintahkan seorang ayah untuk mengutamakan anak gadisnya, dari pada anak gadisnya.

Jadi wanita itu sangat mulia dalam pandangan islam, tentunya itu akan diperoleh wanita apabila ia menjadi wanita yang sholehah yaitu wanita muslimah sejati, yang menjaga seluruh kewajiban agamanya, menutup aurotnya, menjaga pergaulanya dan kehormatanya. Wanita akan menjadi permata yang tak ternilai harganya apabila berhias dengan akhlakul karimah.

Ayo kawan, selamatkan dan muliakan generasi muslimah kita, anak-anak kita, adik kita, saudara kita. Didik dan tarbiayah mereka dengan ajaran islam yang baik dan benar, mari kita cari tempat pembinaan dna pendidikan yang baik buat anak-anak putri kita, insyAllah Indonesia ini akan menjadi Negara yang kuat apabila muslimahnya kuat.

Bagaimana kawan, bersediakah engkau?

Ya Rabb, apa yang harus kita lakukan agar ibu, ayah bangga terhadap kita? Rasanya bukan kemewahan yang menyebabkan mereka bangga, bukan kekayaan yang menyebabkan mereka bangga. Apabila kemewahan dan kekayaan kita hanya membuat kita dan cucunya-anak kita-menjauh dari kehidupanya. Bukan ya Rabb, bukan itu, yang membuat ibu dan ayah bangga pastilah kalau kita menjadi anak baik buat mereka, anak yang  sholeh dan sholihah, yang siap menemani mereka dan tidak mengsingkan mereka. Yang membuat ibu dan ayah bangga adalah ketika ia bisa membanggakan bahwa anak-anaknya yang baik, yang bakti kepada mereka. Dan mereka pastin lebih bangga lagi, manakala mereka mendapatkan kita begitu saying dan perhatian kepada mereka.

Ya Allah, jadikan saya kebanggaan buat ibu dan ayah saya..

Semoga bermanfaat.

Iklan