Iklan
Beranda

Kedudukan Ibadah Sholat

1 Komentar


materi kuliah pendidikan agama islam oleh bapak Ismail Ibrahim Spd.I Mpd.I
IBADAH SHALAT
KEDUDUKAN IBADAH SHALAT

1.Urgensi Shalat

a. Pengertian

Secara etimologis (lughat), “sholat” doa.   Sedangkan secara terminologis, sholat   merupakan suatu bentuk ibadah mahdhah   yang terditi dari gerak dan ucapan diawali   dengan takbir dan diakhiri dengan salam.

b. Dasar Hukum

Firman Allah Swt dalam :

Q.S.Al-Dzariyat[51]:56

“Dan tidaklah AKU ciptakan jin manusia selain agar mereka beribadah kepada-Ku.”

Q.S Al-Baqarah[2]: 21

“Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa.”

•“Islam dibina atas lima perkara yaitu; bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan sholat, membayar zakat, mengerjakan haji jika mampu dan puasa di bulan Ramadhan”

HR. Ahmad , Al-Bukhari, Muslim, Turmudzi dan Nasai

baca selengkapnya…

Iklan

tanyakan; dihatimu ada cintakah?

5 Komentar


bsimillahirahmanirahim

waktu dapatkah waktu diputar kembali, ah andai saja waktu bisa diputar kembali, saya ingin kemabli ke masa-masa kecil saya, dimana disana saya dibelai mesra kedua orang tua saya, dimanja, ditimang, segala keinginan saya pasti dipenuhi, namun waktu tetaplah waktu berjalan terus takkan pernah berhenti, wktu itu telah berlalu, masaku adalah saat ini, ya ini semoga aku bisa mengisinya dengan sesuatu yang luar biasa…

allah cinta pada orang berdzikir, allah cinta pada yang sabar…

sebuah kisah….

Alkisah di suatu pulau kecil tinggallah benda-benda abstrak seperti cinta, kesedihan, kekayaan, kebahagiaan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik.

Suatu ketika datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan segera menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat segera menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tidak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai untuk mencari pertolongan. Sementara itu air semakin naik dan mulai membasahi kaki Cinta.

Tak lama kemudian Cinta melihat kekayaan sedang mengayuh perahu. “Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!” teriak Cinta. “Aduh maaf Cinta, perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tidak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini.”

Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali namun kemudian dilihatnya kegembiraan lewat dengan perahunya. “Kegembiraan, tolong aku!”, teriak cinta. Namun Kegembiraan terlalu bergembira menemukan perahu sehingga ia tidak mendengar teriakan Cinta.

Air makin tinggi membasahi sampai ke pinggang dan cinta pun mulai panik. Tak lama kemudian lewatlah Kecantikan. ”Kecantikan, bawalah aku bersamamu”, teriak Cinta.

“Wah Cinta, kamu basah dan kotor, aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku ini”, sahut Kecantikan.

Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itulah lewat Kesedihan. “Oh Kesedihan bawalah aku bersamamu”, kata Cinta.

baca kisah selengkapnya..

URGENSI IBADAH

2 Komentar


materi kuliah pendidikan agama islam oleh bapak Ismail Ibrahim Spd.I Mpd.I

PENGERTIAN SECARA ETIMOLOGIS

Q.S.Al-Dzariyat[51]:56

“Dan tidaklah AKU ciptakan jin manusia selain agar mereka beribadah kepada-Ku.”

Kata ibadah berasal dari bahasa Arab : ‘abada –ya’budu- ‘ibadah yang berati : doa, mengabdi, tunduk, atau patuh (kepada Allah).

PENGERTIAN SECARA TERMINOLOGIS

Menurut Ulama Tauhid ibadah adalah:

“Pengesaan Allah  dan pengagungan-Nya dengan sepenuh hati dan dengan segala kerendahan dan kepatuhan diri kepada-Nya.”

Menurut Ulama Akhlak ibadah adalah:

“Pengamalan segala kepatuhan kepada Allah secara badaniah, dengan menegakkan syariah-Nya.”

Menurut Ulama Tasawuf ibadah adalah:

“Perbuatan mukallaf yang berlawanan dengan hawa nafsunya, untuk mengagungkan Tuhan-Nya.”

Sedang menurut Ulama Fikih ibadah adalah:

“Segala kepatuhan yang dilakukan untuk mencapai ridha Allah dengan mengharapkan pahala-Nya di akhirat.”

Menurut Jumhur Ulama ibadah adalah: “Nama yang mencakup segala yang disukai Allah dan yangg diridhai-Nya, baik berupa perkataan maupun perbuatan , baik terang-terangan maupun diam-diam.”

BACA SELENGKAPNYA…

Thoharah

Tinggalkan komentar


materi kuliah pendidikan agama islam oleh bapak Ismail Ibrahim Spd.I Mpd.I

Pengertian dan Lingkup Thaharah

Thaharah” berasal dari kata bahasa arab yang berarti bersih (nadlafah), suci (nazahah), terbebas (khulus) dari kotoran.

QS. Al-Muddatstsir: 4-5

(bersihkanlah pakaianmu dan jauhilah segala kotoran)

žSecara Syar’i,  Thaharah adalah mengangkat   /menghilangkan penghalang yang timbul dari hadats dan najis. Thaharah syar’i berarti membersihkan dari hadats dan dari najis.
žBersuci yang diperintahkan adalah Wudhu, ghusl (mandi) dan Tayamum serta  membersihkan najis dari badan dan pakaian.

Thaharoh dan jenisnya

A. Mensucikan Badan

1.   Bersuci dari hadats kecil dengan cara wudhu atau tayamum bila tidak ada / memungkinkan menggunakan air.

Penyebab hadats kecil adalah 1. keluar sesuatu dari salah satu dua lubang buang; 2. hilang akal akibat mabuk, sakit, pingsan; 3. sebab tidur kecuali terkantuk dgn posisi duduk; 4. menyentuh dengan perut telapak tangan pada zakar (L) atau faraj(P)

2.   Bersuci dari hadats besar dengan cara ghusl (mandi) atau tayamum bila tidak ada / memungkinkan menggunakan air.

Penyebab hadats besar adalah 1. bersenggama (jima’); 2. keluar mani; 3. haidh (menstruatie); 4. Nifas (puerperium); 5. keguguran (abortus)

3.Istinja adalah bersuci sesudah keluar kotoran (air kemih atau tahi) dengan air  atau dengan tiga buah batu jika tidak ada/memungkinkan menggunkan air
4.Membersikan badan dari segala kotoran dan najis yang melekat, misal; darah, nanah,tahi,kemih dll.
5.Membersihkan yang bersifat sunnah. Seperti membersihkan gigi, telinga, mulut,badan, kuku, berkhitan, mencukur bulu genitalia, menggunting kumis, memakai harum-haruman Dll.

%d blogger menyukai ini: