seorang gadis baik memberi nasehat kepada saya;

“jika punya rasa terhadap seseorang, maka diamlah. tak perlu digembor-gemborkan. jika dia memang tulang rusukmu, akan ada saat itu yang halal untuk diungkapkan. tapi jika ia bukan untukmu. Cukuplah hatimu dan Allah yang tahu rasa itu. Yakinlah Diam ini adalah puasa berlimpah pahala menunggu saat berbuka tiba, tidak lama… insyaAllah..”


“ya Allah, kasihanilah hambamu yang lemah ini, aku tak ingin kehilangan cintamu..ya Rabb, namun hatiku, tak bisa mengusir pesona kecantikan seorang makhluk yang engkau ciptakan…  ya Allah tuntulah langkahku pada garis takdir yang engkau ridhai. .. Aku persembahkan hidup dan matiku hanya kepadamu

Ya Allah…
ringankanlah kerinduan yang mendera
kupanjatkan sepotong doa setiap waktu,
karena keinginan yang menyeruak di dalam diriku

    Sekalipun cinta telah ku uraikan

    dan ku jelaskan panjang lebar

    namun jika cinta kudatangi

    aku jadi malu pada keteranganku sendiri…

    meskipun lidahku telah mampu menguraikan

    namun tanpa lidah

    cinta ternyata lebih terang

    sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya…

    kata-kata pecah berkeping-keping,begitu sampai kepada cinta

    dalam menguraikan cinta

    akal terbaring tak berdaya

    bagaikan keldai terbaring dalam lumpur

    cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan..


Ya Allah…
ampuni segala kekhilafan hamba yang hina ini
ringankan langkah kami
beri kami kekuatan dan kemampuan
tuk melengkapkan setengah dien ini,
mengikuti sunnah RasulMu
jangan biarkan hati-hati kami
terus berkelana tak perpenghujung
yang hanya sia-sia dengan waktu dan kesempatan
yang telah Engkau berikan
Aamiin…

semoga bermanfaat

Iklan