bismilahirahmanirahim

kawanku semua yang dirahmati Allah, duch saat ini banyak sekali bermunculan lagu-lagu ngetop-ngetopnya yang “cengeng” lebih sekadar dari lagu-lagu tu menurut saya lagu cengeng merupakan cerminan satu sikap yang lebih dari tu pa itu? kawan…  yaitu mental cengeng, diantara mental cengeng apa itu sukanya mengandalkan fasilitas atasan, menjadi besar bukan karena kreatifitas pribadi namun karena nasib katrolan, sedikit -sedikit babeh… mentok sedikit babe…”lu ngapain babe lu mulu…kawan”  lu sih bukan apa-apa baru kopral lho, engkong w tuch komandan hansip” engkongnya yang disebut-sebut “lah kamu apa” kawan, maka tak heran lahirlah budaya-budaya cengeng dimana-mana, generasi putus asa, generasi kehancuran, naudzubillah…

Miris sekali rasanya saat kita mendengar banyak dari kalangan mahasiswa yang katanya terdidik itu justru gampang terpedaya dan masuk dalam gerakan NII. Bukan hanya ini saja, saat isu nabi palsu menyeruak, ternyata banyak dari pengikutnya adalah generasi muda yang awalnya juga mengaku beragama Islam. Isu terorisme yang masih saja didengungkan hingga saat inipun juga dikabarkan telah merekrut generasi-generasi muda untuk menjalankan aksi terorisme yang sangat bertentangan dengan Islam tersebut.

baca selengkapnya…

Iklan