bismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, semalem sehabis kuliah statika struktur teman-teman ngajakin futsal, tempatnya dichampian futsal, saya sih cuma nganter ngramein saja, karena saya malam itu juga akan berangkat kerja, dalam perjalanan ke tempat tujuan ada satu hal yang menarik perhatian saya, “bunga ditepi jalan” yach seorang gadis kecil yang umurnya kurang dari lima tahun melenggak-lenggokkan badanya.. ditengah pembatas ditengah jalan sambil meminta-minta belas kasihan mobil-motor yang berhenti dilampu merah, sungguh kasian sekali.. realita yang meniris hati, sementara orang tuanya berada dipinggir jalan duduk manis bahkan ada yang tiduran, dengan kotak musik memaninkan suara musiknya agar anaknya menari dan pengguna jalan simpati padanya. sungguh miris membiarkan bocah kecil ditengah jalan sendirian sedangkan kanan kirinya lalu lalang kendaraan tiada habis-habisnya. bagaimana jika ia terjatuh kemudian ada mobil menabraknya? itu yang ada dibenak saya? dan saya kesala dengan orang tuanya yang membiarkan anaknya bekerja sedang ia duduk santai menanti hasilnya, apa dia itu benar anaknya? to hanya anak pinjaman untuk dijadikan penarik simpati? seharusnya anak sekecil itu dirumah sudah tidur berselimut tebal dengan mimpi indahnya, bukan meriding kedinginan dengan baju apa adanya di jalan jam 9 malam. coba kawan bayangkan?

apakah anak-anak seperti itu punya impian? saya rasa punya, apa kamu punya impian kawan, lihat betapa kerasnya kehidupan mereka menjalani hidup, bandingkan denganmu, apa impianmu? apakah kamu mampu meraihnya?

dimana pemerintah yang melindungi anak-anak jalanan, dimana pemerintah yang katanya memihak rakyat miskin, dimana anggota-anggota dewan dengan mobil mewahnya, apakah mereka melihat ini? apakah mereka mendengar tangisan mereka? apakah mereka merasakan bagaimana kerasnya kehidupan mereka, yach saya tahu dimana mereka, mereka akan datang saat ingin meminta dukungan suara, mereka akan datang untuk mensukseskan politik mereka, mereka akan datang saat berita-berita tentang mereka ditayangkan dimedia-media, lalu siapa yang peduli dengan mereka? kawan kamu peduli to tidak? to kamu hanya peduli pada dirimu sendiri… lantas siapa yang masih peduli dengan mereka… duch ya Allah kasihan sekali mereka, semoga mereka selalu diberi ketabahan…

sebuah introduction…

kawanku ,mari menggapai impian-impian kita, agar kehidupan kita menjadi lebih baik..

sebuah kisah bacalah dengan seksama

Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh para profesor di USA, ada 2 ekor monyet yang dimasukkan ke dalam satu ruangan kosong secara bersama-2. Kita sebut saja monyet tersebut Monyet A dan B. Di dalam ruangan tersebut terdapat sebuah tiang, dan diatas tiang tersebut nampak beberapa pisang yang sudah matang. Apa yang akan dilakukan oleh 2 monyet tersebut menurut anda ?
Setelah membiasakan diri dengan keadaan lingkungan di dalam ruangan tersebut, mereka mulai mencoba meraih pisang-2 tersebut. Monyet A yang mula-2 mencoba mendaki tiang. Begitu monyet A berada di tengah tiang, sang profesor menyemprotkan air kepadanya, sehingga terpleset dan jatuh. Monyet A mencoba lagi, dan disemprot, jatuh lagi, demikian berkali-2 sampai akhirnya monyet A menyerah. Giliran berikutnya monyet B yang mencoba, mengalami kejadian serupa, dan akhirnya menyerah pula.

Berikutnya ke dalam ruangan dimasukkan monyet C. Yang menarik adalah, para profesor tidak akan lagi menyemprot para monyet jika mereka naik. Begitu si monyet C mulai menyentuh tiang, dia langsung ditarik oleh monyet A dan B. Mereka berusaha mencegah, agar monyet C tidak mengalami `kesialan’ seperti mereka. Karena dicegah terus dan diberi nasehat tentang bahayanya bila mencoba memanjat keatas, monyet C akhirnya takut juga dan tidak pernah memanjat lagi.
Langkah selanjutnya yang dilakukan oleh para profesor adalah mengeluarkan monyet A dan B, serta memasukkan monyet D dan E. Sama seperti monyet-2 sebelumnya, monyet D dan E juga tertarik dengan pisang diatas tiang dan mencoba memanjatnya. Monyet C secara spontan langsung mencegah keduanya agar tidak naik. “Hai, mengapa kami tidak boleh naik ?” protes keduanya”.
Ada teman-2 yang memberitahu saya, bahwa naik ke atas itu berbahaya. Saya juga tidak tahu, ada apa di atas, tapi lebih baik cari aman saja, jangan keatas deh” jelas monyet C.
Monyet D percaya dan tidak berani naik, tapi tidak demikian dengan monyet E yang memang bandel. “Saya ingin tahu, bahaya seperti apa sih, yang ada di atas … Dan kalau ada bahaya, masak iya saya tidak bisa menghindarinya ?” tegas monyet E. Walaupun sudah dicegah oleh monyet C dan D, monyet E nekad naik …

Dan karena memang sudah tidak disemprot lagi, monyet E bisa meraih pisang yang d iinginkannya…..
Manakah diantara karakter diatas yang menggambarkan tingkah laku anda saat ini ?
Karakter A dan B adalah orang yang pernah melakukan sesuatu, dan gagal. Karena itu mereka kapok, tidak akan mengulanginya lagi, dan berusaha mengajarkan ke orang lain tentang kegagalan tersebut. Mereka tidak ingin orang lain juga gagal seperti mereka. Karakter C dan D, adalah orang yang menerima petunjuk dari orang lain, hal-2 apa yang tidak boleh dilakukan, dan mereka mematuhinya tanpa berani mencobanya sendiri. Karakter E adalah type orang yang tidak mudah percaya dengan sesuatu, sebelum mereka mencobanya sendiri. Mereka juga berani menentang arus dan menanggung resiko asalkan bisa mencapai keinginan mereka.
Pisang dalam cerita diatas menggambarkan impian kita. Setiap orang dalam hidup ini mempunyai impian yang tinggi tentang masa depannya. Namun sayangnya, banyak sekali hal-hal yang terjadi di sekitar kita, yang menyebabkan impian kita terkubur. Orang-2 dengan karakter ABCD akan mengatakan kepada kita hal-2 seperti ini”, Sudahlah, jangan melakukan pekerjaan yang sia-2 seperti itu. Percuma. Saya dulu sudah pernah melakukannya berkali-2 dan gagal. Sebagai seorang teman yang baik, saya tidak mau kamu gagal seperti saya” atau mungkin kalimat “Kamu mau gagal kayak si X … lebih baik lakukan sesuatu yang pasti-pasti saja deh”. Bukankah hal-2 seperti itu yang sering kita dengar sehari-2 ?
Orang dengan karakter E akan selalu berpikir optimis dalam menjalankan sesuatu. “Kalaupun orang lain gagal melakukan sesuatu, belum tentu saya juga akan gagal” adalah kekuatan yang selalu memompa motivasinya.
Dan kegagalan orang lain dapat dipelajari dan dijadikan batu loncatan untuk melangkah lebih baik, bukannya dijadikan suatu ketakutan.
Nah, saya akan memberikan satu ilustrasi lagi. Saya akan membawa anda ke tahun 70-an. Apa yang akan anda lakukan, bila suatu hari ada seorang mahasiswa bercelana jeans, kacamata tebal, bertampang culun, bajunya lusuh, datang menemui anda dan berkata “Saya punya suatu produk yang bagus, tapi saya tidak punya modal. Mau gak pinjamin saya modal 100 dollar ? Kalau produk ini sukses, kita berdua bakal jadi orang paling kaya di dunia lho”.
Hampir semua akan menghina dan mentertawakan mahasiswa tsb, bahkan mungkin menganggapnya gila.
Berapa orang yang akan menjawab “Wow, bagus sekali, coba jelaskan apa rencana anda, agar kita bisa sama-2 kaya ?” Mungkin satu orang diantara sejuta, mungkin juga tidak ada.
Bagaimana kalau saya katakan bahwa mahasiswa tersebut adalah Bill Gates, yang kini sudah mencapai impiannya menjadi orang terkaya di dunia ?
Bukankah itu dulu yang dilakukan Bill Gates pada awal karirnya . Dikelilingi orang type ABCD, ditolak, dilecehkan, dan berbagai macam hinaan lainnya. Untungnya, Bill Gates termasuk orang dengan karakter E. Dan dengan pengorbanan dan kerja keras, dia berhasil meraih impiannya.
kawanku semua yang dirahmati Allah, saya yakin anda semua adalah orang type E. Setidaknya karena anda mau bergabung disini untuk belajar bersama, berbagi bersama, dan maju serta sukses bersama. Jangan biarkan orang lain membunuh impian anda. Maju terus, hadapi semua rintangan dan raih impian anda.

 inspirasi buat kita smua monyet ja bisa gitu kenapa manusia tidak ???

kawanku semua yang dirahmati Allah, sebuah impian jangan hanya terpikir di otak kamu, impian kamu harus kamu catat disebuah catatan tentukan berapa lama kamu akan mencapainya.. setiap bulan, setiap tahun buka catatan tersebut evaluasi sudah sejauh mana impian tersebut, sudah sedekat apa kemungkinan tercapainya.. jika hanya diam dan tak bergerak sama sekali berarti ada yang salah dalam dirimu, harus segera dievaluasi dengan cepat jika tidak segera diperbaiki bisa dipastikan impianmu akan hanyut beserta masalah-masalah kehidupan yang menyertai hidupmu..

Seseorang yang memiliki impian dapat diibaratkan seperti pengelana yang sedang melakukan perjalanan untuk mencapai tujuan atau pendaki gunung yang ingin mencapai puncak gunung. Dalam usahanya untuk menuju puncak gunung itu, ia membutuhkan perjuangan dan semangat yang tanpa henti karena harus memulai selangkah demi selangkah; tidaklah mungkin pendaki itu langsung mencapai puncak secara tiba-tiba.

Untuk menjadi seorang pemenang atau untuk menggapai impian tidaklah mudah membutuhkan usaha perjuangan, semangat dan ketekunan. Dalam usahanya ia akan mengalami berbagai macam masalah  dan rintangan yang harus dihadapi. Kalau kita rapuh dan mudah patah semangat maka kita akan betul-betul mengalami kegagalan. Tetapi sebaliknya kalau usaha kita tidak kendur, walaupun kita sering mengalami kegagalan tetapi kita tetap mampu menjaga keseimbangan dan menjadikan rintangan sebagai batu loncatan untuk meraih impian serta menjadikan pengalaman sebagai guru dalam hidup maka kita benar-benar jadi pemenang.

“Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu” itu kata-kata Arai yang ikut melecutkan semangat Ikal untuk pergi keliling dunia mengejar impiannya. Itu adalah sepenggal kata dalam bukunya Andrea Hirata -Sang Pemimpi.

menurut salah satu penelitian di Amerika, menyebutkan bahwa 27% orang yang nggak punya tujuan yang jelas dalam hidupnya, dia hidup di bawah rata-rata. 60% orang yang punya tujuan yang samar-samar, memiliki masa depan yang rata-rata. 10% orang yg punya tujuan yg jelas hidup di atas rata-rata. dan hanya 3% saja orang yang punya tujuan yg jelas, dan dia memVISUALISASIKANnya memiliki masa depan luar biasa.
ternyata dengan memilki impian saja belum cukup. selain usaha tentu saja juga perlu visualisasi. seperti cerita di The Secret yang menceritakan seseorang yg penyan beberapa imppian dan slah satunya adalah dia pengen beli rumah untuk keluarganya. dia cari gambar rumah yg dia mau,,lalu dia tempel di papn impiannya,, setiap hari dia melihatnya,, bangun tidur, mw tidur,, selalu terlihat semua impian-impianya.. dia memvisualisasikannya. lalu beberapa tahun kemudian ketika dia pindah rumah dan beres-beres: red.. dia menemukan papan impiannya dulu,, dan betapa terkejutnya dia ketika melihat bahwa rumah yang dia tempatinya kini SAMA PERSIS dengan gambar rumah di papan impiannya dulu.. Subhanallah!!

saya juga belajar demikian kawan. impian-impian saya. saya tulis dalam buku note saya, bukan diary book lho.. note saya isinya tentang catatan penting saat mengikuti pengajian maupun seminar.  meniru seperti para ulama yang mempunyai banyak kitab-kitab penting dan kitabnya tersebut diringkas dalam buku kecil yang bisa dibawa kemana-mana, repot juga kan kalo setiap waktu membawa kitab2 yang besar juga banyak, note saya bawa kemanapun.. saat kerja, saat sholat, saat kuliah dan saat-saat penting lainnya, kadang saya baca dan renungkan, sejauh ini sudah sampai mana? kapan saya akan menyelesaikannya? kapan saya akan meraihnya? bagaimana cara cepat menyelesaikannya? butuh berapa lama lagi saya? apakah saya masih punya waktu? dan pertanyaan yang banyak lagi.. yang terkadang membuat saya malu dengan apa yang telah saya tulis.. meski tidak berjalan cepat sepeti yang diharapkan namun setidaknya berjalan perlahan mengikuti jalan yang sudah direncanakan. nah jika sudah dalam tahap inilah kesabaran adalah kunci utamanya..

gak bisa kan membuat rumah yang bagus dalam sekejab, semua butuh proses yang lama. dari membuat pondasi, memasang tembok, membuat kamar-kamar, memasang genteng hingga finishing di cat dan semua perabotan didalamnya semuanya butuh proses yang lumayanan lama, dan jika tanpa disertai kesabaran maka jadinya tidak akan maximal, kena gempa kecil aja bisa rubuh dan sebagainya..

begitu juga dalam meraih impian semuanya juga harus penuh kesabaran, belajar buat time limitnya.. kapan impian tersebut harus kita capai,, biar lebih terarah dan jadi lebih fokus. inget dulu ketikabaca dan nonton fiem Ayat-ayat Cinta.. disana digambarkan bahwa Fahri seorang yang punya target-targetan.. dia tulis, dia bikin bagan dan ditempel di dinding kamarnya,, kapan dia lulus, kapan dia ini kapan dia itu,, bahkan kapan dia nikah pun ditulis,

selagi kita masih bisa bergerak, selagi masih muda, selagi masih mampu dan diberikan potensi oleh Tuhan, kenapa nggak kita tetapkan impian-impian kita,, karena sya yakin semua orang pasti punya impian, pertanyaannya sudah jelaskah impiannya?

“mimpi adalah kunci,, untuk kita menaklukan dunia,,
berlarilah, tanpa lelah,, sampai engkau meraihnya…”

Bukan hal yang mudah  untuk mewujudkan sebuah impian tetapi bukan berarti tidak bisa, disini dibutuhkan perjuangan dan semangat kuat..

mari menggapai impian, mari menggapai kesuksesan…

bersediakah engkau kawan?

semoga bermanfaaat.

Iklan