bismillahirahmanirahim.
sahabatku semua yang dirahmati Allah, why do you love me? sebuah pertanyaan yang sering ditayakan kepada seseorang yang mencintainya? pentingkah pertanyaan ini? sehingga sering kali yang mencintai kita sulit menjawabnya… why do you love me? kenapa?… alasannya…
apakah engkau mencintaiku? mungkin dengan mudah akan dijawab, ya Sayang!, terus jika dilanjut pertanyaan kenapa kamu mencintaiku? apa yang bisa dijawabnya… pertanyaan mudah yang seringnya membelenggu lidah …
bagaimana denganmu kawan? apakah engkau bisa menjawabnya? coba jawab…
sebuah kisah menarik, pahamilah dan renungilah……

Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-2 saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-2 sensitif. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.
Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.

baca kisah selengkapnnya…

Iklan