bismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, Membincang Ramadhan erat kaitannya dengan cinta dan kasih sayang. Ramadhan bulan suci penuh cahaya cinta. Bertaburan rahmat dan rizki serta ampunan. Bulan ini adalah anugerah Rabb semesta alam, Allah SWT kepada hamba-hamba yang mengenal dan takut pada-Nya. Bagaimana ya to tidak kawan?, Allah Swt  sendiri telah memilihnya sebagai bulan dimana kasih sayang-Nya ditumpahkan di seantero langit dan bumi.

Sepertiga pertama adalah bentuk awal dari cinta kasih Allah kepada para hamba-Nya (awwaluhû rahmah). Sementara sepertiga kedua adalah implementasi rasa cinta Allah dalam bentuk yang lebih besar, yaitu berupa ampunan (awsathuhu maghfirah). Adapun sepertiga terakhir adalah puncak ungkapan cinta Allah yang berupa penyelamatan dari api neraka (itqun minan nâr).

apakah cinta itu? kawan… saya rasa kata cinta tak asing ditelinga kita,

Cinta, ya Cinta, sebuah kata yang sarat dengan makna. Tak ada seorang manusia pun di dunia ini yang tak mengenal cinta
Karena cinta sesungguhnya telah ada sebelum manusia itu ada. Ia akan terus tumbuh dan bersemi di dada, meski manusia itu sendiri telah tiada.

norma keiysa avicenna menulis indah tentang cinta….

Cinta itu adalah ketika timbul perasaan aneh disekujur tubuhmu baik ketika kau melihatnya, mendengarnya, ataupun ketika kau merasakan kehadirannya di dekatnya. Adakalanya kau selalu ingin dekat dengannya, namun yakinlah, bahwa jarak yang jauh terkadang justru mampu mendekatkan hati kalian. Dan juga sebaliknya, kedekatan tanpa ikatan pernikahan seringkali merenggangkan hati kalian.

Cinta itu tumbuh secara tak terduga. Terkadang kau berpikir bahwa kau LEBIH BAIK mencintai orang tersebut. Namun ketika HATImu menolaknya kau tak akan mampu berbuat apa-apa. Biarlah perlahan-lahan hatimu, bersama dengan masa yang akan menghapusnya dari pikiranmu.
Namun ketika HATImu membenarkan kau justru akan dibuat kebingungan karenanya. Kau justru akan berpikir ulang sebelum kau benar-benar yakin bahwa dialah cintamu yg sebenarnya.

lalu bagaimana cinta karena Allah ? …

Cinta karena Allah adalah ketika kau mengerti, tak hanya kelebihan dari orang itu yang kau lihat, namun juga MEMAHAMI dan MENERIMA kekurangan-kekurangan yang dimilikinya. Sungguh pun kau baru boleh mengatakan bahwa “aku mencintainya” setelah kau benar-benar mengenalnya dgn sebenar-benarnya, yaitu baik dan buruknya.

Cinta karena Allah itu tidak akan pernah sebatas pada penampilan dan kecantikan. Adakalanya kau akan lebih mencintai sebongkah arang hitam daripada sebutir intan yang berkilauan. Karena sesungguhnya kau sadar bahwa kau membutuhkan sebuah kehangatan yang mampu mengusir rasa dingin dari jiwamu. Lebih daripada sekedar keindahan yang ternyata membuatmu beku kedinginan.

Cinta karena Allah itu TIDAK akan tumbuh dari kecantikan seseorang. Namun KECANTIKAN seseorang justru akan tampak ketika kau mencintainya. Adalah bagaimana kau bisa mencintainya karena akhlak dan agamanya, bukan pada rupa, harta, ataupun nasabnya. karena dengan inilah kau bisa menepis kefakiran, kehinaan, ketidak bahagiaaan, dan kemudian menggantinya dengan kemuliaan yang diridhoi oleh Allah SWT.

Cinta karena Allah akan membuatmu merasa tidak perlu memiliki meskipun dalam hatimu kau sangat ingin. Adalah bagaimana kau bisa ikhlas ketika dia ternyata lebih mencintai orang lain dan bahkan kau pun bisa berdoa agar mereka bisa berbahagia.

Cinta karena Allah tidak akan menggiringmu pada jurang kemaksiatan. Ketika kau melihat dia dan mencintainya, hal itu akan membuatmu semakin berbenah diri, kau menjadi mampu melihat kekurangan-kekurangan dirimu untuk kemudian memperbaikinya.

Cinta Karena Allah tidak akan membuatmu berpikir sempit, justru kau akan berpikir lebih jauh ke depan, lebih matang, lebih dewasa, dan ke arah yang lebih serius…!! Kau tidak akan berpikir dan membayangkan apabila kalian sudah pacaran, namun kau sudah berpikir ke arah pernikahan. Karena kau sadar bahwa ia jauh lebih kokoh, suci, berarti dan bermakna di hadapan Allah daripada sekedar pacaran.

Cinta karena Allah terkadang tak tumbuh dengan sendirinya. Kita seperti layaknya diberi biji untuk ditanam. Lalu ia tergantung pada bagaimana kita merawatnya. Jika kita baik, maka baik pulalah perasaan itu, dan juga sebaliknya. Terkadang pula bisa jadi ia tumbuh dengan sendirinya. Ada saat dimana kau terkadang ingin membunuh saja perasaan tersebut namun entah mengapa kau tak berdaya. Karena sebenarnya bukanlah kita yang menumbuhkan perasaan cinta tersebut, namun Rabb yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang lah yang berkehendak atas segala perasaan itu.

Cinta karena Allah Bukanlah tentang bagaimana kalian saling memandang, namun bagaimana tentang kalian melihat ke arah yang sama, dan berjalan ke arah yang sama. Kalian sadar bahwa kalian tidak akan mampu menghadapi perjalanan tersebut sendirian melainkan kau butuh seseorang untuk berjalan disisimu, yang saling membantu, saling meringankan, dan saling mengarahkan dalam perjalanan menggapai Ridha-Nya

Cinta karena Allah tidaklah selalu membutuhkan beragam kesamaan diantara kalian. Namun yang terpenting adalah kesamaan prinsip dan tujuan, yaitu menggapai ridha Allah SWT. dalam dirimu kau pun ingin agar kau merasa layak untuk mencintai dan dicintai olehnya.

indah bukan sahabatku, cinta itu memang indah dan mengindah yang mendalaminya….

sahabatku yang dirahmati Allah..

Mari maknai cinta itu dengan kelembutan, kasih sayang dan perhatian yang sepenuh hati
Agar cinta itu benar-benar dapat menemukan kesejatiannya dan ketulusannya
Tanpa harus dibumbui oleh prasangka dan ego di dada

Karena Sesungguhnya, Cinta itu adalah :

Ketika hatimu terluka tapi mampu untuk memaafkannya
Ketika hatimu menangis tapi mampu untuk tersenyum karenanya
Ketika hatimu bersumpah untuk setia walau ia telah mengkhianatimu
Ketika hatimu mampu membahagiakannya tanpa meminta balasan darinya

Ketika kamu mencintainya tanpa kenal waktu
Ketika kamu tersenyum walau hatimu terluka
Ketika kamu mengalah meski pendapatmu benar
Ketika kamu mampu untuk memaafkannya tanpa ia pinta

Ketika engkau tertawa oleh ocehannya yang tak pernah lucu
Ketika engkau memberi apa yang paling engkau sukai
Ketika engkau mau menerima apa yang tidak kamu sukai darinya
Ketika engkau selalu mengharapkan kehadirannya

Ketika ketulusan menjadi panji-panji cintamu
Ketika kejujuran selalu menghiasi setiap ucapanmu
Ketika kesetiaan menjadi tanda tangan cintamu
ketika perhatian adalah makanan keseharianmu

cinta oh cinta…. seperti apa cintamu kawan? coba terangkan kepadaku….

sahabatku yang mulia, Rasulullah saw datang dengan membawa cinta, beliau adalah pribadi yang penuh cinta, perkataanya, perbuatanya dan sikapnya semua tercipta karena cinta, beliau menyampaikan surat-surat cinta untuk manusia se alam raya, tak bisa di pungkiri al-Qur`an merupakan salah satu wujud kasih sayang Tuhan. Ia adalah sekumpulan surat cinta Tuhan yang diturunkan kepada segenap manusia beserta alam semesta. ya to tidak kawan…?

nah untuk apa alquran diturunkan kepada manusia? untuk apa kawan?…

Al-Qur`an diturunkan pada malam keberkahan (innâ anzalnâhu fî lailatin mubârakah. [Ad-Dukhân: 3]). Malam keberkahan itu disebut malam Lailatul Qadar (innâ anzalnâhu fî lailatil qadr. [Al-Qadr: 1]). Dan malam Lailatul Qadar terdapat pada bulan Ramadhan (Syahru Ramadhân alladzî unzila fîhi al-Qur`ân…[Al-Baqarah: 185]).

Maka mukjizat al-Qur`an yang hingga kini dan sampai kapanpun akan tetap terjaga nan abadi adalah sebongkah ungkapan cinta dari Allah. Lalu apa yang seharusnya kita lakukan terhadap al-Qur`an. lalu, Apakah hanya sebatas kita baca ‘surat cinta’ itu? Atau kita baca sambil menghayati kandungan maknanya? Atau kita jadikan ia sebagai bekal termewah untuk meniti kehidupan dunia dan akhirat? to akan dijadikan pelengkap hiasan dirumah saja, to hanya sebagai bukti bahwa engkau orang muslim yang berkitabkan Alquran, hayo untuk apa kawan?
sahabatku, Jika pertanyaan pertama yang kita pilih, maka hanya dengan membacanya pun kita telah mendapatkan pahala.ya jelas dengan membaca Alquran mesti satu huruf saja itu sudah dinilai pahala, apalagi satu ayat, apalagi satu surat, apalagi satu, apalagi khatam alquran… apalagi membaca tiap hari…

saya ingin tanya?

berapa kalikah kamu khatam alquran dalam setahun? jika terlalu lama dalam sebulan to dalam seminggu to engkau setiap hari khatam alquran, hayo jawab kawan? berapa kali engkau khatam alquran 30 juz selama hidupmu?

pertanyaan itu pernah menghantui saya, ya saya gemar membaca buku dan tiap minggu selalu menyelesaikan satu buku, buku setebel “LATAHZAN dan CAHAYA ZAMAN” karya DR.AIDZ ALQARNI dalam satu minggu sudah saya babat habis. buku yang bagus yang tak mungkin dilewatkan karena banyak sekali sekarang orang yang merasa sedih dengan kehidupannya. karena jadi langganan di toko buku itu, antara pedagang dan pembeli tak ada bedanya, saya pun jadi akrab dengan pedagangnya. namanya pak TANJUNG dia berasal dari ACEH.

suatu kali setelah saya beli buku, beliau tanya “buku itu biasanya berapa hari selesai? saya jawab. paling lama seminggu, paling cepat 1-2 dah khatam..karena bukunya tidak terlalu tebel sih,

lalu dia tanya. “kalau alquran berapa kali kamu khatam? mendengar pertanyaan itu lidah saya rasanya tak bisa bergerak, dalam hati langsung sadar, oh iya ya, selama ini membaca alquran cuma ambil surat sekenyanya saja. tanpa ada kontinuitas membaca untuk mengkhatamkan 30 juz. nah sejak itu saya pun berkomitmen insyaAllah dalam satu tahun minimal khatam Alquran 1 kali, dan alhamdulillah tahun kemaren sudah terwujud, caranya mudah kok, alquran itu 30 jus, 1 juz terdiri dari 7-8 halaman, nah kita sholat 5 waktu sehari, tariklah 8 halaman, 8 halaman sama dengan 16 lembar muka ( 1 juz) di bagi 5 maka setelah selesai sholat fardhu kita membaca 3.2 muka halaman saja, saya rasa tidak berat bukan… berarti sama dengan membaca 2 lembar halaman tiap habis sholat fardhu. istiqomahkan selama 5 waktu, sudah dapat 1 juz sehari. terus istiqomahkan selama 1 bulan, alhamdulillah kamu pasti khatam alquran 3o juz, terlebih ini bulan ramadhan. isyaAllah project 1 hari 1 juz, insyaAllah akan mudah,

sahabatku yang dirahmati Allah, Bila kita memilih pertanyaan kedua, maka pahala dan hasilnya akan semakin banyak. Sebab, setelah kita memahami kandungan maknanya, kita akan beranjak mengamalkannya. tapi yang selalu menjadi pertanyaan saya yang sering saya tanyakan sendiri, dalam syiir tanpa waton gusdur diterangkan; akeh kang apal quran hadiste seneng ngafirke marang liyane, kafire dhewe ra digatekke yen isih kotor ati akale…

Banyak yang hafal Qur’an dan hadistnya
Suka mengkafirkan kepada lainnya
Kekafirannya sendiri tidak diperhatikan
Kalau masih kotor hati akalnya

Imam Bukhari r.a. bahwa Abu Dzar mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud: “Tidak boleh seorang lelaki menuduh lelaki yang lain sebagai fasik atau kufur karena tuduhan itu akan kembali semula kepadanya jika yang dituduh itu tidak sedemikian”.

nah itu yang harus diperhatikan sangat-sangat kawan, terlebih jika adanya perbedaan-perbedaan…

Dan apabila pertanyaan ketiga yang kita tempuh, maka kebahagiaan hakiki akan kita raih.

Tapi ironisnya, jika kita justru acuh tak acuh terhadap surat-surat cinta itu. Jika membacanya saja enggan, maka bagaimana kita bisa mendapatkan cinta dari Dzat yang mengirim surat cinta itu? Dan jika demikian yang terjadi, berarti secara tidak langsung kita telah menolak cinta dan kasih sayang Tuhan yang sebenarnya dialamatkan kepada kita. ya to tidak kawan ?

“Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah…? padahal sesungguhnya Dia telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian, tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat…? dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita..? dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya. kemudian dia mengembalikan kamu kedalam tanah dan mengeluarkan kamu (daripadanya pada hari kiamat) dengan sebenar-benarnya” (Firman Allah dalam Al-Qur’an surat Nuh ayat 13 s/d 18 ).

Begitu , jelas nya Allah memberi keterangan kepada seluruh hamba-hamba Nya , agar selalu menjadi orang yang bertaqwa dan memperhatikan seluruh Firman Nya, agar tidak berjalan didalam kesesatan, karena kelak semua itu akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah, dan hukuman Allah pun sangat keras bagi mereka yang tidak memperhatikan kebenaran dari firman Nya yaitu Al-Qur’an, surat cinta nya yang terindah yang diturunkan lewat junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, dengan contoh Teladan yang baik.

Ia membimbing manusia mengenal Tuhannya, dengan penghargaan yang tinggi terhadap rasio. Ia menyuruh manusia menyelidiki alam semesta,juga dirinya sendiri ( QS. Yunus ; 101 ).
 
Seorang penulis Italia, Laura Ceccia Vaglieri berkata, “Bacalah buku ini ( Al Qur’an ), ia tidak membosankan, bahkan dengan mengulang- ulang membacanya akan bertambah kecintaan kita. Ia memberikan perasaan hormat yang mendalam dan juga wibawa.”
sahabatku yang dirahmati Allah..

Perlu kita tanyakan pada diri kita maing-masing. Berapa kalikah kita membacanya setiap hari? Apakah kita membacanya sehingga hafal? Dan apakah kita memahami isi surat cinta terindah dari Allah?

Jika kita dekat dengan Al-Qur’an dan berusaha untuk memahami isinya, pasti perilaku dan ucapan kita akan menghiasinya dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga kita bisa menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dekat kita. Dan kita berusaha untuk memahaminya sehingga perilaku dan ucapan kita tercermin dalam kehidupan kita sehari-hari. karena memang tiada surat cinta terindah yang patut kita baca dari sekedar surat cinta dari manusia  melainkan surat cinta dari Allah SWT yaitu Al-Qur’an.

Aku tahu
PUISI CINTA tidak kemana-mana
PUISI CINTA tidak ada apa-apa
PUISI CINTA tunduk dan malu
dihadapan kemuliaan AL QURAN.

Apalah ada pada PUISI CINTA
kalau dibandingkan dengan AL QURAN.

Aku juga tahu
kalau seluruh hayat ku
ku tumpahkan tenaga
buat menulis PUISI CINTA…
atau apa saja tulisan
namun…
maseh juga tidak mampu
menandingi kehebatan AL QURAN.

PUISI CINTA hancur dihadapan AL QURAN
PUISI CINTA lemah dihadapan AL QURAN
PUISI CINTA tunduk dihadapan AL QURAN
PUISI CINTA tidak berharga dihadapan AL QURAN.

Aku juga sedar
sekurang-kurangnya
tulisan PUISI CINTA ku
akan dapat mendorong ku
dan memimpin ku
kepada…
cinta AL QURAN.

lalu, siapa yang masih enggan membaca surat-surat cinta dari tuhanNYA ?

kamu iya kawan…????

Seharusnya MALU Mengaku Muslim, Jika dalam Sebulan bahkan setahun bahkan seumur hidup Al-Qur’an Tidak pernah Khatam alquran……

allahumma nawwir qulubanaa bilqur’an, wazayiin akhlaqana bilqur’an, wanajjinaa minalnari bilqur’an, waadkhilna fill jannati bilqur’an….

Allahummar hamna bil Quran
waj’alhu lana imaamau wa nuurau wa hudaw wa rahmah
Allahumma dzakkirna minhu maa nasiina
wa ’allimna minhumaa jahiilna
warzuqna tilaawatahu
aana al laili wa athrofannahar
waj’alhu lana hujjatan
Yaaa rabbal ‘alamiin

Ya Allah sayangi kami dengan Al-Qur’an

jadikan Ia pemimpin, cahaya, petunjuk dan rahmat bagi kami

Ya Allah ingatkan kami atas segala alfa

ajari kami dari ketidaktahuan

dan karuniakan atas kami kesempatan

untuk membaca Al-Qur’an siang dan malam

Jadikan Al-Qur’an sebagai hujjah bagi kami

Wahai Allah Rabb semesta alam

semoga bermanfaat…

Iklan