Bismillahirahmanirahim,

Sahabatku semua yang dirahmati Allah, “seberapa hebat kita dalam mencari kekayaan, hingga berani melupakan sang pemilik segala perbendaharaan langit dan bumi…?

Siapa yang ingin hidup susah?
Siapa yang ingin menderita..?
Pertanyaan yang tak perlu jawaban, karena jawbanya sudah jelas dan semua orang pasti akan mengarak kesana semua.

Mau kaya ? Jangan mengambil jalan pintas dg jalur kemusrikan. Sebab kalaupun kaya, kekayaan itu bukan dari Allah, tapi dari setan dg seizinNya, walhasil namanya saja dari setan, kekayaannya itu membawa bara api, rumah tangga jadi panas, rejeki panas, kekayaanpun membawa hawa panas buat yg lainnya, akhirnya kekayaanya ini justru membawa bahaya buat dirinya.

Disebut dalam alquran bahwa salah satu efek dahsyat dari kemusrikan adalah menumbalkan keluarga, menumbalkan anak keturunan. Agaknya, menumbalkan keluarga atau anak keturunan pada zaman sekarang ini bukan menumbalkan darah keluarga dan anak keturunan kita. Bukan, taopi lebih pada memberikan penyakit buat anak, kaya, lewat jalur syirik hasil kekayaanya adalah hasil uang haram.sungguh pun kita berdagang dengan uang dan keringat sendiri dan Sungguhpun kita jujur dalam berusaha dan berniaga. Hati-hati, kemusrikan kadang bersembunyi diperbuatan-perbuatan kecil yg samar yg boleh jadi kerap kita lakukan, tahukah kamu kawan seperti apa itu?

Contohnya itu sederhana saja seperti menaruh benda pusaka dirumah yg kita percayai mempunyai kekuatan magis atau meletakkan batu keberuntungan diwarung atau ditempat toko..

Aneh kan, melihat kenyataan dewasa ini yang diberitakan di media orang-orang meminta kelulusan pada bocah yg dianggap mempunyai batu ajaib. Menyembuhkan segala penyakit, eh tahunya gak bisa lulus ujian sekolahnya sendiri? Coba pikir… Aneh tidak, tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri kok mau menyelamatkan orang lain… Tapi sedihnya orang-orang kok masih saja percaya dg kehebatan batu tersebut, padahal ada Allah yg jauh lebih hebat pengabul segala permintaan bagi orang yg mau meminta kepadanya, ayo kawan… Pikir…lah…pikir..

Shabatku semua yg dirahmati Allah, satu lagi kekayaan adalah bukan kekayaan bila didapat dengan melupakan Allah, sebagaimana kesuksesan bukan kesuksesan bila kita membelakangi allah. Stoplah yang sering mengeluh di fb, di twiter, dimedia sosial manapun… Lihatlah jauh kebawah.. Lihatlah betapa Allah cukupkan beribu kenikmatan-kenikmatan kepadamu, cobalah kamu menghitungnya??

Koreksi diri, koreksi cara kita mendapatkan kekayaan, koreksi cara kita dalam meraih kesuksesan, saya khawatir, bila kita salah dalam mencari kekayaan, dan meraih kesuksesan, sesungguhnya kita sedang membeli neraka, neraka dunia dan neraka akhirat. Bila kita melupkan Allah, sesungguhnya yg kita tanam adalah pohon yg berbuah penderitaan dan kesengsaraan…

Tentunya kamu tidak mau seperti itu kan ??
Semoga Allah melindungi kita semua dari bahaya barang haram yag ada disekitar kita.

“Tidak ada keuntungan bagi mereka yg tidak benar jalanya… Dan sebenar-benarnya jalan adalah jalan Allah”

Bagaimana denganmu kawan, mau kan hidup dalam jalan-jalan Allah???

Blogging from BB
#temukan penyebabnya-temukan jawabanya,

Semoga bermanfaat,

Iklan