Iklan
Beranda

Klasifikasi Material Teknik

8 Komentar


berkaitan dg Mata kuliah material teknik with bapak Qomarudin, Ir. MT.

Klasifikasi Material Teknik:

Secara garis besar material teknik dapat diklasifikasikan menjadi :

  1. Material logam
  2. Material non logam

Berdasarkan pada komposisi kimia, logam dan paduannya dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu:

  1. Logam besi / ferrous
  2. Logam non besi / non ferrous

dowload referemsi material teknik disini dan disini

Logam-logam besi merupakan logam dan paduan yang mengandung besi (Fe) sebagai unsur utamanya.

Logam-logam non besi merupakan meterial yang mengandung sedikit atau sama sekali tanpa besi. Dalam dunia teknik mesin, logam (terutama logam besi / baja) merupakan material yang paling banyak dipakai, tetapi material-material lain juga tidak dapat diabaikan. Material non logam sering digunakan karena meterial tersebut mempunyai sifat yang khas yang tidak dimiliki oleh material logam.

baca selengkapnya…

Iklan

material teknik

1 Komentar


Mata kuliah material teknik with bapak Qomarudin, Ir. MT.

Ilmu material atau teknik material atau ilmu bahan adalah sebuah interdisiplin ilmu teknik yang mempelajari sifat bahan dan aplikasinya terhadap berbagai bidang ilmu dan teknik. Ilmu ini mempelajari hubungan antara struktur bahan dan sifatnya. Termasuk ke dalam ilmu ini adalah unsur fisika terapan, teknik kimia, mesin, sipil dan listrik. Ilmu material juga mempelajari teknik proses atau fabrikasi (pengecoran, pengerolan, pengelasan, dan lain-lain), teknik analisis, kalorimetri, mikroskopi optik dan elektron, dan lain-lain), serta analisis biaya atau keuntungan dalam produksi material untuk industri.

Perkembangan terakhir, ilmu tentang bahan ini mendapat sumbangan yang besar dari majunya bidang nanoteknologi dan mulai diajarkan secara luas di banyak universitas.

bagian dari ilmu dan teknik materialTeknik Material adalah bidang yang mempelajari hubungan antara struktur mikro (butir dan kristal dalam material) – sifat material (kekuatan, ketangguhan, kekerasan, keuletan, dan sebagainya) – dan proses pembuatannya (metalurgi serbuk, pencairan pembekuan, sintering, hingga preparasi sol – gel). Beberapa literatur menambahkan satu aspek lagi, yaitu performa material, sehingga para ahli material mampu memperkirakan waktu yang dibutuhkan sampai material tersebut mengalami kegagalan. Mengetahui kondisi struktur mikro dalam suatu material akan membantu kita memperkirakan sifat yang ada dalam material tersebut, maupun proses pembuatan sebelumnya. Begitu pula sebaliknya, dengan merancang proses pembuatan material, kita bisa memperkirakan bagaimana struktur mikro nya dan bagaimana sifat yang dihasilkan.

Secara umum, kondisi ketiga hubungan diatas erat hubungannya dengan komposisi kimia material dan temperaturnya (proses pembuatan ataupun pada saat penggunaan). Perbedaan yang terjadi dalam struktur mikro dan sifatnya, menunjukkan perubahan perubahan dalam komposisi kimia secara mikro. Perubahan ini hanya terjadi jika ada temperatur yang cukup untuk membuat atom bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya.

baca selengkapnyaa…

mekanika kekuatan material ; tegangan dan regangan

2 Komentar


Mata mekanika kekuatan material with bapak Imam Basyori ST.MT
TEGANGAN
Definisi tegangan: gaya yang bekerja pada suatu bidang dibagi dengan luas bidang tersebut
 —> Tegangan = Gaya / Luas
tegangan pada umumnya dibagi 2 yaitu:
– Tegangan Normal, dan
– Tegangan Geser.
Tegangan Normal
Intensitas gaya per satuan luas. gaya yang bekerja adalah yang tegak lurus pada bidang
Misal kita ambil permukaan di bidang xy, maka gaya yang bekerja mengarah ke arah sumbu z. Dan besarnya bisa dicari dengan rumus
σz = Fz / Axy

%d blogger menyukai ini: