Iklan
Beranda

Dalam kesunyian ada ketenangan

1 Komentar


bismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah. dalam kesunyian ada ketenangan, begitulah kira-kira hakekat kehidupan, seperti yang ditulis M. Iqbal dawami penulis buku cita-cita ( the secret and power within)

kawan, Setiap orang akan berbeda dalam menyikapi berbagai gejolak hidupnya. Menyikapi hidup terkadang gampang-gampang susah. Gampang untuk bicara, susah untuk dijalankan. Adakalanya kita bisa berpikiran jernih sehingga semuanya nampak indah, dan adakalanya hati kita dalam keadaan  gelap sehingga keluh kesah pun tak dapat dihindari.  Keluh kesah dan ketenangan silih berganti menyelimuti perjalanan hidup kita. Dan semuanya sudah menjadi hukum Allah bahwa kehidupan ini memang selalu berputar dan berpasang-pasangan, yang menjadikannya sebagai ujian, pelajaran, cobaan dan peringatan bagi orang-orang yang berpikir.

 berikut ini tulisannya. bacalah seraya memahami maksud tersirat didalamnya,

Hampir setiap pagi jika anakku bangun pagi, aku sering mengajaknya jalan-jalan ke pematang sawah. Dia tampak antusias setiap kali aku ajak ke persawahan. Aku bonceng dia dengan sepeda ontel. Di sawah kami jalan-jalan, kadang duduk-duduk. Di sana kami melihat hamparan sawah sejauh mata memandang. Kami menyaksikan burung-burung yang terbang, saat petani mengusirnya. Kami juga melihat petani baru berdatangan, dan siap bekerja. Pada kali itu, kami melihat padi mulai menguning, yang beberapa hari sebelumnya masih tampak hijau. Jadi, kami menyaksikan perubahan padi dari hari ke hari.

baca kisah cahaya hati selengkapnya…

Iklan

Doa seorang muslimah

Tinggalkan komentar


Bismillahirrahmanirrahiim…

Ya Allah, Dzat yang menggenggam nyawa dan hatiku…
Izinkanlah diriku menjadi sekuntum bunga yang dihiasi dengan kelopak akhlak mulia, harum semerbak wanginya dengan ilmu agama dan cantiknya terpancar karena iman dan taqwa…

Ya Allah,
Izinkan aku menjadi bunga terindah, namun keindahannya bukan menjadi pengundang dosa dan bukan menjadi sumber perhatian mata laki-laki ajnabi yang akan menjadi fitnah hati dari laki-laki yang berjiwa sepi…

doa selengkapnya…

kenapa harus menikah denganmu ?

14 Komentar


Bismillkahirahmanirahim

sahabatku semua yag dirahmati Allah, judul yang membuat pertanyaan yang mendalam, kanapa aku harus menikahimu ? pertanyaan yang harus dijawab dengan sejujurnya, seberapa pentingkah pertanyaan itu sehingga harus dijawab? dan kenapa juga harus dijawab? siapa diantara kalian yang mau menjawabnya untukku ?

sahabatku, Membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis memang menjadi dambaan. Namun tentu saja untuk mencapainya bukan persoalan mudah. Butuh kesiapan dalam banyak hal terutama dari sisi ilmu agama. Sesuatu yang mesti dipunyai seorang istri, terlebih sang suami.

Tidak salah jika ada yang mengatakan bahwa menikah berarti menjalani hidup baru. Karena dalam kehidupan pasca pernikahan memang dijumpai banyak hal yang sebelumnya tidak didapatkan saat melajang. Tentunya semua itu bisa dirasakan oleh mereka yang telah membangun mahligai rumah tangga.

“aku ingin bersamamu dalam naungan ilmu menggapai ridho Allah yang mulia”

sebuah kisah yang harus kita selami maknanya…..

Ini adalah kisah seorang pemuda tampan yang shalih dalam memilih calon istri, kisah ini tak bisa dipastikan fakta atau tidak, namun semoga pelajaran yang ada didalamnya dapat bermanfaat bagi kita semua, terutama Muslimah yang belum menikah semoga menjadi renungan.

Ia sangat tampan, taat (shalih), berpendidikan baik, orangtuanya menekannya untuk segera menikah.

Mereka, orangtuanya, telah memiliki banyak proposal yang datang, dan dia telah menolaknya semua. Orangtuanya berpikir, mungkin saja ada seseorang yang lain yang berada di pikirannya.

Namun setiap kali orangtuanya membawa seorang wanita ke rumah, pemuda itu selalu mengatakan “dia bukanlah orangnya!”

Pemuda itu menginginkan seorang gadis yang relijius dan mempraktekkan agamanya dengan baik (shalihah). Suatu malam, orangtuanya mengatur sebuah pertemuan untuknya, untuk bertemu dengan seorang gadis, yang relijius, dan mengamalkan agamanya. Pada malam itu, pemuda itu dan seorang gadis yang dibawa orangtuanya, dibiarkan untuk berbicara, dan saling menanyakan pertanyaan satu sama lainnya, seperti biasa.

baca kisah cahaya hati selengkapnya….

Dimana tempatmu bersandar ?

3 Komentar


Bismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, sebelumnya saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1433 H, semoga hikmah dari Qurban dapat menyentuh hati kita, kawan.. mungkin diantara 2000 pembaca perhari ini ada yang bertanya-tanya, kok blog saya ini isinya sometimes about islam -cahaya hati and sometimes about engineering and etc, iya, saya rasa kamu sudah tahu jawabnnya… jawaban ada dibawah,…

sahabatku yang baik hatinya,

Sandaran hidup manusia beragam. ada yang bersandar pada Harta, tahta, wanita/pria adalah sandaran hidup yang paling populer. Kemudian ada pula yang menjadikan “ilmu”, benda-benda “pusaka/keramat”, kesaktian, ajian atau mantra yang dalam percakapan sehari-hari di kalangan Bugis-Makassar disebut “baca-baca” sebagai pegangan hidup.

Tidak sedikit pula yang menjadikan sesama manusia sebagai sandaran hidup. Ada yang menamakannya pemimpin, selebritis, ilmuwan, orangtua, kekasih (pacar, suami/istri) dan lain sebagainya. Malah, ada juga yang mengandalkan “diri sendiri” sebagai sandaran/pegangan hidup. Hanya sebagian kecil saja dari kalangan manusia yang menjadikan Allah sebagai sandaran, cantolan, pegangan, backing/beking hidupnya. Itu pun seringkali manusia berpaling atau bahkan lari menghidar dari Tuhan, sandaran hidup mereka sendiri. makanya banyak dari kita yang hidupnya tidak bahagia, karena apa? karena kita tidak bersandar kepada dzat yang maha membahagiakan yaitu Allah swt.

kiranya kisah cahaya hati berikut dapat membuka mata hati kita….

Pada suatu kesempatan ada seorang anak yang bertanya pada ibunya, “Bunda, temanku tadi cerita kalau ibunya selalu membiarkan tangannya sendiri digigit nyamuk sampai nyamuk itu kenyang supaya ia tak menggigit temanku. Apa bunda juga akan berbuat yang sama buat aku?”

Sang ibu tertawa dan menjawab terus terang, “Tidak Nak. Tapi, Bunda akan mengejar setiap nyamuk sepanjang malam supaya tidak sempat menggigit kamu dan keluarga kita.”

baca kisah cahaya hati selengkapnya…

Dirimu sebuah penantian

4 Komentar


Bismillahirrahmanirrahiim…

Dirimu adalah…
Sebuah sketsa wajah yang belum tergambar…
Sebuah nama yang urutan abjadnya belum terangkai…
Sebuah misteri yang masih berada dalam genggaman kuasaNya..

Menanti hadirnya dirimu membuatku banyak belajar…

Belajar tentang kesendirian…
Bahwa kesendirian bukanlah sesuatu yang memalukan…
Karena kesendirian membuatku lebih terjaga…
Karena kesendirian membuatku semakin mengenal dan mencintaiNya…

Belajar tentang kebersamaan…
Bahwa kebersamaan yang kini ku rasakan pasti akan berlalu suatu saat nanti…
Karena kebersamaanku dengan orang tuaku, teman-temanku dan orang-orang yang ku cintai juga bagian dari siklus kehidupan yang akan berakhir pada waktunya…

baca cahaya hati selengkapnya…

Indahnya berQurban

Tinggalkan komentar


للّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، وَلِلّهِ الْحَمْ

Selamat Ber-Qurban , bagi umat ISLAM ,
Semoga Allah melimpahkan Berkah, Rahmat & HidayahNya pada kita semua….
​آمِيّنْ… آمِيّنْ… يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّنْ
….人
.. ( ◎)________人
..║ ∩║____.-:””””””;-.
..║ ∩║___ (*(*(*|*)*)*)
..║ ∩║_ ║∩∩∩∩∩∩∩∩∩║
Selamat Hari Raya Idul Adha.1433 H

Karena “IKHLAS”  Hati jadi bersih, Karena  ” IMAN ”  Hati jadi kuat,   Karena ” AKHLAK ” Hati jadi indah, Karena  ” MAAF ” Hati jadi Kaya. Dlm rgka m’nymbut Hari Raya Qurban, jika ada lisan mengusik Sanubari, Jika ada tingkah melukai hati,  Jika ada sikap menuai benci, mohon maaf lahir dan bathin. Semoga Keihklasan Nabi Ibrahim as dan Kesabaran Nabi Ismail as menjadi Tauladan yg dpt kita
Semoga kita diberi keshalehan seperti Nabi Ibrahim A.S., diberi ketaatan seperti Nabi Ismail A.S., diberi keikhlasan seperti Siti Hajar, dan diberi keberkahan junjungan kita Nabi Muhammad S.A.W.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1433 H
Mohon Maaf Lahir dan Bathin..

temonsujadi

Stretch forming

1 Komentar


berkaitan dg mata kuliah Proses Produksi with Dr.Eng.Ir. RUDI SUHRADI RACHMAT, M.Eng

Stretch forming is a metal forming process in which a piece of sheet metal is stretched and bent simultaneously over a die in order to form large contoured parts. Stretch forming is performed on a stretch press, in which a piece of sheet metal is securely gripped along its edges by gripping jaws. The gripping jaws are each attached to a carriage that is pulled by pneumatic or hydraulic force to stretch the sheet. The tooling used in this process is a stretch form block, called a form die, which is a solid contoured piece against which the sheet metal will be pressed. The most common stretch presses are oriented vertically, in which the form die rests on a press table that can be raised into the sheet by a hydraulic ram. As the form die is driven into the sheet, which is gripped tightly at its edges, the tensile forces increase and the sheet plastically deforms into a new shape. Horizontal stretch presses mount the form die sideways on a stationary press table, while the gripping jaws pull the sheet horizontally around the form die.

Stretch Forming
Stretch Forming

Lagi

Deep drawing

1 Komentar


Deep Drawing

berkaitan dg mata kuliah Proses Produksi with Dr.Eng.Ir. RUDI SUHRADI RACHMAT, M.Eng

Deep drawing is a metal forming process in which sheet metal is stretched into the desired part shape. A tool pushes downward on the sheet metal, forcing it into a die cavity in the shape of the desired part. The tensile forces applied to the sheet cause it to plastically deform into a cup-shaped part. Deep drawn parts are characterized by a depth equal to more than half of the diameter of the part. These parts can have a variety of cross sections with straight, tapered, or even curved walls, but cylindrical or rectangular parts are most common. Deep drawing is most effective with ductile metals, such as aluminum, brass, copper, and mild steel. Examples of parts formed with deep drawing include automotive bodies and fuel tanks, cans, cups, kitchen sinks, and pots and pans.

Lagi

Roll forming

1 Komentar


berkaitan dg mata kuliah Proses Produksi with Dr.Eng.Ir. RUDI SUHRADI RACHMAT, M.Eng

Roll forming, sometimes spelled rollforming, is a metal forming process in which sheet metal is progressively shaped through a series of bending operations. The process is performed on a roll forming line in which the sheet metal stock is fed through a series of roll stations. Each station has a roller, referred to as a roller die, positioned on both sides of the sheet. The shape and size of the roller die may be unique to that station, or several identical roller dies may be used in different positions. The roller dies may be above and below the sheet, along the sides, at an angle, etc. As the sheet is forced through the roller dies in each roll station, it plastically deforms and bends. Each roll station performs one stage in the complete bending of the sheet to form the desired part. The roller dies are lubricated to reduce friction between the die and the sheet, thus reducing the tool wear. Also, lubricant can allow for a higher production rate, which will also depend on the material thickness, number of roll stations, and radius of each bend. The roll forming line can also include other sheet metal fabrication operations before or after the roll forming, such as punching or shearing.
Roll Forming Line
Roll Forming Line

Lagi

Bending

1 Komentar


berkaitan dg mata kuliah Proses Produksi with Dr.Eng.Ir. RUDI SUHRADI RACHMAT, M.Eng

Bending is a metal forming process in which a force is applied to a piece of sheet metal, causing it to bend at an angle and form the desired shape. A bending operation causes deformation along one axis, but a sequence of several different operations can be performed to create a complex part. Bent parts can be quite small, such as a bracket, or up to 20 feet in length, such as a large enclosure or chassis. A bend can be characterized by several different parameters, shown in the image below.

Bending Diagram
Bending Diagram

Lagi

Machining

1 Komentar


berkaitan dg mata kuliah Proses Produksi with Dr.Eng.Ir. RUDI SUHRADI RACHMAT, M.Eng

Machining is a term used to describe a variety of material removal processes in which a cutting tool removes unwanted material from a workpiece to produce the desired shape. The workpiece is typically cut from a larger piece of stock, which is available in a variety of standard shapes, such as flat sheets, solid bars, hollow tubes, and shaped beams. Machining can also be performed on an existing part, such as a casting or forging.

Flat sheet
Flat sheet
Rectangular bar
Rectangular bar
Round tube
Round tube
I-beam
I-beam

Lagi

Shell mold casting

3 Komentar


Shell Mold Casting

berkaitan dg mata kuliah Proses Produksi with Dr.Eng.Ir. RUDI SUHRADI RACHMAT, M.Eng

Shell mold casting is a metal casting process similar to sand casting, in that molten metal is poured into an expendable mold. However, in shell mold casting, the mold is a thin-walled shell created from applying a sand-resin mixture around a pattern. The pattern, a metal piece in the shape of the desired part, is reused to form multiple shell molds. A reusable pattern allows for higher production rates, while the disposable molds enable complex geometries to be cast. Shell mold casting requires the use of a metal pattern, oven, sand-resin mixture, dump box, and molten metal.

Lagi

Sand casting,

1 Komentar


berkaitan dg mata kuliah Proses Produksi with Dr.Eng.Ir. RUDI SUHRADI RACHMAT, M.Eng

Sand casting, the most widely used casting process, utilizes expendable sand molds to form complex metal parts that can be made of nearly any alloy. Because the sand mold must be destroyed in order to remove the part, called the casting, sand casting typically has a low production rate. The sand casting process involves the use of a furnace, metal, pattern, and sand mold. The metal is melted in the furnace and then ladled and poured into the cavity of the sand mold, which is formed by the pattern. The sand mold separates along a parting line and the solidified casting can be removed. The steps in this process are described in greater detail in the next section.

Sand casting mold overview
Sand casting overview

Lagi

Permanent Mold Casting

Tinggalkan komentar


Permanent Mold Casting

berkaitan dg mata kuliah Proses Produksi with Dr.Eng.Ir. RUDI SUHRADI RACHMAT, M.Eng

Permanent mold casting is a metal casting process that shares similarities to both sand casting and die casting. As in sand casting, molten metal is poured into a mold which is clamped shut until the material cools and solidifies into the desired part shape. However, sand casting uses an expendable mold which is destroyed after each cycle. Permanent mold casting, like die casting, uses a metal mold (die) that is typically made from steel or cast iron and can be reused for several thousand cycles. Because the molten metal is poured into the die and not forcibly injected, permanent mold casting is often referred to as gravity die casting.

Lagi

Investment casting

Tinggalkan komentar


Investment Casting

berkaitan dg mata kuliah Proses Produksi with Dr.Eng.Ir. RUDI SUHRADI RACHMAT, M.Eng

Investment casting is one of the oldest manufacturing processes, dating back thousands of years, in which molten metal is poured into an expendable ceramic mold. The mold is formed by using a wax pattern – a disposable piece in the shape of the desired part. The pattern is surrounded, or “invested”, into ceramic slurry that hardens into the mold. Investment casting is often referred to as “lost-wax casting” because the wax pattern is melted out of the mold after it has been formed. Lox-wax processes are one-to-one (one pattern creates one part), which increases production time and costs relative to other casting processes. However, since the mold is destroyed during the process, parts with complex geometries and intricate details can be created.

Lagi

Older Entries

%d blogger menyukai ini: