masalahbismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, hidup ini masalah, ea memang benar adanya, dalam hidup kita pasti akan menjumpai berbagai macam masalah yang harus diselesaikan, cantik itu masalah, kaya itu masalah, pangkat itu masalah, Setiap manusia pasti pernah mengalami masalah dalam kehidupannya. Bahkan, sejak manusia dilahirkan ia sudah mengalami masalah. Hanya saja, karena masih kecil ia belum mengerti apa itu masalah dan bagaimana cara menyelesaikan masalah, lalu pertanyaanya..??

apakah kita harus lari dari masalah? agar bahagia?

ohh tidak, sebagai manusia yang diberi keistimewaan akal nurani untuk berfikir menyelesaikan masalah, lari dari masalah bukanlah membuat masalah itu selesai namun malah membuat masalah baru yang semakin memberatkan, bener gak kawan… justru orang yang bahagia adalah orang-orang yang mampu menyeselaikan masalahnya sebaik mungkin, bayangkan jika manusia tidak punya masalah, justru itu masalah buat dirinya,…ya gak, itulah kenapa Allah menciptakan masalah, agar manusia mau berfikir dan bersyukur karena apapun yang Allah anugerahkan itu pasti ada manfaatnya, namun dewasa ini  jarangnya manusia yang bisa melihat itu dengan mata hatinya, sehingga saat terkena masalah malah tidak berusaha mendekat kepadanya memohon petunjuk, malah kebanyakan lalai bahkan meminta selain DIA, sehingga bertubi-tubi masalah menghampiri dan tak kunjung selesai, apa engkau demikian kawan? coba jawab…?

sebuah kisah insipirasi dalam mengatasi masalah, semoga bermanfaat…

Dua orang anak kecil, kakak adik, tampak sibuk di sebuah pojok pekarangan rumah. Salah satu dari mereka terlihat menelungkup seperti mengambil sesuatu dari balik lubang kecil. Sementara yang satunya lagi begitu serius memperhatikan sang kakak. Sambil sesekali ikut melongok ke arah lubang, tangan kanannya tetap erat mencekal ranting kecil.

“Dapat, Kak?” ujar sang adik menampakkan wajah penasaran.

“Belum, Dik. Lubangnya dalam sekali!” jawab sang kakak yang masih ingin mencoba merogohkan tangannya lebih dalam ke pangkal lubang.

Rupanya, dua anak itu sedang berusaha mengambil sebuah bola pimpong yang masuk ke lubang. Tibalah giliran sang adik mengorek-ngorek  lubang dengan rantingnya. Ia berharap, bola pimpong bisa tersangkut di ujung ranting dan tercungkil keluar lubang. Tapi, selalu saja ia gagal.

Di tengah kebingungan itu, seorang ibu menghampiri mereka. Ia melongok-longok  mencari tahu apa yang sedang dilakukan dua anaknya dengan sebuah lubang. Tak lama kemudian, sang ibu pun mengangguk pelan.

“Belum berhasil, Nak?” tanya sang ibu sambil memberikan isyarat kehadirannya.

“Belum, Bu. Lubangnya dalam sekali!” ujar kedua bocah itu memperlihatkan keputusasaan.

“Nak,” ujar sang ibu sambil memegang dua pundak anak-anaknya. “Coba kau isikan air ke lubang itu. Insya Allah, lubang akan memberikan kalian bola!”

Mencari solusi dalam problematika hidup tak ubahnya dengan upaya mengeluarkan sesuatu yang kita inginkan dari dalam lubang yang dalam dan gelap. Butuh cara bijaksana agar yang kita inginkan bisa kita dapatkan dengan mudah.

Begitulah kehidupan. Kadang kita tak menyadari bahwa mencari solusi dari sebuah masalah itu tidak selalu dengan upaya ingin mendapatkan sesuatu. Tapi justru dengan semangat memberi dan berbagi. Dari mereka itulah, kita mendapatkan sesuatu yang kita inginkan , dengan cara yang Allah kehendaki.

Tepat sekali apa yang diucapkan sang ibu kepada dua anaknya, “Penuhi lubang dengan air, maka ia akan memberimu bola!”.

Oleh karena itu janganlah pernah letih dengan pekerjaan memberi karena dengan memberi setiap langkah kita selalu diringi dengan solusi..

sahabatku yang baik hatinya..

pada hakikatnya yang menentukan hidup itu bahagia atau tidak adalah diri kita sendiri, keputusan ada ditangan kita, dan kita harus cerdik untuk mengambil keputusan karena dibalik keputusan itulah ada hidup yang sebenarrnya.

Masalah merupakan bagian penting dari sebuah roda kehidupan. Pada dasarnya manusia adalah mahkluk yang hanya dapat tumbuh dan berkembang dengan adanya suatu masalah. Jika tak ada masalah maka sulit rasanya bagi manusia untuk menjadi individu yang lebih baik dari sebelumnya.

Dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 155, Allah menurunkan sesuatu cobaan yang membuat manusia menjadi khawatir dan takut akan ditimpa kelaparan, kekurangan harta benda dan berbagai masalah lainnya. Islam memandang bahwa setiap permasalahan hidup merupakan ujian keimanan bagi manusia. Dalam surat Al-Ankabut ayat 2, Allah menegaskan: “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami Telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?”. Oleh sebab itu, dalam menghadapi segala permasalahan hidup, maka mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat. (QS. Al-Baqarah: 45)

semua pasti ada jalan keluarnya. Hidup ini sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Setiap masalah yang ada dalam kehidupan kita hanyalah sebuah media untuk meningkatkan kedewasaan dan kebijakan. Itu artinya setelah mampu menyelesaikan sebuah masalah kita akan naik level. Bisa saja menjadi orang yang lebih sabar, lebih pengertian, lebih penyayang.

Untuk menjadi orang yg penyabar, menghilangkan rasa benci, ikhlas & tawakkal ( tegar) ketika mendapat ujian, tidaklah mudah. Perlu usaha untuk mendapatkan kesabaran, ketegaran & keikhlasan itu. Caranya, dengan banyak-banyak melakukan amalan-amalan sunnah seperti, berzikir ( menyebut kalimat-kalimat Allah berulang-ulang), baca Quran & sholat malam. Karena amalan2 ini jika kita lakukan secara rutin, maka akan membentuk iman dan sangat mempengaruhi pembentukan kekuatan hati  terhadap ujian. Semakin banyak amalan sunnah yg dilakukan, maka hati akan  semakin sabar & tegar. Sebaliknya semakin sedikit amalan sunnahnya, maka tentunya sedikit pula kesabaran & ketegaran yg didapat.

                                           أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah (zikrullah) hati menjadi tenang”.Q-S Ar-Ra’d ayat 28.

sahabatku yang baik hatinya,

Sahabat sahabat sekalian, siapa diantara kita yang hatinya tidak diuji dengan masalah-masalah yang dilihat saat ini sangat besar tapi dalam tahun-tahun berikutnya terlihat sangat kecil?

Hanya orang yang hatinya baik yang diuji. Orang yang hatinya tidak jujur cepat memutuskan ketidak jujuran tanpa tersiksa.

Hanya orang baik yang merasa itu perlu diambil atau tidak, sedangkan dia tahu kebutuhan itu tidak perlu diambil tapi karena kebutuhan yang mendesak. Kita tahu bahwa kita sedang diuji, bahwa kita orang baik yang kadang-kadang merasa diperlakukan tidak adil…

Kita melihat kenikmatan orang lain dibandingkan penderitaan kita, melihat kelebihan orang lain dibandingkan kesulitan kita…..

Sehingga kita merasa sedih sebagai makhluk ciptaan Tuhan kenapa aku dibedakan, kenapa aku orang baik tapi rejekiku belum baik.

Berita baiknya bahwa orang yang diuji dan orang yang sedih selalu orang yang baik, karena tahu betapa pun sedihnya, betapa pun sulitnya, anda tahu anda harus tetap melakukan yang baik.

Itu sebabnya kenapa kita diuji, betapapun sulitnya, betapapun sedihnya memutuskan, kita tahu tetap harus melakukan yang baik. Pasti ada sesuatu yang kelihatannya mudah tapi tidak baik yang bisa menggantikan keputusan baik.

Itu sebabnya “perubahan itu adalah meninggalkan kebiasaan buruk.” Yang disebut perubahan itu adalah meninggalkan kebiasaan buruk.

Dalam hidup ini kita harus mempunyai rasa malu dan takut, malu berbuat jahat dan takut akan akibat dari perbuatan jahat itu sendiri. Dan sebagai manusia kita harus bisa berusaha dan selalu semangat dalam menghilangkan sifat- sifat buruk dan jahat yang ada dalam diri kita. Dengan mempunyai tekat untuk menjadi orang baik. Dan selalu berbuat baik dalam kehidupan sehari hari

Oleh karena itu, langkah pertama untuk menghadapi masalah tersebut adalah menjadikannya sebagai suatu kenikmatan, gelombang kehidupan dan kerikil-kerikil tajam yang ketika ia mampu melewati ujian itu maka ia akan menemukan sesuatu yang indah.

Tidak ada seorangpun yang mendapatkan kesuksesan tanpa pernah merasakan kegagalan dan penderitaan, dan tidak mungkin seseorang itu sampai pada tangga terakhir sebelum melewati tangga pertama.

Karena hidup merupakan kumpulan keputusan, bagi siapa yang tidak memutuskan maka ia hanyalah seorang pemilik masa lalu, Life is choise, hidup adalah pilihan siapa yang memutuskan maka itulah pilihannya. Bahkan orang yang tidak memilih, itu juga merupakan pilihannya yakni memilih untuk tidak memilih.

Masalah adalah bagian dari hidup, maka sikapilah masalah itu dengan indah ketika kita menyikapi masalah dengan indah dan dengan penuh kesabaran, maka akan indah pula hasilnya. Oleh sebab itu kecerdasan ruhaniah sangat dibutuhkan untuk memilih sebuah kebenaran agar dalam menentukan pilihan tidak terkontaminasi oleh kemaksiatan.

Kalau kita tidak mampu mengatasi permasalahan apa yang harus kita lakukan, kita perlu merenungkan kembali hukum sebab akibat agar kita dapat mengetahui yang sesungguhnya yang sedang terjadi. Kalau kita tidak sangup menyelesaikan permasalahan itu tentunya kita akan terjerumus dalam hal- hal yang kurang baik, mungkin pada kehidupan yang lalu kita telah membuat sebab terjadinya masalah kita ini.dan sebab itu sekarang sedang berbuah dan tingal kita terima pada kehidupan sekarang ini, tinggal bagaimana kita pintar- pintar dalam memecahkan suatu permasalahanya. Kalau kita dapat merenungkan hukum sebab akibat.

sahabatku yang dirahmati Allah

Anda bukan orang kecil, jika Anda bereaksi dengan anggun terhadap masalah dan kesulitan.

Orang yang belum terbiasa…dengan peran yang besar, akan panik dan menunjukkan kecilnya ukuran hati, saat terjadi sesuatu yang berpotensi mengancam kebaikannya.

Hati merupakan penghubung kita dengan Tuhan, pikiran kita yang menyimak ilmu adalah mata yang kita gunakan untuk melihat perilaku Tuhan.

Misalnya tumbuhnya tanaman, tumbuhnya anak, bergeraknya udara, itu dapat kita lihat,

Tapi….

Kita melihat Tuhan tidak akan mampu dengan apapun, tetapi pelihat Tuhan bisa dilihat dengan melalui pikiran. Hati itu penghubung, itu sebabnya orang yang putus harapan seolah-olah hubungannya dengan Tuhan itu putus, meskipun tidak pernah ada istilah aku dekat Tuhan dekat, aku jauh Tuhan jauh. Tetapi aku dekat Tuhan dekat aku jauh Tuhan tetap dekat, hanya kita yang merasa tidak dekat. Jadi masalah hati ini bergejolak kadang-kadang membuat kita berprasangka. Prasangka ini bisa merusak kemesraan kita dengan Tuhan. kadang kita merasa Tuhan tidak adil kepadaku. Hati-hati dengan hati. Kenapa dalam bahasa Indonesia disebut hati-hati itu dua kali, karena perhatian ke hati harus dua kali.

Berikut Rumus Menghadapi Masalah yang diberikan oleh AA gym  5 US yaitu :

1. Hati harus Tulus, artinya kita harus melakukan sesuatu dengan hati yang tulus, bukan karena apa-apa dan siapa kecuali melakukan semua dengan kemampuan terbaik hanya untuk Allah, lepaskan lah segala sesuatu yang kamu yakini bisa memberi mu, membantu mu kecuali Alllah. Allah lah tempat kita meminta dan Allah lah tempat bersandarnya segala sesuatu yang ada di timur dan di barat

2. Ibadah Harus Bagus, Allah menciptakan jin dan manusia untuk beribadah, ibadah itu untuk kita. Kalau kita telat solat telat pula pertolongan dari Allah,  sungguh maha pengampun allah sungguh maha rahman dan rahim nya allah, sehingga mengalahkan dosa kita yang tidak mau beribadah kepadanya, yang lalai untuk memenuhi panggilannya dalam solat.

3. hidup Harus lurus, apapun yang kita lakukan,, fikirkanlah, apakah yang kita lakukan dan kita pilih Allah menyukainya? kalau Allah suka lakukan dan pilihlah, tapi kalau Allah tidak suka maka tinggalkanlah.

4. Ikhtiarb harus serius, Salah satu bukti sejarah keharusan ikhtiar adalah bagaimana seorang wanita yang ditinggalkan suaminya ditengah padang pasir gersang, padahal didalam gendongannya ada bayi laki-laki kecil bernama ismail. ketika bayi itu menangis, kehausan si wanita bernama Hajar ini bingung, dia pun memohon kepada Allah untuk diberikan pertolongan. Disinilah letak ikhtiar dan usaha, Allah tidak langsung menurunkan air secara langsung waktu itu juga. Siti hajar pun melihat ada cahaya seperti air di bukit marwa, lari kesana ternyata tidak menemukan apa-apa, kembali dia melihat cahaya seperti air tapi di bukit tempat dia berdiri semula yaitu bukit shafa, hajar pun berlari lagi, ternyata dia tidak menemukan apa-apa. begitulah seterusnya seperti diceritakan oleh sejarah. setelah berlari selama tujuh kali tiba-tiba  dibawah kaki mungil bayi keci ismail terpancarlah air.. Subhanallah banyak sekali hikmah dari kisah ini, sungguh malu kita kepada siti hajar, kalau kita baru skali berusaha tapi langsung mengeluh kepada tuhan, berusahalah, percalah Allah akan menggantikan usaha dan ikhtiar mu dengan balasan yang terbaik.

5. Taubat terus menerus, ketika kita mempunyai masalah bertobatlah kepada Allah, memohon ampun lah kepada-NYA. jangan lah kita merasa diri selalu bersih dari kesalahan.. Muhammad SAW rasul kita selalu memohon ampun kepada allah, padahal beliau selalu dijaga oleh allah

sahabatku yang baik hati…

Allah itu Maha Sabar tetapi Dia tahu usia kita terbatas,

Jika Tuhan menunggu kita untuk berubah dengan kesabaran dan kepemilikan waktu Tuhan, kita sudah selesai sebelum menjadi apa-apa. Jadi Tuhan menegur kita dengan sedikit dorongan seperti menakut-nakuti, membuat kita khawatir sehingga kita mengupayakan perubahan. Orang-orang yang baik tidak perlu ditegur, diancam untuk menjadi pribadi yang bersegera..

Sebuah masalah bisa muncul akibat dari perbuatan manusia itu sendiri, dan bisa juga muncul dari luar dirinya. Artinya, masalah bisa muncul bukan karena kehendaknya. Tetapi bagaimanapun, setiap masalah yang datang hanya karena seizin Allah. Dengan demikian, seseorang yang mendapat masalah harus mengembalikan masalah itu kepada Allah seraya memohon jalan keluar agar masalah yang dihadapinya dapat berlalu. Sebab, Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kadar kesanggupannya. (Q.S. Al-Baqarah: 286).

Allah SWT sebenarnya sudah memberikan resep yang manjur buat kita. Resep yang bisa dipakai untuk menghadapi berbagai macam masalah kehidupan. Sebuah kalimat yang sederhana. Tetapi sungguh mempunyai makna yang luar biasa dalam. Apa kalimat itu? Ini, “Cukuplah Allah bagiku”. Apa artinya? Artinya semua kita kembalikan kepada Allah. Anda sedang galau? Kembali kepada Allah. Anda punya hutang yang belum terbayar? Serahkan kepada Allah.  Masalah apapun, katakan “Cukuplah Allah bagiku.” Mantap kan!

Yakinlah Allah akan menolong kita, ketika kita minta. Allah akan ngasih, kalau kita minta. Tetapi kadang kita menomorsekiankan Allah. Ketika kita menghadapi masalah hutang. Yang kita cari pertama adalah pinjaman ke sana kemari.  Salah? Tidak salah. Tetapi Anda melupakan Allah. Yang Maha Kaya. Yang mampu melunasi hutang sebesar apapun. Akhirnya apa yang terjadi? Bayar hutang dengan membuat hutang baru. Istilahnya gali lubang tutup lubang. Hutangnya ga ilang-ilang. Nah Kalau sudah begitu, merasa sudah tidak berdaya, baru kita ingat sama Allah.

Banyak orang mempertahankan dirinya diam karena punya salah.
Jika seseorang yang besar merendahkan kita karena kita kecil, maka tumbuhlah menjadi orang yang lebih sukses daripada dia.

Orang yang merendahkan anda sering digunakan Tuhan sebagai tanda bahwa orang itu akan anda lampaui.

Kemarahan anda gunakan untuk tidak tidur, tetapi untuk belajar.
Kemarahan anda gunakan tidak kurangi istirahat, tetapi untuk bekerja.
Gunakan semua kreatifitas anda untuk berdiri tegak walaupun capek.
Karena orang menghargai kita dari hatinya.

Jangan lama-lama berkutat dalam masalah yang tidak perlu,

Masalah itu harus ada dan perlu,

Masalah yang menjadikan anda lebih pandai, lebih fasih berhubungan dengan orang.

Jadilah orang yang masalahnya membesarkan…..

bukan masalah yang membuktikan kecilnya pribadi…..

Jadi kalau begitu, marilah kita tumbuh melalui masalah yang kita hadapi…..

Anda pribadi yang berbakat bagi kedamaian dan keberhasilan.

Tampillah anggun dalam menghadapi masalah.

Anda jiwa yang kuat karena Anda menguatkan diri.

bertindaklah sebelum masalah menjadi terlalu sulit untuk ditangani.

dan yang penting anda berhak bahagia….

ingat ,“sesudah kesulitan pasti ada kemudahan”.

bagaimana dengan masalahmu kawan ?

semoga bermanfaat.

Iklan