mimpi rosul sawbismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah. siapa yang tak kenal dengan manusia termulia di dunia dan akherat. Rasulullah Saw adalah sosok yang dirindukan siapapun yang mengaku sebagai muslim di dunia ini. apalagi bisa bertemu denganNya dalam mimpi, siapa yang tak merindukan saat-saat itu ? iya gak kawan ?

Engkau pasti tahu Wirda, putri sulung Ust Yusuf Mansur. Mungkin sudah banyak yang menyaksikan tayangan itu saat Wirda menceritakan proses mendapatkan mimpi indah tersebut. Wirda kecil saat itu adalah seorang anak yang sedang berusaha untuk menghafal al-Qur’an, hingga menjelang remaja, masa jenuh pun datang. Saat itu, ia merasa lelah dan tak sanggup untuk menuntaskan hafalannya sampai 30 juz. Dia mengutarakan ketidak sanggupannya kepada ayahnya, Ust Yusuf Mansur dan memutuskan untuk berhenti menghafal al-Qur’an. Ternyata, saat itulah mimpi itu datang. Saat merasa lelah dan ingin menyerah dalam menuntaskan hafalan al-Qur’annya, Rasulullah datang untuk menguatkan anak ini agar tidak menyerah dan terus berusaha untuk menuntaskan hafalan al-Qur’annya. Wirda dan Ust Yusuf Mansur, sama-sama menangis saat mimpi itu diceritakan kembali. sungguh indah bukan.

lalu bagaimana dengan kita, sanggupkah kita mimpi berjumpa dengannya ?

bagaimana caranya ?

apakah engkau tahu ?

sebuah kisah menarik semoga bisa menginspirasimu….

Ada seorang santri datang berkunjung ke rumah kiai. Setelah berbasa-basi, santri itu kemudian menyampaikan maksud kedatangannya.

“Kiai, saya ingin mimpi ketemu Rasulullah?”

“O begitu. Gampang.” jawab kiai.

“Bisa mimpi jumpa Rasulullah kiai?”

“Bisa.”

“Alhamdulillah, Gimana caranya Kiai?”

“Malam ini kamu tidur sini ya?”

“Siap Kiai.”

Malam itu santri tersebut bermalam di rumah pak kiai. Saat santri itu tidur lelap, dia dibangunkan oleh kiai.

“Ayo bangun! Besok kamu harus puasa.”

“Berapa hari kiai?”

“Sehari saja.”

“Mimpi Rasul Kiai?”

“Mimpi nanti, insya Allah.”

“Ayo sahur bareng!”

Menu yang disiapkan untuk sahur adalah nasi dan ikan asin. Santri itu disuruh makan ikan asin yang banyak. Semakin banyak ikan asin yang dimakan, santri tersebut semakin merasakan haus. Dia melirik air yang ada di hadapannya.
Tangannya bergerak pelan akan mengambil.

“Mau apa kamu?”

“Minum kiai.”

“Tidak boleh minum.”

“Makan lagi! Sampai kenyang.”

Santri itu merasakan haus luar biasa. Setelah makan selesai, rasa kantuk mulai menyerang.

“Tidak boleh tidur!”

“Sampai kapan kiai?”

“Sekarang sembahyang Shubuh dulu!”

“Ya kiai.”

Selesai sholat, santri itu merasakan ngantuk berat. Tapi, karena ingat keinginan kuat mimpi rasul dia rela menjalani perintah kiai.

“Sekarang wiridan!”

“Setelah itu, mengaji al quran!”

Santri kita merasa kewalahan, hampir menyerah. Kiai tahu hal itu, lantas mengingatkan,

“Pingin mimpi tidak?”

“Ya kiai.”

“Ngaji dan wirid sampai dhuhur!”

Saat jarum jam menunjuk pukul 14.00, kiai berkata,

“Pulanglah sekarang, tidur.”

“Mimpi kiai?”

“Insya Allah.”

Dalam kondisi dahaga luar biasa, santri itu pulang ke rumah melewati sebuah pasar. Di sana ada penjual es campur. Dilihat es yang yang dijual sangat segar. Sirupnya pink, ada buah-buahan beraneka ragam.

“Untung saya puasa. Nanti pas buka, awas kamu.” gumamnya dalam hati.

Sampai di rumah santri tersebut tidur, dengan harapan mimpi Rasulullah. Saat tidur, ternyata dia malah mimpi berada di pasar sambil minum es. Akhirnya di terbangun.

Santri menggerutu dalam hati, “Kok ada yang tidak beres. Saya sahur disuruh makan ikan asin, tidak boleh minum, tidak boleh tidur. Haus, capek tak tertahan. Katanya mimpi Rasulullah, eh malam mimpi minum es.”

Kesal hatinya. Dia lantas berangkat ke rumah kiai.

“Ada apa wajahmu kok jelek begitu?” kata pak kiai.

“Katanya mimpi Rasulullah asalkan mengikuti petunjuk anda. Saya sudah nurut semua yang anda perintahkan.”

“Terus, mimpi apa kamu?”

“Mimpi minum es.”

“Itulah jawabannya.”

“Maksudnya, kiai?”

“Kamu waktu pulang jumpa pedagang es ya?”

“Iya kiai.”

“Trus yang kamu rasakan dalam hatimu apa?”

“Saya kangen luar biasa dengan es itu.
Saya tidak pernah menginginkan es dengan sangat kecuali saat itu.”

“Kalau kamu sudah rindu pada Nabi Muhammad seperti kamu kangen pada es itu, kamu akan mimpi rasulullah.
Kalau kamu masih begitu, ya tiap hari mimpi es campur.”

Santri itu menunduk malu, merenungkan apa yang baru saja didhawuhkan kiai.

* * *

Dikutip dari ceramah Habib Hasan (Kraksaan Probolinggo) saat acara haul & haflah di Pon. Pes. Putri Hidayatul Mubtadi-aat.

sahabatku semua yang dirahmati Allah.

الَْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ

“ Seseorang akan bersama dengan orang yang dicintainya (di hari kiamat)”.

sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Yang mana tiada sesuatu diinginkan dan diharapkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kecuali semua hamba Allah subhanahu wata’ala beriman, tiadalah yang diinginkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi kecuali semua hamba Allah tidak berbuat dosa dan bermaksiat kepada Allah subhanahu wata’ala. Namun demikian beliau shallallahu ‘alaihi wasallam tentunya mengerti dan memahami qadha’ dan qadar Allah subhanahu wata’ala, akan tetapi beliau shallallahu ‘alaihi wasallam dengan tawadhu’ dan kesabaran beliau shallallahu ‘alaihi wasallam terus menolong dan mendukung ummatnya untuk selamat dari api neraka dan kemurkaan Allah subhanahu wata’ala baik di dunia, di barzakh dan di akhirat.

Adapun salah satu dari pecahan cahaya kelembutan sang nabi adalah hadits yang tadi telah kita baca. Dimana hadits tersebut banyak didukung oleh hadits-hadits lainnya, baik dalam riwayat Shahih Al Bukhari, Shahih Muslim atau yang lainnya. Maka setiap langkah kaki menuju keluhuran atau kemuliaan, sungguh hal itu tidak akan disia-siakan oleh Allah subhanahu wata’ala, sebagaimana sebuah kisah yang terdapat dalam riwayat Shahih Muslim dimana ketika dua orang akan datang berhijrah kepada nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, di tengah perjalana satu dari keduanya sedang mengalami sakit yang sangat parah dan tidak mampu untuk menahannya, sehingga ia pun membunuh dirinya dengan cara memotong urat nadinya, kemudian ia wafat dan dimakamkan. Lalu seorang yang lainnya melanjutkan perjalanannya menuju Madinah Al Munawwarah. Dan sesampainya di Madinah ia mengatakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa ia datang bersama temannya yang mana di tengah perjalanan ia menderita sakit yang sangat parah sehingga ia pun membunuh dirinya karena tidak lagi sanggup melanjutkan perjalanan. Kemudian suatu waktu ia melihat temannya di dalam mimpi, dan ia menanyakan keadaannya apakah Allah mengampuninya, maka ia berkata : “ Allah mengampuni dosaku karena aku berhijrah kepada nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, kecuali tanganku ini yang tidak diampuni oleh Allah karena ia telah aku gunakan untuk memotong nadiku”, maka setelah mendengar hal tersebut kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa : “ Wahai Allah ampunilah (juga) kedua tanganya”

Demikian mulia perbuatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada ummatnya yang telah berbuat dosa dengan cara membunuh dirinya, kemudian ia menuju hijrah kepada beliau shallallahu ‘alaihi wasallam, untuk mencapai kedekatan dengan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam dan duduk bersama beliau shallallahu ‘alaihi wasallam

sahabatku yang aku sayangi karena Allah. bagaimana ciri-ciri mimpi berjumpa dengan Rosulullah saw, apakah engkau tahu ?

di forum MajelisRasulullah.org ada orang yang bertanya kepada habib munzir Almusyawwa, bagaimana ciri-ciri perjumpaan dengan Rosulullah saw.

Berikut ini jawaban dari habib Munzir :

“saya sebenarnya kurang berkenan menjawab namun sayapun tak berani berdusta, saya sering berjumpa dg Rasul saw, dan sesekali ada hal berupa wasiat dan nasihat”

habib munzir menjelaskan ciri-cirinya :

cambang dan janggut beliau sangat hitam gelap kebiru biruan dari gelapnya, wajah beliau bagaikan mutiara yg bercahaya, senyumnya tak pernah sirna dari bibir indahnya, hati serasa linu dan seakan akan mencair karena keindahan wajah Sang Nabi saw, ledzat memandang wajah beliau saw terasa linu ke sekujur tubuh seakan lebih dari 1000X rasanya ejakulasi. sekujur tubuh serasa linu tak terperikan.

jari jari beliau lentik dan lembut dan sangat indah, tingginya sekitar 200 cm, Imamah nya putih dan besar, kedua matanya sangat Indah dan memancarkan kesejukan dan penuh kasih sayang, membuat orang yg memandang matanya ingin luluh dan bersimpuh berlutut dikakinya dan menangis bagaikan bayi manja yg memeluk ibunya karena tak melihat yg lebih mengasihinya selain ibunya, ucapannya dan suara beliau saw berwibawa, namun lembut dan pelahan hampir berbisik, namun jelas dan sangat merdu, duh.. saya tak akan mampu mengkiaskannya lagi.

wujud wajah beliau saw bukan wajah beliau saw yg sesungguhnya, hal itu sering terjadi dimana disesuaikan dg kekuatan iman ummatnya, semakin ia shalih semakin sempurna wujud wajah beliau saw, sebagian ulama mengatakan bahwa wujud asli beliau saw jarang sekali muncul kecuali pada para wali Allah swt.

wujud wajah beliau saw bukan wajah beliau saw yg sesungguhnya, hal itu sering terjadi dimana disesuaikan dg kekuatan iman ummatnya, semakin ia shalih semakin sempurna wujud wajah beliau saw, sebagian ulama mengatakan bahwa wujud asli beliau saw jarang sekali muncul kecuali pada para wali Allah swt.

من رآني في المنام فقد رآني فإن الشيطان لا يتخيل بي

Barangsiapa melihat aku dalam mimpi maka sungguh ia telah melihat aku, karena syaitan tak bisa menyerupaiku (Shahih Bukhari).

diperkuat sabda Nabi saw : Barangsiapa yg mimpi baik maka itu dari Allah, dan barangsiapa yg mimpi buruk itu dari syaitan (Shahih Bukhari), jelas sudah mimpi Rasul saw itu mimpi baik,.maka ia dari Allah Yang Maha benar, dan Alla swt tidak berdiuta.

sabda Rasul saw : Barangsiapa yg jumpa dg ku dalam mimpi ia akan jumpa dg ku dalam keadaan jaga (Shahih Bukhari)

sungguh benar ucapan Anas bin Malik ra : Tidak pernah kami melihat pemandangan lebih menakjubkan dari wajah Rasulullah saw (Shahih Bukhari)

sungguh benar ucapan Abu Hurairah : “Wahai Rasulullah, Jika kami memandangmu wajahmu maka jiwa kami tergetar dan terangkat semakin mulia”

pernah saya sudah akan berangkat dakwah keluar kota, tapi tubuh ini penat dan sangat lelah, saya masih rebahan dan sangat berat untuk berangkat, maka saya bermimpi melihat beliau saw telah berdiri didepan pintu, memegang tas gantung dari kulit, seraya berkata dengan lembut dan tersenyum.. : “saya akan berangkat dakwah, kau mau ikut kah..?”,

saya terbangun dari tidur dan kaget.., saya faham betul itu teguran lembut dari beliau saw agar saya segera berangkat, maka saya bergegas dan berangkat..

ada orang yang bertanya lagi, bisakah orang seperti ana bermimpi dengan rosulluh? terus maaf gimana ya caranya ya habib?

lalu apa jawaban al habib munzir Almusyawa ;

Saudaraku yg kumuliakan,
siapapun bisa mimpi Rasul saw, bahkan non muslim pun ada yg mimpi Rasul saw, sebagaimana diriwayatkan dalam maulid syaraful anam, seorang yahudi bertetangga dengan orang muslim yg merayakan maulid, maka ia bermimpi hadir di acara itu dan melihat orang yg wajahnya terang benderang dan indah, ia berkata kepada orang disekitarnya :
yahudi : siapakah orang tampan itu?,
dijawab : ia adalah Nabi Muhammad saw..,

yahudi : apakah jika saya menyapanya ia mau menyapa saya?
dijawab : ia adalah manusia yg paling ramah dan selalu membalas sapaan orang lain

apakah jika saya bukan muslim ia mau menjawab sapaan saya?
dijawab : ia menjawab semua yg menyapanya.

maka Yahudi itu berkata : “Wahai Muhammad…”
Rasul saw menjawab : “Labbaiki”

wanita Yahudi itu berkata : Kenapa engkau menjawab Labbaik padaku (Labbaik adalah jawaban penghormatan dari yg dipanggil), padahal kau tahu aku bukan muslim?

Rasul saw menjawab : aku tidak mengucap Labbaik kecuali aku tahu kau akan mendapat hidayah

wanita yahudi masuk islam ditangan Rasul saw dalam mimpinya, dan ia janji akan membuat perayaan maulid untuk Nabi saw

esoknya ia bangun dari tidurnya, dan ia ingat bahwa ia sudah masuk islam semalam dan ia tetap ingin meneruskan imannya itu, dan ia menjadi lebih bingung karena sudah berniat membuat perayaan maulid, bagaimana dengan suaminya yg masih beragama yahudi??

maka ia bangun dipagi itu ia melihat suaminya sedang berkemas dan beres beres dirumahnya,

istri bertanya : suamiku, kau mau apa?
suami : aku mau buat perayaan maulid.

istri : Maulid…??, apakah kau sudah masuk islam..??
suami : aku masuk islam ditangan Rasul saw semalam dalam mimpi sesudahmu..!.

saudaraku, ini suami istri yahudi, bertetangga dengan muslim, bertemu Rasul saw dalam mimpi dan masuk islam..

kalau yahudi saja bisa, bagaimana kita tidak..?

bagaimana caranya?, mudah saja, banyak shalawat dan doa yg diajarkan para ulama kita untuk berjumpa dg Rasul saw dalam tidur, namun say ajarkan yg paling cepat membuat anda jumpa dg Rasul saw, perbanyaklah amal sumnnah beliau saw, cintailah beliau saw, rindukanlah beliau saw, bayangkan betapa indahnya beliau saw dan betapa ramahnya,

lalu saat anda tidur usahakanlah terus merindukan jumpa dg beliau saw, biarkan tetesan airmata anda membasahi pipi saat tidur, sambil mengucap salam pada beliau saw : Assalamualaika Ayyuhannabiyyu warahmatullah wabarakatuh. teruslah ulang2 kalimat ini sambil menuju terlelap,

berjumpa dg Rasul saw adalah dg merindukan beliau saw dan memperbanyak amalan sunnah semampunya, dan memperbanyak shalawat, beliau saw mencintai kita dan memperhatikan kita lebih dari ayah bunda kita, beliau saw adalah ayah ruh bagi semua ummatnya, maka ruh kita tetap mudah berhubungan dengan ruh beliau saw, lewat mimpi misalnya, nah.. perkuat hubungan ruh anda dengan ruh beliau saw dengan shalawat ini :

“Allahumma shalli alaa ruuhi sayyidina muhammadin fil arwah, wa ‘ala Jasadihi filjasad, wa alaa Qabrihi filqubuur”

(wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur).

Insya Allah kurang dari satu bulan anda sudah melihat bayangan beliau saw dan atau berjumpa dg beliau saw

sahabatku semua yang dirahmati Allah.

tiada kenikmatan terindah jika bisa berjumpa dengan manusia termulia didunia dan akhirat, sungguh indah bukan kawan…

untuk bertemu rosulullah, perbanyaklah zikir dan sholawat dimanapun dan dalam keadaan apapun, sambil rilex saja, seperti ketika mau tidur selalu berzikir dan baca sholawat, di setiap hembusan dan tarikan napas kita, maka kita akan merasakan bahwa setiap tarikan napas kita dari ujung kaki sampai kepala, sehingga kita juga merasakan badan kita lebih segar insya allah begitu ada orang yang menuturkan.

apakah kita bisa ? tentu bisa …

tinggal keyakinan dalam hati sberapa kuat kita menyakininya..

Rasulullah SAW telah bersabda bahawa, “Malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail A.S. telah berkata kepadaku. Berkata Jibril A.S. : “Wahai Rasulullah, barang siapa yang membaca selawat ke atasmu tiap-tiap hari sebanyak sepuluh kali, maka akan saya bimbing tangannya dan akan saya bawa dia melintasi titian seperti kilat menyambar.”

Berkata pula Mikail A.S. : “Mereka yang berselawat ke atas kamu akan aku beri mereka itu minum dari telagamu.”

Berkata pula Israfil A.S. : “Mereka yang berselawat kepadamu akan aku sujud kepada Allah S.W.T dan aku tidak akan mengangkat kepalaku sehingga Allah S.W.T mengampuni orang itu.”

Malaikat Izrail A.S pula berkata : “Bagi mereka yang berselawat ke atasmu, akan aku cabut ruh mereka itu dengan selembut-lembutnya seperti aku mencabut ruh para nabi-nabi.”

Apakah kita tidak cinta kepada Rasulullah S.A.W.? Para malaikat memberikan jaminan masing-masing untuk orang-orang yang berselawat ke atas Rasulullah S.A.W.

Ayuh jangan kita melepaskan peluang untuk berselawat ke atas junjungan kita Nabi Muhammad S.A.W. Mudah-mudahan kita menjadi orang-orang kesayangan Allah, Rasul dan para malaikat.

” Janganlah engkau beribadah dengan pikiranmu, karena pikiranmu itu hanya akan menggerogoti ibadahmu, tapi beribadahlah dengan hatimu maka Allah SWT akan menunjukan jalan padamu, jalanku, jalan Muhammad Rasulullah SAW” (nasehat nabi pada mimpi seorang hamba)

Semoga kisah-kisah tadi mengingatkan kita semua agar kita sedikit meluangkan waktu untuk berdoa semoga kita bisa bertemu Rasulullah Saw, baik dalam mimpi atau dalam surga suatu hari nanti. insyaallah.

Siapakah Engkau ya Muhammad
Begitu dahsyatnya Engkau berada di dalam relung hati kami
Seluruh penghuni alam membicarakan Engkau
Jika bukan krn Engkau ya Muhammad
Sungguh kami tak akan mengenal Rabb kami

Duhai Allah
Maukah Engkau menghadirkan Beliau dalam mimpi kami
Memandang kesejukan wajahnya dalam pelukan hati
Mendengar kemerduan suaranya memanggil Engkau
Sebentar saja ya Allah
Duhai Allah
Semoga kau bangkitkan kami dalam barisan
Yang sama bersama Rasul Kami
Ya Habibie Ya Rasulullah

Dari yang merindukanmu

semoga bermanfaat.

mimpi-rasulullah

 

Yaa robbisholli ‘ala rosuu li muhammadin sirril ‘ulaa

Wal anbiyaa’ wal mursaliin al ghurri khot man awwalaa

Yaa robbi nawwir qolbanaa binuri quraanin jala

Waftah lanaa bidarsin aw  qiroatin turottalaa

Warzuq bifahmil anbiyaa lanaa wa ayya mantalaa

Tsabit bihi iimananaa dunya wa ukhron kamila

Aman aman aman aman indonesia raya aman

Amin amain amin amin yaa robbi robbal ‘alamin

Amin amin amin amin wayaa mujiibassailiin

SHOLAWAT ASNAWIAH–

Iklan