ramadhan11bismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Alllah. bulan Ramadhan sudah didepan mata. mari tengadahkan tangan dan berdo’a :

اَللَّهُمَّ سَلِّمْنـِي إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِي مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan.”

“Sesungguhnya fatamorgana adalah setia. Sesungguhnya kesombongan adalah kerak neraka. Namun jika dosamu seluas semesta sesungguhnya Ia Maha Pengampun bagi diri yang mencari Kebaikan. Hilangkan semua kesombongan di bulan yang penuh rahmat ilahi, bulan suci Ramadhan”

sahabatku, Bulan Ramadhan beberapa hari lagi akan datang. Ramadhan adalah bulan agung. Allah SWT menegaskan bahwa pada bulan Ramadhanlah al-Quran yang Mulia diturunkan (Lihat: QS al-Baqarah [2]: 185). Di bulan Ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni Lailatul Qadar (QS al-Qadar [97]:
Rasulullah saw. Juga bersabda:

« قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانَ شَهْرٌ مَبَارَكٌ اِفْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيْهِ أَبْوَابُ الجَنَّةِ وَ تُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الجَحِيْمِ وَ تُغَلُّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرُ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ»

Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan keberkahan. Allah telah mewajibkan kalian shaum di dalamnya. Di bulan itu pintu-pintu surga di buka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu. Di bulan itu terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan (HR an-Nasa’i dan al-Baihaqi).

Di bulan ini pula Allah SWT melimpahkan pahala yang berlipat ganda, puluhan sampai ratusan kali lipat, bahkan hingga jumlah yang Allah kehendaki, untuk setiap amal salih yang dilakukan. Selain itu, amalan Ramadhan juga akan bisa menjadi kafarat (penebus) dosa-dosa, selain dosa besar.

Karena itu, Ramadhan adalah bulan yang agung, penuh kemuliaan dan keberkahan. Kedatangannya tentu harus disambut dengan penuh kegembiraan dan penghormatan yang agung.

sahabatku semua yang dirahmati Allah.

“Kaki jantungku semakin tegap melangkah Nafas qalbu jiwaku semakin teratur mengiringi tetes keringat Rindu menuju Arsy-Mu dan Menuju surga cinta-MU Sucikan hati untuk ramadhan selalu dinanti”

Suatu ketika Rasulullah SAW naik ke atas mimbar kemudian beliau mengucapkan kalimat “ amin… “ yang pertama. Kemudian mengucapkan kalimat “ amin…” yang kedua. Kemudian mengucapkan kalimat “amin..” yang ketiga. Setelah selesai berkhutbah para sahabat Nabi SAW bertanya tentang “amin..” yang diucapkan oleh Rasul. SAW : “Siapa yang berdoa dan didoakan sehingga Rasulullah mengamininya?”

Kemudian Nabi SAW menjawab bahwa beliau kedatangan malaikat Jibril, dan malaikat Jibril mengatakan : “ Semoga akan masuk neraka dan terkutuk seseorang yang sempat menemui kedua orang tuanya akan tetapi tidak sempat untuk mengabdi dan memuliakannya..” Menjadi terkutuk dan masuk neraka karena orang tua adalah lahan pengampunan dari Allah SWT, maka yang tidak mengabdi kepada orang tua sesungguhnya ia telah menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapatkan pengampunan dari Allah SWT.

“Amin..” yang kedua adalah orang yang mendengar nama Nabi SAW disebutkan akan tetapi tidak mengucapkan sholawat kepada beliau. Maka orang tersebut adalah orang yang terkutuk. Karena sholawat kepada Nabi SAW adalah pintu yang amat lebar untuk mendapatkan syafa’at Nabi SAW. Kemudian “amin..” yang ketiga adalah orang yang dido’akan oleh malikat Jibril sebagai orang yang terkutuk karena orang tersebut sempat menemui bulan Romadhon dan ia keluar dari bulan Romadhon ternyata do’anya belum diampuni oleh Allah SWT. Sebab bulan Romadhon adalah bulan pengampunan, bulan rahmat keridhoan Allah SWT. Akan tetapi di bulan Romadon tidak berusaha untuk meningkatkan kualiatas ibadahnya dan tidak ada usaha untuk mengurangi kemaksiatan.

Rasulullah saat itu bercerita tentang sesuatu yang akan terjadi di masa-masa mendatang akan adanya orang celaka dan terkutuk di bulan suci Ramadhan. Yaitu orang yang tidak pernah peduli dengan bulan mulia ini. Sebelum Ramadhan tidak ada semangat untuk menyambutnya dan disaat Ramadhan tiba tidak bersyukur akan nikmat kesempatan bisa masuk bulan ramadhan ini. Sehingga amal baik pun tidak segera ditingkatkan dan maksiat pun tidak berusaha untuk di kurangi.

sahabatku yang dimuliakan Allah.

“Sungguh kelam jiwa hamba terbalur dosa Masih pantaskah untuk bertaubat kepada-MU Pintu ramadhan-MU telah terbuka Lahir bthin ku akan bertaubat untuk rahmat-MU dan ridho-MU”

Disebutkan juga oleh para Ulama bahwa tanda orang yang akan mati dalam kemuliaan iman (khusnul khotimah) adalah orang yang berusaha untuk membuat perubahan dalam dirinya di dalam bulan suci Ramadhan agar menjadi lebih baik dari sebelum Ramadhan. Dan tanda orang yang akan mati dalam keadaan celaka (su’ul khotimah) adalah orang yang di saat Ramadhan tiba tidak menghargai bulan mulia ini. Tidak ada upaya untuk menigkatkan amal baik di bulan Ramadhan. Segala kemaksiatan yang dilakukan di luar Ramadhan dengan mudahnya ia lakukan di saat berada di bulan suci Ramadhan.

Selagi ada kesempatan di bulan Ramadhan ini mari kita berusaha agar tidak tergolong sebagai orang yang celaka, terkutuk dan su’ul khotimah. Kita tingkatkan ibadah kita. Berjuang menjauhi kemaksiatan serta menjauhi kedhzoliman kepada sesama dengan bersabar melawan hawa nafsu yang senantiasa mengajak kepada kekejian.
Sebelum terlambat, umur ada batasnya dan nafas sudah ada jatahnya. Belum tentu kita bisa menemui Ramadhan di tahun depan. Dengan memohon kepada Allah SWT semoga Allah memberi kepada kita umur panjang dalam ketaatan serta sehat wal’afiat hingga bisa bertemu Ramadhan yang akan datang. Mari kita isi Ramadhan ini dengan renungan akan dosa-dosa kita kepada Allah, dosa pada sesama. Sekaligus berusaha memohon ampun kepada Allah dan kepada sesama. Serta kita tingkatkan ibadah kita dan menjalin keindahan dengan sesama.

Kita Sambut Bulan Suci ini dengan :

1. Muroqobah
2. Muhasabah dan
3. Mujahadah

saya temonsujadi memohon maaf kepada para pembaca sekalian baik yang berasal dari lisan, hati maupun perbuatan, baik yang sengaja maupun tidak, baik yang diketahui maupun tidak, semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, semoga Allah menerima semua amal baik kita, semoga Ramadhan tahun ini kita menjadi lebih baik.

 

“Marhaban Yaa Ramadhan”

selamat datang bulan mulia, bulan terindah sepanjang masaa..

Dia-lah Allah sang Ar Rahman…

Dengan cinta-Nya bumi, langit dan isinya mengalur dengan indah…

Dengan cinta-Nya cahya mentari masih menerpa hangat tubuh kita…

Kepada Allah-lah muara cinta yang Hakiki…

Tak ada yang abadi di dunia ini kecuali kematian.

Tibalah saatnya kita sambut ramadhan dengan hati yang thulus dan ikhlas..

Ya Allah… Engaku mengetahui bahwa hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu

Telah berjumpa pada taat pada-Mu

Telah bersatu dalam dakwah pada-MU

Telah berpadu dalam membela syariat-Mu

Sambut ramadhan penuh berkah untuk semua

Wallahu a’lam bishshowab

semoga bermanfaat.

Iklan