bbmbismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, tak bisa dipungkiri Minyak atau bahan bakar minyak (BBM) masih menjadi andalan sumber energi utama seluruh negara dan manusia di dunia, termasuk Indonesia. Tak ayal, naiknya harga minyak dunia menghambat laju pertumbuhan ekonomi dunia yang juga berpengaruh pada kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia namun kali ini sungguh ironi pemerintah menaikan harga BBM disaat harga minyak dunia turun, apa sebenarnya motif di balik kenaikan harga BBM ini ? Mengapa pemerintah begitu ngotot untuk menaikkan harga BBM ? seharusnya mereka memerintah dan mengambil kebijakan demi kemaslahatan dan kesejahteraan rakyatnya, tak boleh sedikitpun menyengsarakan dan mempersempit rakyatnya. bukan begitu kawan ?

Perdebatan mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak menjadi pro dan kontra, terlepas dari sepakat dan tidak sepakatnya kenaikan tersebut, yang jelas BBM terutama premium sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat Indonesia, maka tak heran jika ribuan mahasiswa, ratusan buruh juga ratusan masyarakat protes kejalan-jalan menyuarakan suara dan aspirasinya menyikapi kebijakan pemerintahan  yang baru saja dilantik beberapa hari ini

bagaimana kita harus menyikapi ini?
apa solusinya jangka panjangnya ?
apakah salah mengkritisi pemerintah ?

terlebih dahulu kita renungkan hikayat sebuah kisah berikut ini.. semoga dapat mengambil manfaatnya….

Ibrahim bin Adham adalah tokoh yang berpengaruh di antara para Ulama Shufi, sebelum berjalan pada jalan Shufi beliau adalah seorang raja, beliau memutuskan untuk meninggalkan kehidupan mewahnya sebagai seorang raja setelah mengalami peristiwa yang menggugah hatinya.

Alkisah Raja Ibrahim bin Adham berburu ke hutan, ketika beliau berburu melihat kejadian yang unik ada seekor burung gagak yang terbang membawa roti, beliau berpikir, untuk apa burung gagak membawa roti, burung gagak kan pemakan daging, karena saking herannya beliau mengikuti terbangnya burung gagak itu,singkat cerita beliau mengikuti burung tersebut sampai kedasar sebuah jurang dan kejadian di dasar jurang itu lebih membuat beliau terheran heran, karena ternyata burung gagak itu membawa roti itu untuk menyuapi seseorang yang tergolek di dasar jurang itu dengan badan yang terikat kuat, dan dengan telatennya burung gagak itu memotong roti itu dengan paruhnya kemudian menyuapkan potongan potongan itu kemulut orang yang terikat itu.

Sesudah selesai memberikan suapan kepada orang itu maka burung gagak itu terbang pergi,Ibrahim bin Adham kemudian mendekat kepada orang yang terikat itu dan melepaskan ikatannya,kemudian beliau bertanya kepada orang itu tentang kejadian yang menakjubkan yang baru saja beliau saksikan,singkatnya orang itu menceritakan peristiwa yang dialaminya,ia mengatakan bahwa ia adalah pedagang yang ketika melintas di hutan dia dirampok kemudian diikat dan dilempar kejurang karena si perampok takut ia melaporkan perampok itu kepada sang raja, ia tergolek bermingggu minggu di dasar jurang itu, hebatnya ia tidak pernah mengeluh ataupun meratap atas kejadian yang menimpanya, ia berkeyakinan bahwa apabila ini memang kehendak Alloh untuk menjadi cara kematiannya, maka ia berharap dengan keridhoannya menerima kehendak Alloh itu, Alloh sudi memberikan RidloNya kepadanya,dan apabila ia belum dikehendaki Alloh untuk mati, maka Alloh telah berfirman bahwasanya tidak ada satupun dari makhluq Alloh yang tidak dijamin rizqinya oleh Alloh,ia mengatakan :

Dengan izin Alloh setiap aku merasa haus aku membuka mulutku,kemudian berhembuslah angin yang membawa embun embun dan mengumpulkan air embun itu didalam mulutku,kemudian aku meminumnya sehingga hilanglah rasa hausku,dan untuk menghilangkan rasa laparku Alloh mengirim burung gagak yang setiap hari menyuapiku roti,seperti yang engkau lihat tadi.

Mendengar cerita orang itu Ibrahim bin Adham terduduk dan menangis, beliau merasa sangat hina dihadapan Alloh dan orang itu,beliau menyadari di dalam kehidupan beliau yang serba mewah, lebih dari cukup, beliau tidak menemukan ketenangan jiwa,karena beliau selalu merasa khawatir akan terjatuh dalam kekurangan, beliau terus merasa kurang akan dunia sehingga tidak menyadari limpahan ni’mat yang telah diberikan Alloh kepada beliau, kemudian beliau memutuskan meninggalkan kehidupan beliau sebagai raja, dan memlih hidup sederhana mengembara dan berguru kepada para Ulama ahli agama.

Dari Hikayat diatas dapat kita petik hikmah bahwasannya hanya dengan takut dan pasrah kepada Alloh SWT kita akan mendapatkan solusi dari segala kesulitan dan kebutuhan dunia, Alloh SWT Berfirman :

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا () وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبه…………..

“Dan barang siapa bertaqwa kepada Alloh,maka Alloh akan menjadikan baginya Solusi ( dari Permasalahannya # Dan memberinya rizki yang tidak terhingga dan barangsiapa tawakkal kepada Alloh maka Alloh lah yang mencukupinya …….. ( Q.S At Tholaq 2-3 )

sahabatku dalam kenaikan harga BBM AA-gym cuma mengutarakan sikapnya yang beliau tulis dalam websitenya :
HARGA BBM NAIK …

Rezeki Anda berkurang???..!!!

 Disebutkan dalam riwayat bahwa di zaman sahabat pernah terjadi kenaikan harga. Mereka pun mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menyampaikan masalahnya. Mereka mengatakan,
 ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻏﻼ ﺍﻟﺴﻌﺮ ﻓﺴﻌﺮ ﻟﻨﺎ

“Wahai Rasulullah, harga-harga barang banyak yang naik, maka tetapkan keputusan yang mengatur harga barang.”

 Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,
 ﺇﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻫﻮ ﺍﻟﻤﺴﻌﺮ ﺍﻟﻘﺎﺑﺾ ﺍﻟﺒﺎﺳﻂ ﺍﻟﺮﺍﺯﻕ ﻭﺇﻧﻲ ﻵﺭﺟﻮ ﺃﻥ ﺃﻟﻘﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻟﻴﺲ ﺃﺣﺪ ﻣﻨﻜﻢ ﻳﻄﻠﺒﻨﻲ ﺑﻤﻈﻠﻤﺔ ﻓﻲ ﺩﻡ ﺃﻭ ﻣﺎﻝ

“Sesungguhnya Allah adalah Dzat yang menetapkan harga, yang menyempitkan dan melapangkan rezeki, Sang Pemberi rezeki. Sementara aku berharap bisa berjumpa dengan Allah dalam keadaan tidak ada seorang pun dari kalian yang menuntutku disebabkan kezalimanku dalam urusan darah maupun harta.” (HR. Ahmad, Abu
Daud, Turmudzi, Ibnu Majah, dan dishahihkan Al-Albani).

 Dengan memahami hal ini, setidaknya kita berusaha mengedepankan sikap tunduk kepada takdir, dalam arti tidak terlalu bingung dalam menghadapi kenaikan harga, apalagi harus stres atau bahkan bunuh diri. Semua sikap ini bukan solusi, tapi justru menambah beban dan memperparah keadaan.
 Jatah rizki yang Allah tetapkan tidak akan bertambah maupun berkurang.

Meskipun, masyarakat Indonesia
diguncang dengan kenaikan harga barang, itu sama sekali tidak akan menggeser jatah rezeki mereka. Allah menyatakan,

ﻭَﻟَﻮْ ﺑَﺴَﻂَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟﺮِّﺯْﻕَ ﻟِﻌِﺒَﺎﺩِﻩِ ﻟَﺒَﻐَﻮْﺍ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻭَﻟَﻜِﻦْ ﻳُﻨَﺰِّﻝُ ﺑِﻘَﺪَﺭٍ ﻣَﺎ ﻳَﺸَﺎﺀُ ﺇِﻧَّﻪُ ﺑِﻌِﺒَﺎﺩِﻩِ ﺧَﺒِﻴﺮٌ ﺑَﺼِﻴﺮٌ

 “Andaikan Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.” (QS. As-Syura: 27)
 Ibnu Katsir mengatakan,

ﺃﻱ : ﻭﻟﻜﻦ ﻳﺮﺯﻗﻬﻢ ﻣﻦ ﺍﻟﺮﺯﻕ ﻣﺎ ﻳﺨﺘﺎﺭﻩ ﻣﻤﺎ ﻓﻴﻪ ﺻﻼﺣﻬﻢ، ﻭﻫﻮ ﺃﻋﻠﻢ ﺑﺬﻟﻚ ﻓﻴﻐﻨﻲ ﻣﻦ ﻳﺴﺘﺤﻖ ﺍﻟﻐﻨﻰ، ﻭﻳﻔﻘﺮ ﻣﻦ ﻳﺴﺘﺤﻖ ﺍﻟﻔﻘﺮ .

 “Maksud ayat, Allah memberi rezeki mereka sesuai dengan apa yang Allah pilihkan, yang mengandung maslahat bagi mereka. Dan Allah Maha Tahu hal itu, sehingga Allah memberikan kekayaan kepada orang yang layak untuk kaya, dan Allah menjadikan miskin sebagian orang yang layak untuk miskin.” (Tafsir Alquran al-Adzim,7:206)
 Jaga shalat, semahal apapun harga pangan, Allah menjamin rizki anda, Allah berfirman,
 ﻭَﺃْﻣُﺮْ ﺃَﻫْﻠَﻚَ ﺑِﺎﻟﺼَّﻠَﺎﺓِ ﻭَﺍﺻْﻄَﺒِﺮْ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﻟَﺎ ﻧَﺴْﺄَﻟُﻚَ ﺭِﺯْﻗًﺎ ﻧَﺤْﻦُ ﻧَﺮْﺯُﻗُﻚَ ﻭَﺍﻟْﻌَﺎﻗِﺒَﺔُ ﻟِﻠﺘَّﻘْﻮَﻯ
 “Perintahkahlah keluargamu untuk shalat dan bersabarlah dalam menjaga shalat. Aku tidak meminta rizki darimu, Aku yang akan memberikan rizki kepadamu. Akibat baik untuk orang yang bertaqwa.” (QS. Thaha: 132)
Di masa silam, terjadi kenaikan harga pangan sangat tinggi. Merekapun mengadukan kondisi ini kepada salah seorang ulama di masa itu. Kita lihat, bagaimana komentar beliau,
 ﻭﺍﻟﻠﻪ ﻻ ﺃﺑﺎﻟﻲ ﻭﻟﻮ ﺃﺻﺒﺤﺖ ﺣﺒﺔ ﺍﻟﺸﻌﻴﺮ ﺑﺪﻳﻨﺎﺭ ! ﻋﻠﻲَّ ﺃﻥ ﺃﻋﺒﺪﻩ ﻛﻤﺎ ﺃﻣﺮﻧﻲ، ﻭﻋﻠﻴﻪ ﺃﻥ ﻳﺮﺯﻗﻨﻲ ﻛﻤﺎ ﻭﻋﺪﻧﻲ
 “Demi Allah, saya tidak peduli dengan kenaikan harga ini, sekalipun 1 biji gandum seharga 1 dinar! Kewajibanku adalah beribadah kepada Allah, sebagaimana yang Dia perintahkan kepadaku, dan Dia akan menanggung rizkiku, sebagaimana yang telah Dia janjikan kepadaku.” Allahu a’lam

sahabatku, indah sekali bukan jika segala sesuatu kita muarakan kembali kepada Allah, namun sudah sewajarnya sebagai rakyat kita protes soal kenaikan BBM. Karena efek Domino pasti akan muncul.. BBM Naik, akan di ikuti oleh kenaikan harga di sektor lain. sudah sangat wajar Wong Cilik itu menyuarakan haknya.. Bersuara dan menghiba memohon kebijaksanaan dari pemerintan, Sebagai bagian dari ikhtiar kita semua juga tahu bahwa rejeki kita sudah diatur sebaik mungkin oleh Allah swt, menyeruakan suara bukan bagian dari mengeluh ini bentuk respon positif menyikapi kebijakan yang dianggap tidak pro rakyat, maka hal itu akan menjadi wajar, bukan begitu kawan… ?

sahabatku yang dirahmati Allah. 

kita tahu setelah beberapa kali kenaikan BBM dilakukan, polemik yang terjadi masih tetap sama. Sejarah berulang. Kontroversi kenaikan BBM banyak diperdebatkan para ahli di televisi atau koran, banyak yang setuju tidak sedikit pula yang menentang. Belum lagi, kisruh yang terjadi saat unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM di berbagai daerah yang menimbulkan banyak kerugian, baik riil maupun materil. Sudah terlalu banyak energi, waktu, dan peluh yang tersita setiap kali kenaikan harga BBM dicanangkan. betul tidak kawan?

dalam koran tempo tgl 7 APRIL 2012, Endang Suryadinata menuliskan pendapatnya “kita masih belum mau belajar dari sejarah, bagaimana di masa mendatang kita harus mulai melepaskan diri dari ketergantungan pada minyak, serta mulai melirik energi-energi alternatif. Kebijakan atau politik energi kita sampai sejauh ini belum pernah dirancang untuk menghadapi guncangan besar, seperti melonjaknya harga minyak. Semua masih serba tambal sulam. Dan di atas segalanya, di masa mendatang, kita jangan lagi menjadi korban permainan para kapitalis minyak atau para mafia dalam sektor energi”

ya begitulah ketergantungan akan bbm sudah mendarah daging bagi masyarakat indonesia, apalagi belum ditemukan energi alternatif yang paling efisien juga tepat untuk mengantikan posisi bbm, sedangkan keputusan kenaikan harga bbm pun telah dibuat. Kita sebagai rakyat yang berdaulat hanya bisa mengkritisi, mengawal pemerintahan untuk membangun negeri ini, berdoa dan berharap negeri tercinta ini ke depan terwujud keadilan dan kesejahteraan. setuju kan kawan ?

Untuk itu mari kita dukung segala kebijakan yang bisa membawa bangsa ini menuju kemakmuran yang merata dan manusia yang beradab. Dengan didasari UUD 1945 dan falsafah Pancasila serta dengan jiwa nasionalisme yang tinggi, kita harus yakin bangsa dan negara ini tidak akan pernah lagi sengsara dan terjajah oleh bangsa asing terlebih oleh bangsanya sendiri…

dan kita juga wajib juga mengingatkan pemerintah jika kebijakan-kebijakan yang dibuatnya tidak pro rakyat, pemerintah maupun pejabat elit politik dinegeri ini harus bisa mengemban amanah yang baik untuk rakyat indonesia, terlebih janji-janji semasa kampanye yang sudah direkam, diingat juga ditunggu realisasinya oleh masyarakat. jangan malah mengingkari janji setelah kekuasaan berada ditelapak kaki, ingat kami melihat sepak terjang kalian, terlebih Allah, tuhan kita melihat segala bentuk kebijakan maupun apa yang dihati kalian… jika menyengsarakan rakyat tentunya akan kami minta pertanggungjawaban didunia dan akherat, bukan begitu kawan ?

lalu apa solusinya ?

Kemandirian energi harus dilakukan, Indonesia harus mampu bangkit, mandiri, berdaulat dan merdeka seutuhnya, Indonesia memiliki sumber daya alam (SDA) yang luas, namun jika tak digunakan dengan baik, SDA tersebut akan cepat habis. jika Indonesia ingin menjadi negara industri yang besar, maka landasan pertama yang harus dilakukan adalah berkecukupan energi. pemerintah harus mengubah kontrak-kontrak yang berhubungan dengan energi sehingga dimasa mendatang polemik kenaikan harga BBM maupun berkaitan dengan energi tidak menjadi bagian krusial bagi perkembangan bangsa dan negara indonesia, pemerintah harus mendayagunakan segala potensi baik SDA maupun SDM untuk meningkatkan sumber energi terutama dalam sektor migas. riset -riset energi alternatif, energi terbarukan harus digalakkan, yang dahulu impor tahun depan harus expor, sarana pendukung infrastruktur diperbaiki, edukasi ke masyarakat tentang penghematan energi juga harus dilakukan,  indonesia harus mandiri dan berdaulat jika ingin masuk dalam deretan negara maju,

bagaimana menurutmu kawan ?

“Kau menumpang di rumah Tuhan, maka beradablah terhadap ketentuanNya. Janganlah mendahuluiNya dalam bertindak dan janganlah melampaui batasanNya dalam memutuskan sesuatu. Jangan merasa berkuasa hidup di kerajaanNya, karena Dialah yang Maha Kuasa. Jangan menghukumi nasib makhlukNya, padahal nasib dirimu sendiri saja kau tak tahu. Hiduplah sebagai hamba maka kau akan mengenali dirimu dan tersingkaplah hakikat Tuhanmu. Jika kau menyekutukan dirimu dengan dzat, sifat atau kehendakNya maka kaulah Fir’aun di zaman ini.” @husinnabil

Ya Allah, perbaikilah (akhlaq) para pemimpin kaum muslimin, bimbinglah mereka dalam menegakkan keadilan, kesejahteraan, menyayangi, dan memperhatikan kepentingan rakyat. Tumbuhkan kecintaan rakyat kepada mereka dan kecintaan mereka kepada rakyat.

ya Allah hadirkan untuk kami pemimpin yang sangat  takut kepada-Mu dan mengajak kami takut kepada-Mu….


semoga bermanfaat..

Iklan