Iklan
Beranda

Karena Sebuah Kecintaan

Tinggalkan komentar


cinta-allahBismillahirahmanirahim
Sahabat semua yang dirahmati Allah. Sungguh alangkah bahagianya jika seseorang berhasil meraih dan menggapai cinta terlebih cinta Allah swt. Sebab, bila seseorang berhasil mendapatkan cinta Allah, maka hidupnya akan dituntun dan dibimbing oleh Allah swt. Allah akan membimbing penglihatannya tatkala dirinya melihat; Allah akan membimbing pendengarannya, manakala ia mendengarkan. Allah akan menuntun langkahnya kejalan yang diridhoinya dan apapun yang menjadi milik Allah akan mendekati ia, Sebaliknya, betapa menyakitkan bila kita merasa mencintai dan dicintai oleh Allah, akan tetapi cinta kita hanya bertepuk sebelah tangan, cinta kita palsu. Kita merasa mendapatkan kecintaan Allah, akan tetapi sebenarnya kita tidak pernah mendapatkan kecintaan dari Allah swt. adakah yang seperti itu ?

sebuah kisah menarik mengawali artikel ini…. semoga bisa diambil manfaatnya.

Pada zaman Al-Imam Al-Hafiz Wajihuddin Abdul Rahman bin Ali bin Muhammad  Al-Syaibani al-Yamani al-Zabidi Al-Syafie (Pengarang Maulid diba’i)di kala waktu siang Al-Imam ingin berziarah ke makam Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dari kota Yaman ke kota Madinah bersama para sahabat dan jama’ah nya.

baca cara mencintai selengkapnya…

Iklan

Resensi Buku : Berbagi Cinta di 4 Kota

Tinggalkan komentar


From tulisandnu.net

From tulisandnu.net

Bismillahirrahmaanirrahim.
Alhamdulillah…
Alhamdulillahilladzi allafa baina quluubinaa fa ashbahnaa bini’matihi wa bi fadhlihi ikhwaanaa.
amma ba’du.

Sahabatku semua yang dirahmati Allah. sebelum memaparkan sedikit tentang kandungan isi dalam buku ini, teringat nasehat indah dari guru kita salah satu pengasuh ponpes lirboyo yang sekarang terbaring sakit, semoga Allah segera angkat penyakitnya. Amien. bunyinya seperti ini ;

“Teng ndunyo derajat paling dhuwur niku wong MULANG karo wong NGAJI.”
(Di dunia derajat paling tinggi itu adalah orang yang mengajarkan ilmu dan orang yang mempelajarinya/mengaji.) KH. M. Anwar Manshur.

sungguh alangkah indah jika hidup kita ini diisi dengan berbagai kemanfaatan. belajar dan tumbuh bersama dalam naungan kasih sayang, dipenuh dengan ukhuwah, mengaji mengkaji bersama berbagai macam seni problematika kehidupan, saling peduli, membantu, gotong royong dan cinta satu sama lain. sungguh hal ini bisa menggugurkan segenap dosa yang pernah kita lakukan, bahkan bisa jadi jadi amalan yang mampu mengantarkan kita menuju Syurganya. mari kita buka buku pemberi inspirasi ini.

Judul: Berbagi Cinta di 4 Kota.
Penulis: Dewi Nurbaiti
Penyunting : Edwin Sholeh R
Penerbit: Indie Publishing
Tahun terbit: 2015
Tebal: 106 Halaman

Bismillah, nama Dewi Nurbaiti sepertinya tidak asing ditelinga saya, jika membaca Majalah Intern Perusahaan tempat kami bekerja Nama beliau bisa dipastikan selalu ada dalam tim Redaksinya. Buku kecil yang penuh semangat ini, mengisahkan perjalanan Mbak Dewi (DNU) yang mencoba menjadi si Bolang, Bocah petualang di 4 kota berbeda. berpetualang, berkreasi, berexperimen untuk mencurahkan daya kemampuanya memberi inspirasi dalam sebuah program / gerakan yang dikenal dengan sebutan Indonesia Mengajar.

baca resensi selengkapnya disini…..

%d blogger menyukai ini: