KENAPA PRODUKSI SOLAR PANEL BISA HANCUR, APA PENYEBAB NYA?!!

Kenapa bisa begitu??!! Apa yg harus dilakukan !!!

WELL, jangan bersedih jikalau temanmu bisa produksi 4x sedangkan dirimu hanya 1-2x itupun sudah ngos-ngosan PV-mu ngejarnya hehe. meski sering kita singgung mengenai permasalahan ini tapi tidak salahnya kita ulas kembali, untuk refreshment tentang bagaimana perlakuan kita terhadap solar panel yg telah kita pasang serta digunakan sehari-hari.

Banyak faktor yg mempengaruhi menurunnya produksi solar panel hal lain seperti teknis alat pendukung yg kurang pass seperti jenis kabel, diameter serta panjangnya, penggunaan jenis controller pwm/mppt saja hal ini tentu sedikit banyak akan berpengaruh pada produksi PV, untuk kali ini kita akan berfokus pada permasalahan yg ada dalam Photovoltaik itu sendiri yg harus kita cermati bersama sehingga produksi solar panel tetap baik dalam waktu lama, apa saja itu. Berikut kita analisa bersama;

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Solar Panel. Ada Lima hal utama yang mempengaruhi performansi dari modul solar panel:

  1. Bahan pembuat solar cells panel
  2. Resistansi beban
  3. Intensitas cahaya matahari
  4. Suhu/ temperatur solar cells panel
  5. Bayangan/ shading.

✓ Bahan pembuat solar panel.

Untuk pembahasan ini kita sudah ulas pada pembahasan sebelumnya tentang PV poly VS Mono, tentu kita tidak akan membahasnya panjang lebar lagi.

Klik ini kalau blum baca.
https://m.facebook.com/groups/168319220513562?view=permalink&id=351989325479883

Secara garis besar ditinjau dari material Mono lebih baik serta mampu bertahan pada suhu yg cukup panas. Sedangkan Poly cukup baik saat matahari berawan/mendung meskipun poly sering mengalami Overheat saat cuaca terik. Karena alasan inilah banyak teman-teman disini memakai poly, meski untuk daerah tertentu poly bisa sangat jelek produksinya.

✓Resistansi Beban

Produksi melambat, Amper turun. Coba chek tegangan battery barangkali hampir penuh, segera load ke beban.

Tegangan baterai adalah tegangan operasi dari solar panel module, apabila baterai dihubungkan langsung dengan solar panel modul. Sebagai contoh, umumnya baterai 12 Volt, voltase/ tegangan baterai biasanya antara 11.5 sampai 15 Volts. Untuk dapat mencharge baterai, solar panel harus beroperasi pada voltase yang lebih tinggi daripada voltase baterai bank. Effisiensi paling tinggi adalah saat solar panel cell beroperasi dekat pada maximum power point. Pada contoh di atas, tegangan baterai harus mendekati tegangan Vmp. Apabila tegangan baterai menurun di bawah Vmp, ataupun meningkat di atas Vmp, maka effisiensi nya berkurang.

✓ Intensitas Cahaya Matahari

Semakin besar intensitas cahaya matahari secara proposional akan menghasilkan arus yang besar. Seperti gambar dibawah tingkatan cahaya matahari menurun, bentuk dari kurva I-V menunjukkan hal yang sama, tetapi bergerak ke bawah yang mengindikasikan menurunnya arus dan daya. Perlu diketahui Voltase solar panel tidak akan berubah oleh bermacam-macam intensitas cahaya matahari.

✓ Suhu solar panel

Overheat – produksi hancur efisiensi turun ya terima sajalah. Sebagaimana suhu solar panel meningkat diatas standar suhu normal 25 derajat Celcius, efisiensi solar panel modul effisiensi dan tegangan akan berkurang. Gambar di bawah menjelaskan bahwa suhu sel meningkat diatas 25 derajat Celcius (suhu solar cell panel module, bukan suhu udara), bentuk kurva I-V tetap sama, tetapi bergeser ke kiri sesuai dengan kenaikan suhu solar panel, menghasilkan tegangan dan daya yang lebih kecil. Panas dalam kasus ini, terjadi hambatan listrik untuk aliran elektron-nya.

Untuk itu perlu aliran udara di sekeliling solar panel harus dilakukan improvement sepertinya Air cooling system ataupun watercooling system atau cara lainnya karena menjadi sangat penting untuk menghilangkan panas yang menyebabkan suhu solar panel yang tinggi.

✓ Shading/ Teduh/ Bayangan

Efek bayangan (shading) dapat memicu terjadi hotspot, hostpot salah satu penyebab terbentuknya snailtrack maupun microcrak, sebelumnya sudah kita bahas ini.

Solar panel, terdiri dari beberapa silikon yang diserikan untuk menghasilkan daya yang diinginkan. Satu silikon menghasilkan 0.46 Volt, untuk membentuk solar cell panel 12 Volt, 36 silikon diserikan, hasilnya adalah 0.46 Volt x 36 = 16.56. kalau 72 cell maka ya 72 x 0.46 = 33.12 V

Shading adalah dimana salah satu atau lebih sel silikon dari solar panel tertutup dari sinar matahari. Shading akan mengurangi pengeluaran daya dari solar panel keseluruhan, Beberapa jenis solar panel module sangat terpengaruh oleh shading dibandingkan yang lain. Tabel di bawah ini menunjukkan efek yang sangat ekstrim pengaruh shading pada satu sel dari modul panel surya monocrystalline yang tidak memiliki internal bypass diodes. Untuk mengatasi hal tersebut solar cell panel dipasang bypass diode, bypass diode dipasang untuk arus yg mengalir ke satu arah, mencegah arus efect ke silikon yang kena bayangan. Jadi jika didekatmu ada antena, pindahkan antenanya, jika ada pohon, ya jauhkan dari pohon. Jika kehalangan rumah tetangga ya pindah rumah aja…hahaha.paham ya paklek

Minimal 5 itu kamu perhatikan, produksimu pasti meningkat.
Selamat mencoba.

Salam jossssssssss.

Colek para penghuni grup Djoe Amura Mdjms Bima’mbe Mbe Nur Harjanto Slamet Sutrisna Suyitno Ledeng Ali Mahmudi Eh Akrie Andhika Chandra Wijaya Kelvin Arkan Af Afroni Anas Basori Alwi Murtadho Pri Aza Ade Yuswantoro Alby Athaya Putra Pratama Andi Sinaga Mochammad Al Farizy Eko Setiaji Elkahfi Slamet Riyadi Niko Sutan Rajo Mudo Fudin Safudin Salim Kurniawan Giyanto Ica Solar Ediksuyanto Suyanto Sumarji Palembang Mera Tania Daniatun Vay Diaz Fahrur Demak Deky Prasetyo David Kusnadi Kriswanto Bin Warto Diharjo Luthor Fie M Frans T Maz Gorro George Frans Chandra Hermawan Hendra Hermawan Hermawan Riyadi Jumari Januar Onoy Pulsar Kenthirs Roe Khann Too Lutfi Chaerul Moch Misbakhussudur Rio Vian Choir Elzastrow Alexa Pets Yuliastono Indrawan Lukman Tam Rizky