Tips-tips menparalel – seri panel surya beda Amper, Watt & tegangan !!

Sudah memparalel seri PV kenapa produksi blum maximal??
Mungkin faktor ini salah satunya yg luput perhatiannya.

Well, jika kita asal dalam mendesain system PV terutama soal rangkaian seri paralelnya akan berdampak pada perolehan produksi dari keseluruhan PV tersebut, kenapa bisa begitu berikut kita analisa bersama.

Bolehkah Mencampur panel surya dengan berbagai tegangan atau watt, atau power dari produsen yang berbeda?, adalah pertanyaan yang sering ditanyakan oleh sebagian besar DIYers Mania. Meskipun mencampur panel surya yang berbeda tidak dianjurkan, namun itu tidak dilarang dan semuanya akan baik-baik saja selama masing-masing parameter listrik panel surya (tegangan, watt, amp) dipertimbangkan dengan cermat dan teliti. Sebenarnya Beda pabrikan tidak jadi masalah, Masalahnya terletak pada karakteristik listrik panel yang berbeda, karena akan terjadi penurunan kinerja yang berbeda dari keseluruhan system panel surya tersebut.

Menyatukan panel surya tujuannya tentu untuk meningkatkan tenaga surya. Menghubungkan lebih dari satu panel surya secara seri, paralel atau dalam mode campuran adalah cara yang efektif serta mudah tidak hanya untuk membangun sistem panel surya yang hemat biaya tetapi juga membantu kita menambahkan lebih banyak panel surya di masa depan untuk memenuhi kebutuhan kita yang semakin meningkat setiap hari mengenai listrik.

Catatan penting ;
Cara Menghubungkan panel surya ada beberapa system sebagai berikut :
– Secara seri ;
menghubungkan panel surya secara seri ketika ingin mendapatkan tegangan yang lebih tinggi.
– Secara Paralel ;
Jika perlu mendapatkan arus yang lebih tinggi, harus menghubungkan panel secara paralel.
– Secara Seri-Paralel (Kombinasi)
Jika membutuhkan tegangan yang lebih tinggi dan arus yang lebih tinggi juga, maka harus menerapkan kedua mode koneksi atau campuran, yang berarti bahwa sebagian panel surya harus dihubungkan secara seri, sedangkan sisanya harus dihubungkan secara paralel.

Yang paling penting untuk diingat adalah bahwa mode koneksi memberi watt yang lebih tinggi. Oleh karena itu, jika output daya dari panel surya tidak bisa memenuhi kebutuhan listrik harian Anda, maka harus memikirkan untuk menambahkan lebih banyak panel seperti itu ke dalamnya, baik secara seri atau paralel. Agar mendapatkan sistem panel surya efisien maksimumnya,

Menjaga beberapa prinsip dasar terkait dengan menghubungkan panel surya ;
Pengkabelan panel surya fotovoltaik secara seri Seperti yang kami katakan di atas, saat menghubungkan panel surya secara seri, kita mendapatkan peningkatan watt dalam kombinasi dengan tegangan yang lebih tinggi. ‘Tegangan yang lebih tinggi’ seperti itu berarti koneksi seri lebih sering diterapkan pada sistem tenaga surya pada system On grid.

1) Tegangan sistem paling tidak 24 volt
2) Tegangan keluaran susunan surya diumpankan ke inverter atau pengontrol muatan tegangan input yang biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan sistem off-grid. Saat kita menyambungkan panel surya secara seri, total arus keluaran dari susunan surya adalah sama dengan arus yang melewati satu panel, sedangkan total tegangan output adalah jumlah dari tegangan yang turun.

Apa yang kami rekomendasikan dalam menseri-paralel panel surya ;

1) Gunakan panel yang memiliki peringkat karakteristik yang sama.
2) Saat menghubungkan panel surya yang berbeda, untuk meminimalkan kerugian loss power ada beberapa point berikut ;

a. Sambungkan hanya dalam panel seri merek yang berbeda dan dari arus yang sama.
b. Hubungkan panel paralel dari merek yang berbeda dan dari tegangan yang sama.
c. Menghubungkan panel surya dg karakteristik yang berbeda tidak disarankan karena voltase atau arus mungkin berkurang. Hal Ini mengarah pada daya output keluaran yang lebih rendah, atau lebih sedikit menghasilkan listrik tenaga surya. Karena itu, jika berencana untuk menggunakan panel yang berbeda, cobalah untuk memilih panel dengan tegangan dan arus yang serupa.
d. Gunakan MPPT. Setiap panel yang berbeda dalam array surya memiliki titik pelacakan tenaga surya optimal yang berbeda pada saat tertentu. Maka solusinya menggunakan pengontrol jenis MPTT. Panel surya yang berbeda mengurangi keefektifan pengontrol untuk melacak titik daya optimal ini. Pengontrol muatan surya MPPT merupakan perangkat yang lebih pintar daripada pengontrol muatan PWM berkenaan dengan kemampuannya memeras lebih banyak tenaga surya dengan melacak titik daya optimal panel PV atau susunan surya. Ketika mencari titik optimal, bagaimanapun juga mppt tidak cukup pintar untuk melakukan triangulasi antara begitu banyak titik daya optimal yang berbeda dari berbagai karakteristik PV berbeda yg telah disusun.
e. Tambah banyak controller PWM
F. Perhatikan diameter dan panjang kabel dari PV ke scc

Contoh Aplikasi seri paralel serta hitungan loss powernya. Perhatikan urutan angka pada gambar

  1. Seri beda watt & voltase.
    Pada gambar 1, Seri beda watt – voltase pada gambar 1 mengalami penurunan power sebanyak 3 % hal ini dipengaruhi range watt serta tidak terlalu jauh dari rentang keseluruhan panel yg diseri.
    Perhitungan nya ;
    Total voltage = 3 x 19v = 74 V
    Total current 8 A
    Total power loss 74 x 8 : 592 w , loss 3%
  2. Seri beda Amper & voltase.
    Seri beda Amper – voltase pada gambar 2 mengalami penurunan power sebanyak 40%

Perhitungan
Total voltage = 3 x 19v +17+18 = 73
Total current 5A yg pling kecil
Total power loss 73x 5 : 365 w , loss 40%

  1. Perfect Seri
    Tidak perlu dijelaskan karena sudah paham
  • Perfect Paralel
    Anda juga uda paham

  • Paralel beda voltase dan watt
    Dalam satu rangkaian paralel pv terdapat satu lembar yg berbeda v dan watt nya maka lossnya mencapai 11 %

  • Perhitungan
    Total voltage = 17 v
    Total current 4 x 8 = 32 A
    Total power loss 17 x 32 = 544 w, loss 11%

    1. Paralel beda voltase, Amper dan watt
      Dalam satu rangkaian paralel pv terdapat dua lembar yg berbeda v ,A dan watt nya maka lossnya mencapai 22 %

    Perhitungan
    Total voltage = 17 v
    Total current 2 x 8 + 5+ 7 = 28 A
    Total power loss 17 x 28 = 476 w, loss 22%

    7 & 8. Adalah solusi menggunakan banyak controller jenis PWM untuk memaksimalkan paralel PV yg beda karakteristik

    1. Perfect seri dan paralel.
      Tentu memperhatikan point2 diatas

    Gimana sudah paham?
    Jangan-jangan loss power produksi PV dipengaruhi oleh desain seri paralel yg salah…cek ulang dahhh…

    Ojo sampekk mumetan..
    Colek penghuni grupp…

    Salam jossss Wilmar Djoe Amura Mdjms Bima’mbe Mbe Suyitno Ledeng Slamet Sutrisna Eh Akrie Kelvin Arkan Andhika Chandra Wijaya Ali Mahmudi Af Afroni Alby Athaya Putra Pratama Anas Basori Alwi Murtadho Pri Aza Ade Yuswantoro Andi Sinaga Deky Prasetyo Mera Tania Daniatun Vay Diaz Fahrur Demak Kriswanto Bin Warto Diharjo Maz Gorro George Frans Nur Harjanto Chandra Hermawan Bambang Nako Wijanarko Hermawan Riyadi Lek Sigit Yuliastono Indrawan