Apa itu C-RATE battery ?

Well, Anda memiliki battery tapi tak pernah paham C-rate?? Hal inilah yg membuat battery panas, tidak terisi penuh dan akhirnya rusak.pembahasan tentang C-RATE kita ulang kembali untuk Refreshment agar mampu memperhatikan hal-hal yg mampu membuat battery bertahan lebih lama.

Apa itu Crate battey, kita analisa bersama disini…!!?

C-rate adalah ukuran laju di mana baterai sedang charge atau Discharging. C-rate digunakan sebagai peringkat pada baterai untuk menunjukkan arus maksimum yang dapat diberikan baterai dengan aman pada sirkuit.

Charge dan discharge baterai diatur C-RATE. Kapasitas baterai umumnya dinilai pada 1C, yang berarti baterai terisi penuh 1Ah harus bisa menyediakan 1A selama satu jam. Discharging baterai yang sama pada 0,5C harus memberikan 500mA selama dua jam,. Standar untuk baterai isi ulang umumnya menilai kapasitas lebih dari 4 jam, 8 jam atau lebih lama. Karena kehilangan resistansi internal dan proses kimia di dalam sel, baterai jarang memberikan kapasitas tertulis hanya dalam satu jam bisa digunakan

C-rate 1C juga dikenal “one hour Discharging” ; 0.5C atau C / 2 adalah 2 jam Discharging (0.2C) atau C / 5 adalah 5 jam Discharging. Beberapa baterai berkinerja tinggi dapat diisi dan dikosongkan di atas 1C dengan tekanan sedang.

Kapasitas baterai, atau jumlah energi yang dapat ditampung baterai, dapat diukur dengan alat analisis baterai. Alat itu mampu meng analisisbbaterai pada arus yang dikalibrasi sambil mengukur waktu hingga tegangan akhir-discharging tercapai. Untuk lead aci end-of-discharge biasanya 1,75V / sel, untuk NiCd / NiMH 1.0V / sel dan untuk Li-ion 3.0V / sel.

Jika baterai 1Ah menyediakan 1A selama satu jam, alat analisis yang menampilkan hasil dalam persentase dari nilai nominal akan menunjukkan 100 persen. Jika pengosongan Discharging berlangsung 30 menit sebelum mencapai tegangan cut-off akhir pengosongan, maka baterai memiliki kapasitas 50 persen. Baterai baru kadang-kadang berlebihan dan dapat menghasilkan kapasitas lebih dari 100 persen; dalam kondisi yang lain battery ada yg tidak pernah mencapai 100 persen,

Ketika Discharging baterai dengan alat analisis baterai yang mampu menerapkan laju C yang berbeda, laju C yang lebih tinggi akan menghasilkan pembacaan kapasitas yang lebih rendah dan sebaliknya. Dengan menggunakan baterai 1Ah pada laju 2C yang lebih cepat, atau 2A, baterai idealnya menghasilkan kapasitas penuh dalam 30 menit. Jumlahnya harus sama karena jumlah energi yang identik dikeluarkan dalam waktu yang lebih singkat. Pada kenyataannya, kerugian internal mengubah sebagian energi menjadi panas dan menurunkan kapasitas yang dihasilkan menjadi sekitar 95 persen atau kurang.
Maka kalau nge-charge battery dg waktu yg cepat, ampere tinggi justru membuat battery tidak pernah sampai 100% paham ya paklek.

Discharging baterai yang sama pada 0,5C, atau 500mA selama lebih 2 jam, kemungkinan akan meningkatkan kapasitas hingga di atas 100 persen.

Untuk mendapatkan pembacaan kapasitas yang cukup baik, produsen biasanya menilai baterai alkaline dan lead acid pada tingkat 0,05C yang sangat rendah, atau Discharging 20 jam. Bahkan pada laju pelepasan yang lambat ini, lead acid jarang mencapai kapasitas 100 persen karena baterainya “overated”. Pabrikan menyediakan “offset” kapasitas untuk menyesuaikan perbedaan jika ditemukan C-rate lebih tinggi dari yang ditentukan

Baterai yang lebih kecil dinilai pada tingkat Discharging 1C. Karena perilaku lamban,lead acid dinilai pada 0,2C (5 jam) dan 0,05C (20 jam). Sementara baterai berbasis timah dan nikel dapat habis pada high rate, sirkuit protector mencegah Sel Energi Li-ion di atas 1C. Power Cell dengan bahan aktif nikel, mangan, dan / atau fosfat dapat mentolerir laju Discharging hingga 10 C bahkan saat ini diatur dalam ambang lebih tinggi yg bisa disesuaikan.

Jika Shoto 12 V 100 Ah dengan C-10 artinya

Battery ini mampu dicharge max 100/10 = 10Amper
Mampu di discharge max 12 x 10 = 120watt

Gimana paham kan?
Colek

Orang2 joss
Djoe Amura Mdjms Bima’mbe Mbe Nur Harjanto Suyitno Ledeng Slamet Sutrisna Ali Mahmudi Andhika Chandra Wijaya Anas Basori Alwi Murtadho Af Afroni Ade Yuswantoro Alby Athaya Putra Pratama Kelvin Arkan Mera Tania Daniatun Vay Diaz Deky Prasetyo David Kusnadi Slamet Riyadi Fudin Safudin Salim Kurniawan Eko Setiaji Elkahfi M Frans T Hendra Hermawan Chandra Hermawan George Frans Hermawan Riyadi Jumari Januar Onoy Pulsar Kenthirs Roe Khann Too Wilmar Lutfi Chaerul Maz Gorro Moch Misbakhussudur Yuliastono Indrawan Lukman Tam