APA ITU CCA BATTERY KENAPA BERKAITAN PENTING DENGAN PERFORMA??

Well, setelah kita kemaren membahas tentang IR pada battery saya sempatkan menulis tentang CCA, ohya jika ada lelangan Inverter, pv atau apapun yg ku buat digrup silahkan langsung disikat, karena hanya akan berlangsung 15menit sebelum barang jadi soldout harap dipahami ini…hahahaha

So, Apa itu CCA, berapa CCA yg baik, kenapa berpengaruh pada performa keseluruhan battery ??

Kita pantau bersama disini.
Oke, sebelum masuk pada cca ada beberapa istilah yg mungkin hampir sama dengan cca namun dengan spesifikasi berbeda seperti ;

CCA (Cold Cranking Amps), CA (Cranking Amps) or MCA (Marine Cranking Amps) and HCA (Hot Cranking Amps)
CCA rating diatas adalah indikasi kemampuan baterai untuk menghasilkan keluaran amp yang berkelanjutan pada suhu yang ditentukan.

Apa itu CCA ?

CCA (Cold Cranking Amps) adalah peringkat yang digunakan dalam industri baterai untuk menentukan kemampuan baterai menghidupkan mesin/peralatan dalam suhu dingin. Peringkat mengacu pada jumlah ampere yang dapat dihasilkan oleh baterai 12 volt pada 0 ° F selama 30 detik sambil mempertahankan tegangan setidaknya 7,2 volt.

Perbedaan mendasar CCA, CA, MCA apa?

    • CCA (Cold Cranking Amps): arus maksimum yang dapat diisi oleh baterai 12V baru, terisi penuh, selama 30 detik, dengan tegangan TIDAK turun di bawah 7.2V, pada 0 ° F (-18 ° C).
  • CA (Cranking Amps) atau MCA (Marine Cranking Amps): arus maksimum yang dapat diisi oleh baterai 12V baru selama 30 detik, dengan tegangan TIDAK turun di bawah 7,2V pada 32 ° F (0 ° C).
  • HCA (Hot Cranking Amps): arus maksimum yang dapat diisi oleh baterai 12V baru, terisi penuh, selama 30 detik, dengan tegangan TIDAK turun di bawah 7.2V, pada 80 ° F (27 ° C).

Secara khusus, berapa banyak amp yang baru, baterai yang terisi penuh dapat memberikan pada 0 derajat Fahrenheit selama 30 detik dan masih mempertahankan tegangan minimum 1,2 volt per sel.

Berapa CCA untuk kendaraan/Elekttronik?

Aturan praktis mengatakan baterai kendaraan harus memiliki peringkat CCA yang sama atau lebih besar dari perpindahan mesin dalam inci kubik. Baterai dengan nilai 280 CCA akan lebih dari cukup untuk mesin empat silinder 135 inci kubik tetapi tidak cukup besar untuk V8 350 kubik inci.

Produsen baterai telah mencoba untuk tidak melakukan perbandingan battery dg peringakat CCA tinggi dengan yg lebih tinggi lainnya. Karena Ada suatu masa ketika baterai dengan peringkat 550 CCA dianggap sebagai baterai yang kuat. Tetapi sekarang sudah ada baterai dengan 650, 750, 850, dan bahkan hingga 1.000 CCA tersedia. Josss bukan.

CCA BATTERY starting VS deepcycle itu seberapa?

>>Baterai starting dengan 50-70 Ah seringkali memiliki nilai CCA dalam kisaran 800-1000 dan jauh lebih ringan daripada baterai AGM dual purpose atau deep cycle dengan nilai CCA serupa. Namun, nilai RC-nya rendah, tetapi bagaimanapun baterai ini bahkan tidak dirancang untuk digunakan.artinya sulit ditemukan dipasaran.

>>Baterai dual purpose dirancang untuk digunakan sebagai baterai siklus dalam dan baterai awal. Jelas, sebagai baterai starting mereka tidak sebagus baterai starting khusus dan mereka tidak sebagus baterai deepcycle. Namun, untuk aplikasi kapal, kapal pesiar, mobil, truk, RV dll. Yang menampilkan sistem listrik baterai tunggal (atau baterai), baterai dual purpose direkomendasikan sebagai pilihan.

>>Baterai dual purpose 75-100 Ah yang baik dapat menghasilkan 800-1000 CCA, sementara battery 100-125 Ah seringkali dapat dengan mudah menyediakan 1000 CCA yang diperlukan.

>>Baterai deepcycle dirancang untuk operasi debit dalam yang teratur dan sebagai baterai start, baterai ini tidak sebagus baterai dual purpose. Jika dibandingkan dengan baterai starter khusus, penampilan awal mereka benar-benar sesuatu yang diinginkan. Tetapi, bagaimanapun juga, itu bukan tujuan mereka dirancang.
>>Baterai deep cycle dengan kapasitas 200 Ah atau lebih pada umumnya mampu menyediakan 1.000 CCA yang dibutuhkan.

Singkatnya:

  • Baterai starting kisaran 60-70 Ah dapat menyediakan 1000 CCA, sedangkan baterai 50-60 Ah dapat menyediakan ~ 800 CCA,
  • Baterai dual purpose dalam kisaran 100-125 Ah dapat menyediakan 1000 CCA, sedangkan baterai 75-100 Ah dapat menyediakan 800-1000 CCA,
  • Baterai deepcycle dengan kapasitas 200 Ah atau lebih dapat menyediakan 1.000 CCA.

Apakah ada korelasi antara CCA dengan AH ?

Jawaban cepat dan singkat untuk pertanyaan ini adalah tergantung. Meskipun tidak ada korelasi langsung antara CCA (cold crank amps) dan Ah (Amp Hour), beberapa perusahaan cenderung memberikan formula yang tepat tentang cara mereka mendapatkan hubungan ini. Tapi tidak sesederhana itu. Saya melihat beberapa formula seperti ini: 100 Ah x 7,25 = 725 CCA. Jadi, seperti yang dinyatakan dalam rumus contoh ini jika kamu memiliki battery dg Ah yaitu 100 Ah, maka dapat dengan mudah mengalikan angka itu dengan angka 7,25 dan akan mendapatkan nilai CCA.

Tapi rumus itu hanya jika perusahaan tertentu memberikan informasi semacam itu yang didasarkan pada desain dan pengembangan baterai mereka, jadi tidak bisa menjadi patokan utama ya, Dan juga semakin CCA , semakin besar jam AH maka akan mendapatkan semakin banyak lifetime. Tidak ada hal seperti kalkulator baterai cca pada umumnya. Jadi pengukuran CCA tetap memakai alat tester khusus, rumus diatas hanya sebagai perkiraan saja.

Hubungan CCA dengan Performance apa?

Selama bertahun-tahun (CCA) telah telah banyak digunakan sebagai tolok ukur penandaan untuk membandingkan sebuah baterai. Asumsinya adalah “semakin tinggi CCA semakin baik dan semakin lama Lifecycle akan berlangsung. ” Akibatnya banyak produsen merancang baterai untuk bisa memberikan CCA terlalu tinggi lalu mengorbankan fitur desain penting lainnya. CCA yang lebih tinggi dapat dicapai melalui penambahan lebih banyak pelat baterai tapi mengorbankan ketebalan plat dan kualitas pemisah.
Dalam iklim yang lebih dingin, lebih banyak plate akan lebih tinggi nilai CCA yang didapat, namun dalam iklim yang lebih panas kemampuan untuk memerangi korosi serta kehilangan air sama saja sama pentingnya daripada cranking Capacity itu sendiri.

Maka untuk battery yg didesain CCA tinggi biasanya dari pabriknya disana disarankan berada pada suhu 20°-30° C sehingga battery mampu bertahan lifecycle sampai 10tahunan, mantapp bukannn.

Keseimbangan sempurna antara CCA dan lifecycle adalah konsep Battery masa depan, fitur internal komponen, fitur desain canggih untuk menghindari penyebab kegagalan baterai akan memberikan lifecycle lebih lama serta Performance yg sangat baik. Jadi Performance battery lead acid salah satu indikatornya adalah dilihat dari CCA. Josss bukannnn….

Gimna sudah paham tentang CCA.
Hayooo ukur bilai CCA mu!!!!!

Salammmm josssss

Colek Suyitno Ledeng Chandra Hermawan Nur Harjanto Djoe Amura Mdjms Slamet Sutrisna