Batere vs ongrid

Ketika pln menerapkan tarif exim non simetrik, serentak bercita cita offgrid

Tarif exim ini berbeda 0.65, jika tarif pln 1500 rupiah pwr kwh, listrik kita cuman dihargai 0.65 dari 1500, yaitu 975.

Sebenarnya batere menambah komponen biaya dari plts, jika ingin menjadi offgrid maka komponen batere ini harus bisa mengimbangi biaya antara 1500 ke 975, sebesar 525 rupiah perkwh, anggap kita sewa batere ke pln

Untuk menghitung batere, kita coba saja angka dibawah ini

Besar batere 1kwh (hitung sendiri volt & ampere)
Cycle dengan dod 80% 5000 kali
Harga batere per kwh 5 juta rupiah

Batere 1 kwh dod 80% bisa dipakai 800 watt hour

Total energi yang disimpan di batere adalah 800wh x 5000 cycle = 4 000 000 wh, = 4000 kwh

Harga listrik penyimpanan menjadi 5 juta rupiah / 4000 = 1250 rupiah per kwh

Jika mau batere berumur sama dengan pv nya yaitu 25 tahun, dan dengan cycle 1 hari 1 cycle, cari batere yang mempunyai umur 10 ribu cycle saja,

365 hari pertahun x 25 tahun, sekitar 10.000 hari saja

Sekarang hitungan dibalik,
Harga perkwh 525, cycle 10000 untuk 25 tahun, harga modal adalah, 10000 x 525 =

Rp. 5250000 per kwh, dengan cycle 10.000

Sehubungan sampai hari ini belum bertemu batere yang mempunyai cycle 10.000 dengan harga perkwh adalah 5.25 juta rupiah, sebaiknya pasrah saja memakai ongrid untuk yang masih punya akses ke pln, gunakan batere seperlunya hanya untuk backup, fungsi ups

Batere menjadi beban yang lumayan dalam penggunaan listrik ebt, karenanya batere dipakai sebaik baiknya dan maksimal, selain plts/ebt, kebutuhan batere yang lain adalah kendaraan listrik

Seandainya ada aplikasi lain selain kendaraan listrik yang butuh batere besar, di share juga lebih baik

Mengenai masalah perbedaan spec secara teknis harusnya bisa diatasi, misal memakai system yang semuanya 48 volt, atau batere di pecah permodule (jika pakai batere non sla)

Untuk system hybrid dan pemakaian batere sebaiknya di hitung berapa kebutuhan listrik primer jika mati listrik di malam hari, karena kalau mathari bersinar lagi kebutuhan listrik lain bisa dilakukan siang hari


Solusi terbaik saat ini adalah Hybrid ..
jangan lupa knowledge yg kita dapat dengan memasang offgrid setidaknya kita punya pengetahuan dasar akan kemandirian energi .
kemarin terjadi blackout sempat menjadi kepanikan tersendiri bagi masyarakat .. karena tidak tau apa yang harus di lakukan tanpa listrik ..
gelap , susahnya air ..
Ini belum seberapa saklanya .. sebgaimana sudah diramalkan oleh para ahlinya ahli akan ancaman mega trust dimana kita termasuk wilayah ring Of fire .. buka tidak mungkin ancaman itu bisa jadi kenyataan ..kalau kemarin hanya ada gangguan pohon sengon
bagaimana kalau yg terjadi gangguan pada jaringan sutet .. mungkin akan di butuhkan waktu yg lebih lama ..

Dan jangan Lupa Battery pada off grid banyak alternatifnya
yang katanya harganyua jutaan banyak pilihan second . yg masih sangat layak pakai
dan punya Nilai residu 30% barang bekasnya ..

Jadi . mempelajari PLTS dengan OFFGRID adealah salah satu MITIGASI menghadapi bencana yang tentu tidak kita inginkan ,

Salam EBT .