PARAMATER TERPENTING DALAM SEBUAH BATTERY ITU APA SAJA??

Pembahasan battery selalu mempunyai “Art” tersendiri meski materi ini sering kita kupas berulang-ulang hingga berjilid-Jilid artikel pernah kita turunkan, ratusan komentar sampai kita pusing sendiri menanggapi nya haha
Maka pembahasan kali ini hanya sedikit mengulang dari pembahasan sebelumnya disertai dengan point-point penting yg bisa kita jadikan acuan pemakaian untuk battery kita sehingga kontinyu terus dapat digunakan dalam kurun waktu lama.

Diskusi Battery dengan plat tipis maupun plat tebal sudah sering kita bahas, meski ada yg kontra dengan pemakaian battery plat tipis dalam dunia PLTS toh tidak menghalangi minat kawan-kawan untuk membeli battery itu, pengguna PLTS semakin banyak, permintaan battery meningkat, nah safety perangkat serta cara maintenance battery kali ini kita hendak paparkan sedikit mengenai paramater penting dalam sebuah battery.

Apa saja itu mari kita simak bersama-sama
Salam josssssss…

  1. Ah (amp hour)

Ah adalah istilah paling umum untuk menyatakan kapasitas baterai. Misal baterai 12 Volt 100 Ah. Orang umum mungkin beranggapan jika baterai bisa mengeluarkan Arus 100 amp dalam 1 jam sehingga diperoleh daya sebesar 12×100×1=1200 watt/hour. Tapi dalam praktek nya tidak bisa seperti itu, semakin besar arus yg dikeluarkan akan semakin kecil Ah-nya, dan sebaliknya semakin kecil arus yg dikeluarkan, Ah nya akan meningkat. Ini disebut dengan C-rating.

Hayoo coba dilihat Battery Shoto 100Ah berapa C-rate yg diizinkan oleh perusahaan nya??!!

  1. C-rating
    Pada baterai jenis deep cycle biasanya tertera di C20 rate. Contoh baterai 12 volt 100Ah dengan C20 rate, maksudnya adalah baterai ini akan mempunyai kapasitas 100 Ah apabila diberikan beban sebesar 5 amp because 100÷20 = 5. Jadi dalam 20 jam dengan beban 5 amp 12 volt baterai ini memiliki daya sebesar 1200 wh=(20×5×12). Beberapa pabrikan bagus biasanya menyertakan C-rate yg lain pada produknya seperti C8, C10, C20, C100.
    Seperi baterai Trojan T105, C20 rate nya 225 Ah dan C100 ratenya sebesar 250Ah. Jadi jika diberi beban 2 amp maka trojan T105 dapat betahan+-100 jam dan dengan beban 11.25 amp hanya bertahan +-20 jam. Jika kita pintar dalam memilih beban untuk baterai maka kita bisa memanfaatkan kapasitasnya dengan maksimum.

Jadi semakin sedikit Amp yg kita bebankan pada battery maka battery mampu bertahan lebih lama waktu pemakaian nya. Paham ya.

  1. Efek °C temperatur pada baterai
    Sebaiknya temperatur disekitar baterai dijaga di kisaran 25° celcius. Mengapa? Beberapa sumber menyatakan, jika dalam temperatur tinggi Ah baterai akan meningkat tetapi umur baterai akan berkurang hingga 50%, tapi jika temperatur rendah Ah akan berkurang tapi umur baterai meningkat. Jadi penting menjaga temperatur disekitar agar kapasitas dan umur baterai tetap maksimum. Itu sebabnya pada beberapa charge controller menyertakan temperatur sensor untuk mengkonpensasi voltase pada saat charging dengan temperatur pada baterai.

Diluar negeri setiap bank battery ditempatkan pada tempat khusus, jika tak mampu memfasilitasi pada ruangan tertutup ber Aircon ya minimal ruangan dg sirkulasi udara yg baik, bisa ditambahkan kipas angin DC low watt untuk sirkulasi udara masuk-keluar, disisi lain battery memang dijaga harus dihindarkan dari terkena sinar matahari langsung, karena seperti yg kita jelaskan diatas, over temperatur battery diatas > 30°C celcius akan mengurangi usia pakai battery itu sendiri.

Gimana kawan-kawan sudah paham ya, tentang memperlakukan battery dengan baik. Sehingga mampu digunakan dalam jangka lama, pahami beberapa detail dari yg perusahaan battery sarankan. Atau bertanyalah kepada teman-teman yg sudah berpengalaman dalam memangemen battery.

Investasi battery cukup mahal, jadi jangan sampai belum setahun beli harus diganti baru karena salah perhitungan, perencanaan serta pemakaian yg berlebihan.

Salam josssss gandossss.
Battery mu tenaga utama Inverter mu….

Colek simbah George Frans Slamet Sutrisna Djoe Amura Mdjms Suyitno Ledeng Chandra Hermawan