Gus Miekbismillahirahmirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, kata siapa para nabi dan aulia itu mati total gak bisa apa-apa gak bisa memberi syafaat, gak bisa hadir ditengah-ditengah kita untuk mengingatkan, menegur bahkan berwasiat kepada orang yang hidup ?
yang menyakini demikian adalah orang-orang model sekarang, yang berislam hanya sampai diayat, tak mendalami makna tersirat, yang bersyariat tanpa berma’rifat, yang imannya di lisan saja tak menembus hatinya, sehingga hatinya keras dan tidak peka pada hal-hal yang tak mampu didefinisikan oleh mata, hal-hal yang hanya mampu dilihat oleh hati yang suci, yang terhindar dari berbagai penyakit hati, yang menghormati perbedaan dan dengan lemah lembutnya akhlak Rosul menjadi penggarainya, wajahnya cerah, senyumnya sumringah, langkahnya mantap, bila engkau dekat denganya engkau akan bergetar sesuatu perasaan yang hanya mampu dirasakan oleh hati yang suci yang diridhoi Robby izzati

apakah engkau termasuk orang itu, semoga…

sebuah kisah semoga engkau dapat memahami apa yang hendak saya sampaikan…

Tak ada habisnya kalau kita membicarakan wali nyentrik satu ini, Gus Miek kyai nyeleneh yang mendapat sorotan banyak manusia. Ustadz Hamim Jazuli dari Tegal berkisah yang didengarnya dari Ustadz Suhaimi, salah seorang alumni PP. al-Falah Ploso Kediri, saat acara Halal Bihalal di aula gedung Asrama Brimob Cipinang. Beliau berbicara mengenai kisah 3 orang preman yang bertaubat.

baca kisah cahaya hati selengkapnya…

Iklan