Beranda

Aku mencintaimu karena Allah

16 Komentar


bismillahirahmanirahim

Sahabatku semua yang dirahmati Allah, Jodoh dan cinta memang tak bisa dipisahkan. Bila kita bertemu jodoh kita semata-mata karena cinta tentunya hal itu akan rapuh, Rapuh dengan problematikan yang akan datang menerpanya, maka cintailah dia karena cinta kita kepada Allah. Cinta adalah salah satu sifat Allah yang maha Agung, oleh karena itu juga di dalamnya, di dalam cinta ada keagungan, keagungan cinta. Manusia diperintahkan untuk meniru akhlak Allah. Dalam hal cinta, orang yang memiliki perasaan cinta dan bisa mencintai adalah manusia yang mulia. Namun cinta itu bertingkat-tingkat.

Kisah yang menyentuh, tentang suami istri yang saling mencintai dan saling setia. Mudah2an dapat menjadi renungan dan motivasi bersama di hari ini.

“Namaku Linda & aku memiliki sebuah kisah cinta yang memberiku sebuah pelajaran tentangnya. Ini bukanlah sebuah kisah cinta hebat & mengagumkan penuh gairah seperti dalam novel-novel roman, walau begitu menurutku ini adalah kisah yang jauh lebih mengagumkan dari itu semua.

baca kisah selengkapnya…

kisah cinta Abdullah bin abu bakar

10 Komentar


Di Sebuah Taman Kota Kosmopolitan 2001…

Para pekerja yang sibuk membersihkan kawasan taman rekreasi gempar. Raungan bunyi ambulan begitu mengejutkan ketika pagi yang masih terlalu awal ini. Kelihatan beberapa petugas paramedik begitu sibuk memberi pertolongan kepada sepasang muda-mudi yang terperangkap di dalam sebuah kereta di taman tersebut. Nahas bagi pasangan merpati dua sejoli itu, malaikat maut telah mencabut nyawa mereka dalam keadaan yang sungguh tragik.

Apa yang terjadi sebenarnya?

Lagi

Ada apa dengan cinta?

5 Komentar


bismillahiramanirrahim

Ah, Cinta…

Saya selalu terpana dengan cinta. Membuat pikiran ini dengan susah payah membayangkan seorang Abu Bakar yang tiba-tiba berlari kesana kemari, kadang ke depan, ke samping, lantas tiba-tiba ke belakang rasulullah. Saat itu mereka sedang dalam perjalanan hijrah menuju Madinah. Di belakang, orang-orang kafir Quraisy mengejar, bermaksud membunuh Muhammad SAW. Tentu saja sang nabi terheran-heran. Beliau pun bertanya dan dijawab oleh Abu Bakar, bahwa ketika ia melihat musuh ada di belakang, maka Abu Bakar berlari ke belakang. Jika musuh di depan, Abu Bakar lari ke depan, dan seterusnya. Abu Bakar siap menjadi tameng buat rasulullah. Agar jika ada musuh menyerang, ia lah yang lebih dulu menerimanya.

Lagi

%d blogger menyukai ini: