jalan lurusbismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah.
Syaikh Abdul Wahhab Asy Sya’rani berkata : “Diantara nikmat Allah yg diberikan kepadaku adalah aku bisa bersabar dengan sikap buruk masyarakat, istriku dan pembantuku. Semua itu terjadi karena aku memiliki keyakinan, bahwa apa yang aku alami sesuai dengan hubunganku dengan Tuhanku. Yang salah hakikatnya adalah diriku bukan mereka.

Jika tongkat lurus, bayangannya tentu juga lurus.
Jika tongkat bengkok, bayangannya tentu juga bengkok.

Seorang yg ingin bayangan sebuah benda lurus, padahal bendanya sendiri bengkok, maka dia telah mengharapkan suatu yg mustahil terjadi.

Buruknya sikap istri atau pembantu adalah cerminan dari memburuknya akhlak kita. Seorang yang bijaksana tentu akan mengintropeksi kesalahan dirinya saat mendapati istri, pembantu, atau anaknya bersikap tidak seperti biasanya. Kemudian dia akan memperbaiki akhlak dan amal ibadahnya kepada Allah. Sikap buruk keluarga dan orang lain tentu akan segera berubah.

baca selengkapnya…

Iklan