Beranda

ngaku islam, kok merayakan valentine’s day ?

5 Komentar


no valentinebismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, orang islam sekarang tu kadang aneh, apa -apa yang difatwakan ulamanya tidak dijalankan malah terkadng diplintirkan disalahkan, sembunyi dibalik kebebasan lah, HAM lah dan lain-lain, namun apa-apa yang disiarkan di televisi kemudian dilakukan para artis yang ngakunya islam, berbondong-bondong ditiru dijalankan, apalagi (dalam tanda kutip) kelakuan mayoritas artis di indonesia tidak mencerminkan keislamannya, islam hanya sebatas bibir saja, artis wanitanya aurat ditampakkan, di umbar-umbar bahkan menjadi suatu kebanggan baginyaa “katanya

astagfirullah, seperti ambil enaknya saja, yang enak diambil yang tidak enak tidak diambil tanpa menelaah halal atau haram, dibolehkan atau tidak inilah perangkap syetan agar manusia melalikan agama islamnya, melalaikan Allah kemudian terjerumus dilubang kemaksiatan dan kenistaan

sahabatku yang baik, masalah hukum merayakan valentine sebenarnya sudah banyak orang mengetahui yaitu “haram”, (merayakan hari hari besar yg mengagungkan syiar agama lain haram hukumnya) sudah jelas hukumnya kan ! tinggal kamu search saja di google hukum merayakan valentine, akan nampak banyak artikel tentang itu semua, tapi apa ?

hukum hanya tinggal hukum, hanya dibaca saja tidak sungguh-sungguh dijalankan, nah gitu kok ngakunya umat islam yang cinta Allah, cinta nabi muhammad, cinta Alquran , cinta para ulama tapi apa yang diharamkan dilanggar, ambil enaknya saja, dengan kilah mengikuti trend zaman, apakah gak malu ngaku sebagai muslimin wal muslimat ? malu tidak ?

Setiap tanggal 14 Pebruari ada hiruk pikuk remaja dunia. Mereka punya hajat besar dengan merayakan sebuah hari yang dikenal dengan Valentine’s Day (Hari Valentine). 

Hiruk pikuk itu kini membudaya. Tak peduli itu di kalangan Kristen Barat, Hindu India ataupun muslim Indonesia. Lantas… 

Ada pertanyaan yang patut kita kemukakan. Apa sebenarnya Valentine?s Day itu? Apakah esensinya? Dan bolehkan remaja muslim ikut berkecimpung merayakannya? Apakah perayaan itu bagian dari kultur dan peradaban Islam sehingga kita harus ikut menyemarakkannya?

semoga penjelasan dari buya yahya cirebon dan kerisauan hati habib munzir almusyawa dibawah ini bisa mengetuk pintu hatimu yang beku..

buya yahya menjelaskan ;

Sebelum menjelaskan hukum merayakan valentine day  kita harus tahu hakikat Valentine Day. Sebab slogan yang di angkat dalam  valentine day  adalah cinta atau hari kasih sayang,  yang  hal itu  juga sangat diajarkan oleh Islam.  Hal ini sangat  mengundang  kerancauan atau  kesalah pahaman hingga banyak dari kaum muslimin tergesa-gesa menerima  bahkan mengokohkan, membela dan ikut memeriahkanya. Padahal kalau kita cermati dengan seksama dan kita renungi permasalahannya maka akan sangat gamblang dan jelas hukumnya.

Dikatakan oleh para ulama  “Alhukmu Ala Syaiin Far’un An Tasowwurihi” artinya menghukumi sesuatu itu harus tahu  terlebih dahulu gambaran dari permasalahan yang akan di hukumi. Maksudnya” Jikalau orang ingin menghukumi sesuatu maka tentunya ia harus tahu benar akan sesuatu yang akan dihukumi supaya tidak salah. Gambaran sederhananya adalah, seseorang yang menjelaskan hukum halal dan haram diharuskan  tahu dua hal: Pertama tahun hakikat  halal dan haram. Halal adalah sesuatu yang direstui atau diizinkan oleh Allah SWT sedangkan haram adalah sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT dan mengundang murkanya . Kedua tahu hakekat sesatu yang di hukumi halal atau haram dalam hali ini adalah masalah valentine day.

baca cahaya hati selengkapnya…

bagaimana hukum remaja muslim merayakan valentine ?

Tinggalkan komentar


sahabatku semua yang dirahmati Allah,

valentine oh valentine, hari yang diistimewakan bagi sekian banyak remaja didunia, bulannya dinanti, tanggalnya dihitung dan harinya dimeriahkan, kenapa begitu special? ada da pa dengan velentine? istimewakah ia? mulyakah hari itu? beruntungkah pada hari itu? pertanyaan-demi pertanyaan menghantui saya? dan membuat aku tercengang dengan melihat banyaknya remaja islam yang merayakan hari valentine itu? pertanyaan saya? apakah para nabi dulu juga merayakan velentine day, pada nabi siapa? atokah ada sahabat, tabiin bahkan ulama’ yang merayakan valentine day, siapakah sahabat itu? siapakah ulama itu? apakah di hadist juga disebutkan valentine day? hadist riwayat siapa? dalam kitab apa? apa ada ulama yang memperbolehkan merayakan hari valentine ini? dalam kitab apa? siapa ulama itu? adakah yang bisa kasih saya jawaban atas pertanyaan yang saya ajukan?

saya rasa sahabatku semua tidak mempunyai jawaban yang benar atas pertanyaan saya? jika ada mari kita diskusikan..

sungguh konsep cinta yang sangat salah, jika cinta hanya ditumpukan pada satu hari, sungguhh dalam islam mencintai dan dicintai itu sangat dianjurkan namun bukan dalam konsep seperti ini? kenapa remaja muslim banyak merayakan? dalam hal ini siapa yang salah?

jelas diri sendiri yang salah, coba engkau perbaiki aqidahmu, masihkan berani kau bilang “selamat hari valentine” jika engkau memahami quran dan hadist dengan sebenar2nya aku yakin kamu akan segera beristigfar kepada Allah, karena begitu banyak menyiakan waktu pada hal yang tidak ada manfaatnya sama sekali, ya Rabb, arus dunia barat begitu keras memaksa masuk dikehidupan kami, lindungilah kami dengan cahaya cahaya imanmu ya Rabb, agar kami terhindar dari mala petaka itu karena semua itu..

baca selengkapnya..

%d blogger menyukai ini: