karena AllahBismillahirahmanirahim.

Sahabatku yang dirahmati Allah. Manusia bukan pemilik dunia. Apabila tiba masanya, manusia pasti meninggalkan dunia dan menuju ke akhirat. Kehidupan manusia di dunia begitu pendek dan seketika apabila dibandingkan dengan kehidupan di akhirat yang tiada penghujungnya. Alangkah malang, alangkah menyesalnya siapa saja yang terlalu mengejar dunia dan membelakangi akhirat karena kebimbangan dalam hatinya, kelak tiada sepohon amal pun yang dapat ditunainya. Itu adalah hakikat kehidupan di dunia yang perlu kita renungi bersama. Dalam keadaan tersempit, kau dikelilingi oleh masalah dan tidak memiliki jalan keluarnya, disitulah kau akan merasakan hanya ALLAH lah yang memiliki jalan keluar untukmu.

sahabat, Bila kita ingin mendapatkan ketulusan dan kasih sayang di dunia ini, maka berikanlah ketulusan dan kasih sayang dari hati kita disertai niat karena Allah. Bila kita ingin mendapatkan kebaikan dari orang lain, maka berikanlah kebaikan dari diri kita karena Allah. Hal ini berlaku pada siapa saja dan berlaku pada segala aspek dalam perjalanan kehidupan. Karena prinsipnya Hidup akan memberikan apa yang telah kita berikan kepadanya, maka sebenarnya hidup ini bukan suatu kebetulan. Hidup adalah pantulan dari diri kita, juga bunga dari diri kita. Apa yang kita tanam akan kita tunai, jika menanam kebaikan akan menuai kebaikan, jika menanam keburukan, keburukan juga yang didapat, hidup akan terasa indah jika kita mampu memberikan keindahan untuk sesama. Hidupmu indah cobalah engkau rasakan, bukan merana cobalah engkau bedakan, Allah berikan yang terbaik untuk hamba-Nya, karena Ia mencintai semua hamba-Nya. Jangan gundah gulana Allah bersama kita. betul tidak ?

Rasulullah SAW bersabda, “Jika Allah mencintai seorang hamba, maka Dia akan memberinya cobaan. Jika dia bersabar, maka Dia akan memilihnya. Dan, jika dia rela (menerima cobaan itu), maka Dia akan mensucikannya.”
(HR Ad-Dailami melalui jalur Ali bin Abi Thalib).

Begitulah kehidupan didunia, semuanya diselimuti dengan ujian dan cobaan dan keindahan itu selalu diliputi cobaan, barang siapa yang bisa melewatinya, dialah orang-orang pilihan tuhan, pilihan Allah, orang orang yang pantas meraih ridhonya untuk memasuki syurganya.

sebuah kisah menarik mengawali artikel ini, semoga bisa diambil manfaatnya…

Dikisahkan sebagai berikut : Tidak seperti biasanya, hari itu Ali bin Abi Thalib pulang lebih awal menjelang asar. Fatimah binti Rasulullah menyambut kedatangan suaminya yang sehari suntuk mencari rezeki dengan sukacita. Siapa tahu Ali membawa uang lebih banyak karena keperluan di rumah makin besar.

baca kisah cahaya hati selengkapnya…

Iklan