Iklan
Beranda

Ijazah Bahasa Jawa dari Nabi Khidir

1 Komentar


Mengenai doa dengan bahasa daerah setempat, KH. Idris Marzuqie Lirboyo pernah berkata :

“Kowe ki nek nompo dungo-dungo Jowo seko kiai sing mantep. Kae kiai-kiai ora ngarang dewe. Kiai-kiai kae nompo dungo-dungo Jowo seko wali-wali jaman mbiyen. Wali ora ngarang dewe kok. Wali nompo ijazah dungo Jowo seko Nabi Khidlir. Nabi Khidlir yen ketemu wali Jowo ngijazaji dungo nganggo boso Jowo. Ketemu wali Meduro nganggo boso Meduro.”



Ada kisah unik mengenai doa bahasa Jawa ini. Suatu ketika di Tanah Arab terjadi kekeringan, lama sekali tidak turun hujan. Mengatasi masalah ini, Raja Hijaz mendatangkan ulama-ulama Makkah dan Madinah, mereka dimintakan doa di depan Ka’bah agar hujan turun segera. Usai seluruh ulama berdoa, hujan tak kunjung turun, malah semakin panas hingga beberapa bulan. Raja Hijaz pun tiba-tiba ingat ada satu ulama yang belum diundang untuk dimintai doa.

Dicarilah ulama tersebut, setelah ketemu, ternyata perawakan ulama tersebut pendek, kecil dan kulitnya hitam. Ulama tersebut bernama Syaikh Nawawi bin Umar Tanara Al Bantani Al Jawi. beliau ahli bahasa arab dan mempunyai karya 40 judul, semuanya berbahas arab.

Lagi

Iklan

Ijazah Pengamalan Ratib AlHadad Beserta Sanadnya

Tinggalkan komentar


IJAZAH PENGAMALAN ROTIB AL HADDAD BESERTA SANADNYA

Sanad merupakan mata rantai yang menyambungkan dan menghubungkan suatu ilmu atau amalan dzikir sehingga memiliki keterikatan bathin kepada guru-guru nya. Sanad ini sangat penting sbg penguat kebenaran suatu ilmu atau amalan.

Alhamdulillah.. pada Hari senin 24 April 2017 Majelis Rasulullah SAW JATIM kedatangan Tamu istimewa dari kota Tarim “AlHabib Abdullah Bin Ahmad Al Haddad” yang mana beliau memberikan ijazah Pengamalan Rotib Al Haddad beserta sanadnya.

Sanad ini beliau dapat langsung dr Ayah Beliau “Habib Ahmad bin Umar bin Muhammad Al Haddad” yang telah mendapatkan ijazah dari guru beliau “Habib Ahmad bin Hasan bin Ahmad Al Haddad” yang juga telah mendapatkan ijazah dari ayah beliau Habib Hasan Al Haddad.
Habib Hasan Al Haddad mendapat ijazah ini dari 2 guru beliau yaitu Habib Ahmad bin Hasan Al Atthos dan Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi (Pengarang Maulid Al Habsyi/Simtudduror) yang juga telah mendapat ijazah dari guru beliau Habib Idrus bin Umar Al Habsyi.

baca selengkapnya disini…

%d blogger menyukai ini: