Beranda

Biarlah ya Allah

7 Komentar


biarlah

bismillahirahmanirahim.

biarlah berwajah tak tampan

biarlah berkulit nan hitam

biarlah…

biarlah dipandang remeh

biarlah dianggap Bodoh

biarlah dianggap culun

biarlah ditolak banyak wanita

biarlah dijauhi orang-orang

biarlah…..

biarlah baca selengkapnya..

Jangan cuma gantung impian

2 Komentar


bismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, semalem sehabis kuliah statika struktur teman-teman ngajakin futsal, tempatnya dichampian futsal, saya sih cuma nganter ngramein saja, karena saya malam itu juga akan berangkat kerja, dalam perjalanan ke tempat tujuan ada satu hal yang menarik perhatian saya, “bunga ditepi jalan” yach seorang gadis kecil yang umurnya kurang dari lima tahun melenggak-lenggokkan badanya.. ditengah pembatas ditengah jalan sambil meminta-minta belas kasihan mobil-motor yang berhenti dilampu merah, sungguh kasian sekali.. realita yang meniris hati, sementara orang tuanya berada dipinggir jalan duduk manis bahkan ada yang tiduran, dengan kotak musik memaninkan suara musiknya agar anaknya menari dan pengguna jalan simpati padanya. sungguh miris membiarkan bocah kecil ditengah jalan sendirian sedangkan kanan kirinya lalu lalang kendaraan tiada habis-habisnya. bagaimana jika ia terjatuh kemudian ada mobil menabraknya? itu yang ada dibenak saya? dan saya kesala dengan orang tuanya yang membiarkan anaknya bekerja sedang ia duduk santai menanti hasilnya, apa dia itu benar anaknya? to hanya anak pinjaman untuk dijadikan penarik simpati? seharusnya anak sekecil itu dirumah sudah tidur berselimut tebal dengan mimpi indahnya, bukan meriding kedinginan dengan baju apa adanya di jalan jam 9 malam. coba kawan bayangkan?

apakah anak-anak seperti itu punya impian? saya rasa punya, apa kamu punya impian kawan, lihat betapa kerasnya kehidupan mereka menjalani hidup, bandingkan denganmu, apa impianmu? apakah kamu mampu meraihnya?

dimana pemerintah yang melindungi anak-anak jalanan, dimana pemerintah yang katanya memihak rakyat miskin, dimana anggota-anggota dewan dengan mobil mewahnya, apakah mereka melihat ini? apakah mereka mendengar tangisan mereka? apakah mereka merasakan bagaimana kerasnya kehidupan mereka, yach saya tahu dimana mereka, mereka akan datang saat ingin meminta dukungan suara, mereka akan datang untuk mensukseskan politik mereka, mereka akan datang saat berita-berita tentang mereka ditayangkan dimedia-media, lalu siapa yang peduli dengan mereka? kawan kamu peduli to tidak? to kamu hanya peduli pada dirimu sendiri… lantas siapa yang masih peduli dengan mereka… duch ya Allah kasihan sekali mereka, semoga mereka selalu diberi ketabahan…

sebuah introduction…

kawanku ,mari menggapai impian-impian kita, agar kehidupan kita menjadi lebih baik..

sebuah kisah bacalah dengan seksama

Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh para profesor di USA, ada 2 ekor monyet yang dimasukkan ke dalam satu ruangan kosong secara bersama-2. Kita sebut saja monyet tersebut Monyet A dan B. Di dalam ruangan tersebut terdapat sebuah tiang, dan diatas tiang tersebut nampak beberapa pisang yang sudah matang. Apa yang akan dilakukan oleh 2 monyet tersebut menurut anda ?
Setelah membiasakan diri dengan keadaan lingkungan di dalam ruangan tersebut, mereka mulai mencoba meraih pisang-2 tersebut. Monyet A yang mula-2 mencoba mendaki tiang. Begitu monyet A berada di tengah tiang, sang profesor menyemprotkan air kepadanya, sehingga terpleset dan jatuh. Monyet A mencoba lagi, dan disemprot, jatuh lagi, demikian berkali-2 sampai akhirnya monyet A menyerah. Giliran berikutnya monyet B yang mencoba, mengalami kejadian serupa, dan akhirnya menyerah pula.

baca kisah selengkapnya….

%d blogger menyukai ini: