Beranda

kebakaran karena hubungan arus pendek listrik

5 Komentar


tanya jawab mengenai hubungan arus pendek listrik  mengapa bisa terjadi kebakaran?

berkaitan dengan materi kuliah “listrik statis” with ibu Fitri Wijayanti, S.Si, M.Eng

Mengapa pada kasus-kasus terjadinya kebakaran, listrik selalu menjadi kambing hitam atau dituding sebagai penyebab utama terjadinya kebakaran. Bagaimanakah hal itu dapat terjadi? apakah kita harus hidup tanpa listrik? Tentu tidak !!! karena listrik sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi kehidupan sebagian besar manusia. jadi, yang diperlukan sekarang adalah pemahaman tentang listrik dan sudah tentu hidup berdampingan secara damai dengan listrik.

Kalau ada berita tentang kebakaran umumnya disebutkan penyebabnya adalah hubungan arus pendek listrik.

Kenapa bisa terjadi hubungan arus pendek listrik ?

bagaimana terjadinya? apa tiba2 ada jilatan api keluar dari stop kontak, atau hanya percikan2 api saja?

apakah kalau terjadi hubungan arus pendek listrik otomatis tempat itu akan terbakar ?

jawaban :

1) karena pemasangan piranti listriknya gak bagus, mgk ada kabel yang lecet jadi kabel yang bermuatan listrik positip bersentuhan dengan listrik bermuatan negatif,itu bs menibulkan arus pendek(konsletig)terjadinya bs saja api keluar dr stop kontak atu dri meteran yang meledak .
hubungan arus pendek blom tentu terjadi kebakaran kalau perangkat listriknya di kasih pengaman /alat otomatis.
meteran yang diluar turun.

baca selengkapnya disini…

Petunjuk Penggunaan Multitester Digital

2 Komentar


melengkapi tugas kuliah from ibu Fitri Wijayanti, S.Si, M.Eng

Multimeter sering dignakan dalam pengukuran besaran-besaran listrik . Selain itu alat ini juga atau biasa disebut AVO (ampere, volt, dan ohm) meter yang artinya suatu alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur kuat arus listrik (I) dengan satuan ampere, mengukur tegangan listrik (V) dengan satuan volt, dan untuk mengukur besarnya tahanan listrik (W) dengan satuan ohm.

Kegunaan multimeter ini selain untuk mengukur besaran-besaran listrik juga sangat berguna untuk mencari dan menemukan gangguan yang terjadi pada semua jenis pesawat atau alat-alat elektronika.

Multimeter adalah alat ukur yang dipakai untuk mengukur tegangan listrik, arus listrik, dan tahanan (resistansi). Itu adalah pengertian multimeter secara umum, sedangkan pada perkembangannya multimeter masih bisa digunakan untuk beberapa fungsi seperti mengukur temperatur, induktansi, frekuensi, dan sebagainya. Ada juga orang yang menyebut multimeter dengan sebutan AVO meter, mungkin maksudnya A (ampere), V(volt), dan O(ohm).

  1. Spesifikasi Multitester

–     Batas Ukur dan Skala Tegangan searah  (DC&AC), arus (DC), dan resistensi

–    Sensitivitas pengukuran tegangan

– sensitivitas pengukuran tegangan dalam ΩΩ/V/V

– ketelitian dalam %

– jangkauan frekuensi tegangan bolak bolak-balik

yang mampu diukur (misalnya antara 20 Hz –

30 KHz).

–            – batere yang diperlukan

Multimeter dibagi menjadi dua jenis yaitu multimeter analog dan multimeter digital. 

Multimeter analog

Multimeter analog lebih banyak dipakai untuk kegunaan sehari-hari, seperti para tukang servis TV atau komputer kebanyakan menggunakan jenis yang analog ini. Kelebihannya adalah mudah dalam pembacaannya dengan tampilan yang lebih simple. Sedangkan kekurangannya adalah akurasinya rendah, jadi untuk pengukuran yang memerlukan ketelitian tinggi sebaiknya menggunakan multimeter digital.

Lagi

listrik statis

Tinggalkan komentar


mata kuliah fisika dasar with Fitri Wijayanti.S.si.M.eng

MEDAN LISTRIK STATIS

Listrik statis itu adalah merupakan fenomena fisika yang dapat menunjukkan adanya interaksl dari benda-benda yang bermuatan listrik. Muatan listrik yang dimiliki benda-benda itu bisa bermuatan negatif maupun positif.

lebih jelasnya klik versi flashnya disini

Proton dan Elektron
Semua zat itu pasti tersusun atas atom-atom. Setiap atomnya pun itu tersusun atas inti atom yang di dalamnya itu terdapat proton dan inti atom itu dikelilingi oleh elektron-elektron. Proton itu bermuatan listrik positif sedangkan elektron itu bermuatan listrik negatif.

Muatan Listrik (Q)
Di dalam ilmu fisika muatan listrik itu Ada dua macam, yaitu muatan listrik positif (+), dan muatan listrik negatif (-). Apabila kedua muatan listrik yang berbeda (positif dengan negative) itu didekatkan, maka mereka berdua akan saling tarik-menarik. Namun, apabila dua muatan listrik yang sejenis (positif dengan positif dan sebaliknya) itu didekatkan, maka mereka akan saling tolak-menolak. Muatan listrik itu dapat dinotasikan dengan menggunakan simbol Q dan memiliki satuan coulomb (C).

Hukum Coulomb
Hukum Coulomb itu tentu saja menerangkan tentang gaya listrik dalam ilmu fisika. Sedangkan Gaya listrik itu dapat dinyatakan dengan notasi F dan memiliki satuan newton (N). Hukum Coulomb ini menyatakan bahwa: “Gaya tarik atau gaya tolak-menolak antara dua muatan listrik sebanding dengan besar muatan yang berinteraksi dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan tersebut.”

baca selengkapnya..

%d blogger menyukai ini: