Iklan
Beranda

Pesan Damai Habib Umar bin Hafidz dalam Majelis Rasulullah di Istiqlal

2 Komentar


 

PESAN DAMAI HABIB UMAR BIN HAFIDZ

Petikan Tausiyah Al ‘Allamah Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz, Masjid Istiqlal, Jakarta, Indonesia, 31 Oktober 2016
Disalin oleh: ust. Imron Rosyadi
Sebagian perkumpulan di dunia ternyata memberikan kegelapan di akhirat, membuahkan penyesalan yang dahsyat, masuk ke dalam Adzab, terhijab dari doa para Nabi, membuat orang tersebut tidak dapat datang ke Telaga Rasulullah.
Wahai orang-orang yang hadir, kalian hadir untuk siapa ? Kalian hadir demi siapa?
Barangsiapa yang hadir di majelis ini jika dalam hatinya ada campuran niat yang kurang lurus semoga hatinya diluruskan dalam barisan orang-orang yang ikhlas.
Beruntunglah karena Allah Subhanahuwata’ala memuliakan kalian yang hadir di Majelis ini. Barangsiapa yang terharamkan mendampingi para Ulama dan Auliya Allah di dunia maka terharamkan baginya mendampingi di akhirat.
Fir’aun pada masanya binasa karena kesombongannya. Dia ingin mencela Nabi Musa dengan celah kesalahan ucapan Nabi Musa. Tapi Allah menjaga segala ucapan Nabi Musa dengan ucapan-ucapan yang baik.
Allah Subhanahuwata’ala menjelaskan kebinasaan Fir’aun dan bala tentaranya di dalam Al Qur’an. Apakah semua hartanya dan kekuasaannya masih bermanfaat bagi dirinya setelah binasa? TIDAK.
Karena segala sesuatu yang indah dan bagus akan selalu milik kaum Sholihin.

Lagi

Iklan

Selamat jalan Al Habib Munzir Almusyawwa

Tinggalkan komentar


gurumulia habib munzir almusyawwaBismillahirahmanirahim.

Alam berduka, manusia kehilangan, salah satu manusia penerus perjuangan Rasulullah Saw. ya Rabb, jangan kau hinakan bangsa ini dengan meninggalnya ulama-ulama yang sholeh lagi mulia.

“man lam yahzan bi mautil ulamaa’ fahuwa munaafiq”

” barang siapa yang tidak sedih dengan kematian ulama maka dia adalah munafik”

Telah meninggal dunia Pimpinan Majelis Rasulullah SAW Al Mukarrom Al Imam Al Habib Munzir bin Fuad bin Abdurrahman Almusawa dalam usia 40 tahun. Beliau meninggal di RSCM Jakarta hari ini 15 September 2013 pada pukul 15.30 WIB

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Sesungguhnya semuanya milik Allah dan sesungguhnya semua kembali kepada Allah. Telah berpulang ke rahmatullah guru mulia Al habib Munzir Almusyawwa, Allahummagfirlahu Warhamhu. Semoga Allah mengampuni semua dosa almahrum, memaafkan semua kesalahan almahrum, amin,

Menghimbau kepada seluruh masyarakat muslim dimanapun kalian berada untuk mendoakan beliau semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT

اللهم اغفرله وارحمه وعافه واعف عنه واجعل الجنة مثواه.

اللهم لاتحرمنا اجره ولا تفتنا بعده واغفر لنا وله
اللهم اءجرنا في مصيبتنا واخلف لنا خيرا منها.

له الفاتحة

اعوذُ بِاللهِ منَ الشَّيطاَنِ الرّجيم
بِسْمِ اللهِ الرَّحمنِ الرَّحِيْم ۞ أَلحَمدُ لِلّه رَبِّ العَالَمِين ۞ ألرَّحمَنِ الرَّحِِيم ۞ ملِكِ يَوْمِ الدِين ۞ إيّاكَ نَعبُدُ وَ إيّاكَ نَستعِين ۞ إهدِنَا الصِّرَاط المُستَقِيم ۞ صِرَاطَ الَذِينَ أنعَمتَ عَليْهِمَ، غَيْرِالمَغضُوبِ عَليْهِم وَلاَالضَّالِّين ۞ أمِين —

biografi Alhabib Munzir Almusyawwa.

Ayah saya bernama Fuad Abdurrahman Almusawa, yang lahir di Palembang, Sumatera selatan, dibesarkan di Makkah Al mukarramah, dan kemudian mengambil gelar sarjana di Newyork University, di bidang Jurnalistik, yang kemudian kembali ke Indonesia dan berkecimpung di bidang jurnalis, sebagai wartawan luar negeri, di harian Berita Yudha, yang kemudian di harian Berita Buana, beliau menjadi wartawan luar negeri selama kurang lebih empat puluh tahun, pada tahun 1996 beliau wafat dan dimakamkan di Cipanas cianjur jawa barat.”

baca selengkapnya….

%d blogger menyukai ini: