Iklan
Beranda

Rindu Sayyidina Muhammad saw

Tinggalkan komentar


sholawatBershalawat Allah kepada (Nabi) Muhammad Bershalawat Allah padanya dan memberi salam sejahtera (3x)

Wahai Nabi salam sejahtera bagimu, Wahai Rasul salam sejahtera bagimu. Wahai Kekasih salam sejahtera bagimu, Shalawat Allah bagimu.

Telah tiba dengan kehendak Allah sang penberi syafa’at, Yang memiliki derajat yang dimuliakan. Maka limpahan cahaya memenuhi segala penjuru, Meliputi seluruh alam semesta.

Maka berjatuhanlah patung-patung berhala di ka’bah, Dan tumbanglah sendi-sendi kemusyrikan. Maka dekatlah saat-saat petunjuk, Dan benteng kekafiranpun berguncang.

Salam sejahteralah atas kedatanganmu, Wahai sang pemilik derajat yang mulia. Wahai Imam dan pemimpin para Rasul, Yang dengannya bencana-bencana terhapuskan.

baca selengkapnya….

Iklan

Berdirilah menyambut kedatangan Rasul SAW

Tinggalkan komentar


kisah sang rasulbismillahirahmanirahim.

sahabatku semua yang dirahmati Allah. lihatlah Berbagai persiapan dilakukan ketika  menyambut kedatangan seorang Pemimpin Negara misalanya Presiden. Salah satunya, dari segi tranpostasi harus baik. kaca anti peluru, anti tank dan lain-lain segalanya harus nomer wahid, maupun dari segi penginapan sebagai tempat menginap rombongan  Istana Negara  itupun harus  dengan berdasarkan kriteria tertentu, lokasi yang strategis, standar fasilitas, pelayanan internasional hingga sistem keamanan. Hal penting pertama yang sangat diperhatikan adalah dari sisi keamanan. Keamanan difokuskan di berbagai area, khususnya di area Penginapan. Sistem keamanan penginapan pada dasarnya harus telah memenuhi standar, dimana selalu dijalankannya standar  operasional pengecekan kendaraan serta barang bawaan yang dibawa tamu maupun seluruh karyawan melalui alat sensor khusus. Keamanan juga dimaksimalkan lagi dengan adanya pengerahan di berbagai unsur, baik darat, udara hingga laut.

sungguh repot bin ribet kan, cuma menyambut kedatangan sebuah pemimpin negara
bagaimana menyambut pemimpin umat manusia sepanjang zaman ?
apa yang harus kita lakukan ?

Diriwayatkan pada suatu hari, Malaikat Jibril mendatangi Rasulullah SAW dan berkata, ..

“Ya Rasulullah, aku telah melihat seorang malaikat di langit sedang berada di atas singgasananya. Di sekitarnya terdapat 70 ribu malaikat berbaris melayaninya. Pada setiap hembusan nafasnya, Allah SWT menciptakan darinya seorang malaikat.”

“Dari sekarang ini, aku melihat malaikat itu berada di Gunung Qaaf dengan sayapnya yang patah sedang menangis tersedu, “Lanjut Malaikat Jibril.

baca kisah selengkapnya…

Indahnya Maulid Nabi

Tinggalkan komentar


shalawat burdahsahabatku yang dirahmati Allah.

Al kisah dijaman Khalifah Harun ar Rasyid ada seorang pemuda yang mempunyai kelakuan buruk di kota Bashrah, penduduk kota memandang rendah padanya, karena perilakunya itu. Hanya saja, pemuda ini mempunyai kebiasaan unik; setiap bulan Rabi’ul Awal tiba (bulan Maulid), dia menyambutnya dengan suka cita, membersihkan badan, memakai pakaian yang rapi, mengadakan walimah, dan membaca kisah maulid Nabi Saw. dalam acara itu.
Kebiasaan itu berlansung dalam waktu yang lama. Pada saat pemuda itu wafat penduduk kota mendengar suara dari angkasa; ‘wahai penduduk kota Bashrah datanglah, dan layatlah wali Allah Swt. Sebab dia memiliki kududukan terhormat disisi-Ku. Kemudian penduduk kota melayat, dan menghadiri pemakaman pemuda itu. Pada saat penduduk Bashrah tidur, mereka bermimpi melihat pemuda itu berjalan dengan gagahnya diatas hamparan kain sutra.

baca kisah cahaya hati selengkapnya…

kenapa masih saja membid’ahkan sesat maulid ?

20 Komentar


bismillahirahmanirahim,

kawanku smua yang dirahmati Allah. kemaren malem, sebenrnya malam yang istimewa, karena kemaren ada acara maulidan oleh habieb munzir almusyawa di masjid baitul mustafa di kawasan MM2100 persis di depan PT Astra Honda Motor, sungguh maksud hati ingin datang namun kewajiban yang lebih utama mengurungku tuk datang, malam itu saya masih kuliah.. pulang kuliah jam 10 mlm, saya sudah sampai didaerah situ tapi rombongan jamaah dah pada pulang, sedihnya…

singkat cerita menjelang akhir pulang kerja saya ngobrol-ngobrol ringan dengan teman-teman saya, nah disinilah awal permasalahan terjadi… saya bertanya kepada salah satu teman saya, semalem ikut maulidan habieb munzir almusyawa di masjid baitul mustafa gak?

ngapain ikut, jawabnya.. acara seperti itu percuma, bikin badan capek saja, lho kok bisa… timpaku, dya bilang acara tersebut karena pengaruh sesosok habieb… Habieb itu apa? dya malah tanya seperti itu..kenapa bisa disebut habieb, toh putranya nabi yang lelekai sdah meninggal. dya malah mengkaitkan dengan fathimah. opininya fathimah itu kan istrinya ali jadi anaknya adalah keturunan ali tidak bisa dihubungkan dengan rasul, karena bin…bin…. gak nyampai pada rasul, dya tanya lagi bidah itu apa? … temenku mempersalahkan Habieb itu bagaimana? acara maulidan itu bidah, wong nabi gak pernah mencotohkan, sahabt jga tidak?…

dan banyak lagi… hal- hal yang tidak setuju dia lontarkan pada saya…

saya kadang senyum sendiri jika ada orang yang ngomong tapi dasarnya gak jelas. hanya menurut yang dia tahu, dia tidak mengkaji mana kebenaran yang paling hakiki, mana pendapat yang paling banyak diterina, dan mana saja yang diperbolehkan untuk diamalkan..

terjadilah diskusi ringan antara pro dan kontra… perdebatan lagi panas-panasnya… eh pimpinan saya datang, ini ada apa kok belum pada pulang? membicarakan masalah apa? kok serius amat? … karena kami merasa gak enak, jadi kami membicarakan maslah yang  lain terus beranggsur meninggalkan lokasi, scan out pulang…

terlepas ketidak puasan jawaban yang aqu tuturkan, dan diskusi yang nanggung jga ada pertanyaan dari sejumlah pengunjung tentang hukum maulid nabi, maka disni kita akan membahasnya lagi….. KAWANKU YANG BAIK, PERHATIKAN KATA-KATA YANG BERCETAK TEBAL….

KENAPA KITA MENYAMBUT MAULID NABI??? INILAH HUJJAH-HUJJAHNYA. KENAPA KITA MENYAMBUT MAULID NABI??? INILAH HUJJAH-HUJJAHNYA…

oleh Al-Asyairah Al-Syafii

SEJARAH PERINGATAN MAULID NABI

Siapakah orang yang pertama menyambut maulid Nabi???

Peringatan Maulid Nabi pertama kali dilakukan oleh raja Irbil (wilayah Iraq sekarang), bernama Muzhaffaruddin al-Kaukabri, pada awal abad ke 7 hijriyah. Ibn Katsir dalam kitab Tarikh berkata:

baca penjelasan selengkapnya…

%d blogger menyukai ini: