Beranda

Lupa dan terlupakan

Tinggalkan komentar


IMG_20141026_052006Bismillahirahmanirahim

Sahabat semua yang dirahmati Allah. semua mungkin terlena dengan kemajuan teknologi yang begitu pesatnya, semua mungkin keasyikan dengan kemudahan informasi dalam genggaman layar kaca, mau cari apapun tinggal ketik muncul apa yang dicari. kemajuan zaman membawa kemudahan, kemajuan teknologi membawa perubahan cepatnya penyampaian sebuah informasi, tak khayal semakin maju sebuah negara pasti didukung dengan kemajuan salah satunya teknologi, plus minus yang dibawa kemajuan selalu menjadi problematika yang tak terpisahkan. tontonan bisa jadi tuntunan dan tuntunan banyak yg cuma sekedar tontonan, kondisi semacam ini menjadi sebuah realita akhir zaman. Apapun yang kita lihat di dunia ini selalu menggoda, keindahannya kecantikannya dan segala pernak-pernik yang ada. maka sungguh benar untaian mutiara nasyid “apa yang ada jarang disyukuri,apa yang tiada sering dirisaukan, nikmat yang dikecap baru kan terasa bila hilang, apa yang diburu timbul rasa jemu, bila sudah di dalam genggaman, dunia ibarat air laut diminum hanya menambah haus, nafsu bagaikan fatamorgana di padang pasir, panas yang membahang disangka air, dunia dan nafsu bagai bayang-bayang, dilihat ada ditangkap hilang”

baca cahaya hati selengkapnya….

Berfikirlah, Mau Jadi Apa kamu ?

1 Komentar


berfikirBismillahirahmanirahim

Sahabatku semua yang dirahmati Allah. setiap manusia memiliki kelemahan dan kekurangan, lihatlah orang lain karna kelebihanya dan lihatlah dirimu karena kekuranganmu, jadilah orang baik tapi jangan merasa baik. jadilah manusia yang selalu berfikir baik tentang seseorang, begitulah pentingnya “memahami daripada mengkritisi”, jika setiap orang mau berfikir sekaligus memahami dengan meluangkan sedikit waktu untuk dirinya, sungguh problematika sebesar apapun akan mudah terpecahkan, kok bisa gitu ?

karena kita punya Allah, yang maha besar, mahakaya, maha bijaksana, yang maha memungkinkan segala sesuatu yang seringkali kita anggap tidak mungkin. betul tidak kawan ?

 “Apabila manusia melakukan pendekatan diri kepada tuhan pencipta mereka dengan bermacam-macam kebaikan, maka mendekatlah engkau dengan AKALMU, niscaya engkau akan merasakan nikmat yang lebih banyak, yaitu dekat dengan manusia dan dekat dengan Allah di akherat ( Al hadist)”

jarang sekali manusia akan berfikir dan mensyukuri apa yang ada pada dirinya, tetapi tiada pada diri orang lain. Dan jarang sekali manusia akan menghitung nikmat yang ALLAh berikan pada dirinya, sebaliknya dia tegar menghitung nikmat-nikmat yang Allah berikan pada orang lain.

Berfikirlah, bergeraklah, bertaqwalah….raihlah kemulian….

sahabatku yang dirahmati Allah.

لَهُمْ قُلُوبٌ لا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لا يُبْصِرُونَ بِهَا

وَلَهُمْ آذَانٌ لا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَئِكَ كَالأنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ

“…mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi.” (QS Al-A’raf 179)

Berfikirlah hari ini demi hari esok yang lebih baik. Pikirkan apa yang seharusnya kita pikirkan dan jangan pikirkan apa yang semestinya tidak perlu kita pikirkan, karena waktu sangat berharga untuk memikirkan sesuatu. Berpikirlah positif karena ia akan menjadi motivasi terkuat dalam diri dan hidup kita. Jangan pernah berfikir negatif karena ia akan menjadi penghambat rencana kita. Tapi pikirkanlah dampak terburuk dari apa yang akan kita lakukan agar kita selalu berhati hati dalam bertindak.

baca berfikir secara mendalam selengkapnya…

Muhasabah Tahun Baru

2 Komentar


muhasabah tahun baruTAHUN BARU

Kawan, sudah tahun baru lagi.
Belum juga tibakah saatnya kita menunduk, memandang diri sendiri.
Bercermin firman Tuhan, sebelum kita dihisabNya.

Kawan, siapakah kita ini sebenarnya?
Musliminkah, mukminin, muttaqin, kholifah Allah, umat Muhammad kah kita? Khoirul ummatin kah kita?
Atau kita sama saja dengan makhluk lain, atau bahkan lebih rendah lagi.
Hanya budak-budak perut dan kelamin.
Iman kita kepada Allah dan yang gaib rasanya lebih tipis dari uang kertas ribuan, lebih pipih dari kain rok perempuan.
Betapa pun tersiksa, kita khusyuk di depan masa.
Dan tiba-tiba buas dan binal disaat sendiri bersamaNya.
Syahadat kita rasanya lebih buruk dari bunyi bedug, atau pernyataan setia pegawai rendahan saja.
Kosong tak berdaya.

baca selengkapnya… disini………

Petuah bijak ulama salaf

Tinggalkan komentar


jalan lurusbismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah.
Syaikh Abdul Wahhab Asy Sya’rani berkata : “Diantara nikmat Allah yg diberikan kepadaku adalah aku bisa bersabar dengan sikap buruk masyarakat, istriku dan pembantuku. Semua itu terjadi karena aku memiliki keyakinan, bahwa apa yang aku alami sesuai dengan hubunganku dengan Tuhanku. Yang salah hakikatnya adalah diriku bukan mereka.

Jika tongkat lurus, bayangannya tentu juga lurus.
Jika tongkat bengkok, bayangannya tentu juga bengkok.

Seorang yg ingin bayangan sebuah benda lurus, padahal bendanya sendiri bengkok, maka dia telah mengharapkan suatu yg mustahil terjadi.

Buruknya sikap istri atau pembantu adalah cerminan dari memburuknya akhlak kita. Seorang yang bijaksana tentu akan mengintropeksi kesalahan dirinya saat mendapati istri, pembantu, atau anaknya bersikap tidak seperti biasanya. Kemudian dia akan memperbaiki akhlak dan amal ibadahnya kepada Allah. Sikap buruk keluarga dan orang lain tentu akan segera berubah.

baca selengkapnya…

%d blogger menyukai ini: