Iklan
Beranda

Cara Membedakan antara Nafsu atau Bukan

Tinggalkan komentar



CARA MEMBEDAKAN ANTARA NAFSU ATAU BUKAN

“Jika ada dua perkara yang tidak jelas (meragukan) bagimu, maka lihatlah mana di antara keduanya yang paling berat bagi nafsu, lalu ikutilah ia karena tidaklah terasa berat bagi nafsu, kecuali sesuatu yang benar.”

—Syekh Ibnu Atha’illah dalam kitab Al-Hikam
Syekh Abdullah Asy-Syarqawi menjelaskan: “Wahai Murid, jika ada dua perkara yang tidak jelas dalam pandanganmu, seperti dua kewajiban atau dua hal yang sunnah, dan engkau tidak mengetahui mana yang paling utama dilakukan, maka lihatlah mana di antara dua kewajiban itu yang paling berat dilakukan oleh nafsu dan dirimu. Lalu, ikutilah ia dan laksanakan.
Contohnya, mencari ilmu yang wajib atau mencari rezeki untuk keluarga. Mencari ilmu yang melebihi kewajiban atau melakukan ibadah-ibadah sunnah. Lihat mana di antara kedua perkara ini yang lebih berat bagi nafsumu, karena tak ada yang berat bagi nafsu, kecuali sesuatu yang benar.

Lagi

Iklan

Kajian Al-hikam ; Kekuatan himmah tidak akan mampu mengoyak tirai qadar Allah

Tinggalkan komentar


al-hikam

ilustrasi NU online

Al-Hikam Pasal 3: Himmah dan Qadar

 

سَـوَ ابِـقُ الْهِمَمِ لاَ تَخـْرِقُ أَسْوَارَ اْلأَقْدَارِ

“Kekuatan himmah (kemauan) tidak akan mampu mengoyak tembok qadar Allah SWT.”

sebelum mensyarah-kan pasal ini, maka tinjau dulu syarah pasal 2 yang masih ada kaitannya dengan pasal 3

Sebagaimana telah dijelaskan dalam pasal 2

إِرَ ادَ تُــكَ الـتَّجْرِ يْدَ مَـعَ إِقَامَـةِ اللَّهِ إِ يَّـاكَ فيِ اْلأَسْبَابِ مِنَ الشَّـهْـوَ ةِ الْخَفِـيـَّةِ.
وَ إِرَادَ تُـكَ اْلأَسْبَابَ مَعَ إِقَامَةِ اللَّهِ إِ يَّـاكَ فيِ الـتَّجْرِ يْدِ اِنحِطَاطٌ مِنَ الْهِمَّةِ الْعَـلِـيـَّةِ

“Keinginanmu untuk tajrid, sementara Allah masih menegakkan engkau di dalam asbab, merupakan syahwah yang tersamar (halus). Dan keinginanmu kepada asbab, pada saat Allah sudah menegakkan engkau dalam tajrid, merupakan suatu kejatuhan dari himmah yang tinggi.”

Dalam pasal ini, Ibnu Atha’illah menggunakan beberapa istilah baku dalam khazanah sufi, yang harus dipahami terlebih dahulu agar mendapatkan pemahaman yang utuh. Istilah-istilah itu adalah: tajrid, asbab, syahwat dan himmah.

baca selengkapnya disini………..

Cinta dunia yang menghalangi cintaNYA

2 Komentar


cinta-allahbismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang Allah penuhi dengan cinta dan kasih sayang, tahukah kamu kawan sesuatu yang selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan darimu ? sesuatu yang teramat penting bagimu yang sulit sekali ditinggalkan? salah seorang ulama mengatakan. “segala sesuatu yang melalaikanmu dari Allah azza wajalla akan mendatangkan celaka bagimu”, jika karena mengingat hal itu engkau menjadi terlalaikan dari mengingatnya, maka itu adalah bencana, bahkan sholat, puasa, haji dan amal-amal kebajikan lainnya dapat pula menjadi bencana apabila saat melakukannya engkau menjadi lalai dan berpaling dari kekusyukan kepada Allah…

apa yang menjadi penghalang cinta kita kepada Rabb Azza wajalla ? cinta seperti apa yang membutakan cinta itu ?

bismillah, untaian indah yang saya ambil dari kitab Al Fath ar Rabbani wa Al Faidh ar Rahmani, semoga mampu menguraikannya..

baca selengkapnya disini…

untukmu para wanita cantik nan menawan

12 Komentar


bismillahiramanirahim

wahai para wanita idaman setiap lelaki tahukah kamu, ada sesuatu yang saat ini kau abaikan.. saat ini kau tampil-tampilkan, saat ini kaubangga-banggakan, kau anggap itu hal biasa, kau anggap itu trend saat ini, kau anggap itu kemewahan, tahukah kamu…

para nabi selalu memulyakan dirimu, malaikat-malaikat mengagungkan kecantikanmu, para lelaki menyanjung kebaikanmu, namun pertanyaanku kenapa kau tak bisa menjaga semua itu untuk dirimu sendiri? tidakkah kau rindukan syurga, tidakkah kau tidak takut saat adzab datang menimpamu? tidakkah kau takut akan panasnya neraka jhanam? tidakkah…tidakkah kau takut semua itu?

sebuah surat dari seorang ibu untuk anak gadisnya..

wahai anakkku…

Tanpa disadari oleh kita masa berlalu terlalu cepat dan kau yang ketika dulu masih kecil, manja dalam pelukan umi, kini telah menjadi gadis remaja dan telah mula belajar arti kehidupan. Zaman yang kau lalui dan alami kini adalah zaman yang penuh pancaroba, penuh dugaan dan cobaan. Cobaan yang sering mengganggu iman dan hatimu, perasaan dan nafsumu, kewibawaan dan tugas-tugasmu. Ketika inilah kau, kau ingin merasakan semua keadaan, semua kenikmatan hidup. Kau ingin menjadi manusia yang dipuja dan disanjung banyak orang.Kau ingin disayangi dan menyayangi.

baca selengkapnyaa..

%d blogger menyukai ini: