bismillahirahmanirahim..

kawanku yang berbahagia..pernahkah kau merasakan manisnya imanmu? atas ibadah yang kamu kerjakan, sholatmu.. zakatmu… shodaqohmu… pernahkah singgah kedamaian dalam hatimu setelah kau jalankan itu semua, to kamu melakukan semua itu karena semata-mata kewajiban yang harus kamu penuhi, bukan merupakan panggilan dari dalam hatimu. bukan panggilan karena ikhlasanmu… bukan panggilan karena keridhoaanmu… lantas apakah yang kamu lakukan membekas to tidak dihatimu kawan? bisakah kau menjwabnya? atau kamu menganggap itu hanya rutinitas harianmu, mengisi waktu luangmu… andai para nabi tidak mengajarkan kamu untuk menjalankannya masihkah kamu kan menjalankan.. jika bukan karena azab Allah yang sangat pedih yang mengancam masihkah kamu kerjakan,,, jika buka karena adanya janji kenikmatan syurga yang diidam-idamkan masihkah kau kerjakan… lantas bagaimana bisa, kamu minta merasakan manisnya iman…???

sebuah kisah semoga menginspirasimu

Suatu petang selepas shalat Isya, seseorang datang ke tempat kang Soleh. Pakaiannya rapi, di saku bajunyapun terselip sebuah pulpen parker. Sorot matanya tajam, walau dibalut kaca mata minus.

baca selengkapnya..