Iklan
Beranda

Hukum Ohm, tegangan, hambatan dan Arus listrik

1 Komentar


mata Kuliah Teknik tenaga listrik oleh bapak H.Sugeng ST.,MT

Hukum OHM dikemukakan oleh seorang fisikawan dari Jerman, Georage Simon Ohm pada tahun 1825. Kemudian Hukum Ohm dipublikasikan pada tahun 1827 melalui sebuah paper yang berjudul “The Galvanic Circuit Investigated Mathematically.”

Bunyi Hukum OHM adalah Kuat arus yang mengalir dalam suatu penghantar berbanding lurus dengan beda potensial dan berbanding terbalik dengan hambatanya.

Dirumuskan :

Keterangan :
  •   I  = kuat arus (A)
  •  V  = Beda Potensial (Volt)
  •   R = Hambatan (ohm)
Hukum OHM merupakan hukum yang menentukan hubungan antara beda potensial dengan arus listrik. George Simon Ohm menemukan bahwa perbandingan antara beda potensial di suatu beban listrik dengan arus listrik yang mengalir pada beban listrik tersebut menghasilkan angka yang konstan. Konstanta ini kemudian dinamakan dengan hambatan listrik atau Resistansi (R). Untuk menghargai jasanya maka satuan hambatan dinamakan dengan OHM (Ω).

Lagi

Iklan

Regangan, Hukum Hook, Poisson Ratio dan Safety Faktor

4 Komentar


Mata mekanika kekuatan material with bapak Imam Basyori ST.MT

Gambar 1: Gambaran singkat uji tarik dan datanya

Biasanya yang menjadi fokus perhatian adalah kemampuan maksimum bahan tersebut dalam menahan beban. Kemampuan ini umumnya disebut “Ultimate Tensile Strength” disingkat dengan UTS, dalam bahasa Indonesia disebut tegangan tarik maksimum.

Hukum Hooke (Hooke’s Law)

Untuk hampir semua logam, pada tahap sangat awal dari uji tarik, hubungan antara beban atau gaya yang diberikan berbanding lurus dengan perubahan panjang bahan tersebut. Ini disebut daerah linier atau linear zone. Di daerah ini, kurva pertambahan panjang vs beban mengikuti aturan Hooke sebagai berikut:

rasio tegangan (stress) dan regangan (strain) adalah konstan

Tujuan uji tarik :

1.Mengetahui titik luluh
2.Mengetahui titik tarik maksimum
3.Mengetahui titik putus

4.Mengetahui karakter bahan (ulet, getas)

-download materi dalam bentuk word

mekanika kekuatan material ; tegangan dan regangan

2 Komentar


Mata mekanika kekuatan material with bapak Imam Basyori ST.MT
TEGANGAN
Definisi tegangan: gaya yang bekerja pada suatu bidang dibagi dengan luas bidang tersebut
 —> Tegangan = Gaya / Luas
tegangan pada umumnya dibagi 2 yaitu:
– Tegangan Normal, dan
– Tegangan Geser.
Tegangan Normal
Intensitas gaya per satuan luas. gaya yang bekerja adalah yang tegak lurus pada bidang
Misal kita ambil permukaan di bidang xy, maka gaya yang bekerja mengarah ke arah sumbu z. Dan besarnya bisa dicari dengan rumus
σz = Fz / Axy

hukum kirchoff

4 Komentar


bahan kuliah fisika dasar with Fitri Wijayanti, S.Si, M.Eng

Untuk memahami Arus listrik, tahanan, dan tegangan, dapat kita analogikan pada sebuah sungai berbatu. Air yang mengalir adalah arus listrik, batu-batu yang menghalangi adalah tahanan listrik, dan perbedaan ketinggian sumber air dan tempat tujuan air adalah tegangan atau beda potensial. Makin tinggi letak sumber air maka akan makin deras arus air yang mengalir, makin besar batu yang menghadang maka arus air yang mengalir akan makin sedikit karena terhalang.

  1. Pengertian Arus Listrik
    Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan elektron-elektron yang mengalir melalui suatu titik dalam rangkaian listrik tiap satuan waktu. Satuan arus listrik adalah Coulomb/detik atau Ampere. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur tahanan listrik adalah Ampere Meter (Clamp Ampere).

    I = Q/t
    I : Arus listrik dalam Ampere (A)
    Q : Muatan listrik dalam Coulomb
    t : Waktu dalam detik

baca selengkapnya..

%d blogger menyukai ini: